Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Jenis Art Therapy dan Manfaatnya untuk Redakan Stres

7 Jenis Art Therapy dan Manfaatnya untuk Redakan Stres
Pexels/Nilendra jyoti Halder
Intinya Sih
  • Terapi seni adalah metode penyembuhan kreatif yang membantu meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan emosional melalui berbagai bentuk ekspresi seperti menulis, drama, tari, musik, fotografi, kolase, dan melukis.
  • Setiap jenis terapi memiliki manfaat unik, mulai dari meredakan stres, melepaskan emosi terpendam, hingga memperkuat kesadaran diri serta membantu seseorang berdamai dengan perasaan dan pengalaman traumatisnya.
  • Proses kreatif dalam art therapy memberi ruang aman untuk mengekspresikan diri tanpa tekanan teknis, sekaligus menjadi sarana refleksi diri yang efektif bagi generasi muda di tengah rutinitas padat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Di tengah padatnya rutinitas harian, wajar jika kamu sesekali merasa stres, cemas, atau bahkan kewalahan menghadapi berbagai emosi yang menumpuk. 

Nah, jika kamu sedang berada di fase yang melelahkan ini, mencoba metode penyembuhan lewat jalur kreatif bisa menjadi jalan keluar yang patut dipertimbangkan.

Pernahkah kamu mendengar tentang terapi seni? Mengutip dari Verywell Mind, terapi seni atau art therapy adalah teknik terapeutik yang menggunakan proses kreatif untuk meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan emosional. 

Penasaran apa saja pilihan yang bisa dilakukan? Berikut Popmama.com membahas 7 jenis art therapy dan manfaatnya. Yuk, simak sampai habis!

Table of Content

1. Menulis

1. Menulis

Jenis Art Therapy dan Manfaatnya 2.jpg
Pexels/Alex Dos Santos

Bagi kamu yang lebih nyaman menuangkan isi kepala ke dalam bentuk teks, terapi menulis bisa jadi cara terbaikmu. 

Bukan sekadar menulis buku harian biasa, jenis terapi ini mengajakmu untuk menggali lebih dalam pengalaman traumatis, merilis kesedihan, atau sekadar memetakan emosi yang sedang semrawut. 

Terapi ini bisa berupa menulis puisi, jurnal rasa syukur, hingga menulis surat yang tidak pernah dikirimkan kepada orang tertentu. 

Melansir dari Husson University, mengekspresikan diri secara kreatif terbukti sangat bermanfaat untuk mengurangi tingkat stres. 

Dengan rajin menulis, beban pikiran yang tadinya ruwet bisa terurai menjadi lebih jelas, membuatmu lebih mudah mengenali dan berdamai dengan perasaanmu sendiri.

2. Drama

Jenis Art Therapy dan Manfaatnya 3.jpg
Pexels/Toàn Văn

Pernahkah kamu membayangkan bisa memainkan peran lain untuk melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda? 

Terapi drama memungkinkanmu melakukan hal tersebut. Melalui teknik role-playing atau bermain peran, improvisasi, hingga mendongeng, kamu diajak untuk mengekspresikan pengalaman emosional di lingkungan yang aman dan terkendali. 

Dilansir dari British Association for Counselling and Psychotherapy, berbagai bentuk seni termasuk drama, dapat membantu mengomunikasikan perasaan yang mungkin terlalu menyakitkan jika diungkapkan secara langsung. 

Lewat drama, kamu bisa melepaskan ketegangan batin, melatih empati terhadap diri sendiri dan orang lain, serta menemukan resolusi atas konflik yang membelenggu.

3. Tari

Jenis Art Therapy dan Manfaatnya 4.jpg
Pexels/Klub Boks

Emosi yang terpendam sering kali bersarang di tubuh kita tanpa disadari, entah itu menjelma menjadi bahu yang kaku, sakit kepala sebelah, atau rasa sesak di dada. Di sinilah terapi tari dan gerak tubuh hadir untuk menjembatani pikiran dan fisikmu. 

Kamu tidak perlu pandai menari dengan koreografi rumit seperti penari profesional. Cukup biarkan tubuhmu bergerak leluasa mengikuti alunan ritme yang kamu rasakan. Gerakan-gerakan bebas ini sangat efektif membantu melepaskan hormon endorfin yang memicu rasa bahagia. 

Lewat tarian, kamu perlahan bisa melepaskan trauma yang terjebak dalam memori otot, meningkatkan kepercayaan diri, serta merayakan kebebasan tubuhmu.

4. Musik

Jenis Art Therapy dan Manfaatnya 5.jpg
Pexels/Andrea Piacquadio

Musik selalu punya cara magis untuk menenangkan jiwa yang sedang lelah. Terapi musik tidak hanya sebatas mendengarkan lagu-lagu favoritmu yang relate dengan suasana hati.

Lebih jauh dari itu, terapi ini bisa melibatkan aktivitas aktif seperti menyanyi, menulis lirik lagu, hingga memainkan alat musik secara spontan. 

Mengutip dari Verywell Mind, musik sering digunakan di ruang perawatan klinis maupun praktik mandiri untuk membantu seseorang mengelola tingkat kecemasan.

Saat kamu terhanyut dalam melodi atau asyik menabuh instrumen, fokus otak akan beralih dari pemicu stres menuju harmoni nada yang menenangkan. 

Manfaatnya pun sangat terasa pada tubuh fisik, mulai dari menormalkan detak jantung, menurunkan tekanan darah, hingga memperbaiki kualitas tidur di malam hari.

5. Fotografi

Jenis Art Therapy dan Manfaatnya 6.jpg
Pexels/Radhika Studio

Mungkin kamu belum menyadari bahwa kamera di ponsel pintarmu bisa diubah menjadi alat penyembuhan yang ampuh. 

Terapi fotografi mengajakmu untuk mengamati dunia luar sekaligus merefleksikan keadaan di dalam dirimu. 

Alih-alih sibuk berpose untuk mendapat likes di media sosial, kamu akan diajak memotret objek-objek di sekitarmu yang memicu emosi tertentu, mengumpulkan foto-foto kenangan masa kecil, atau menata ulang album keluarga. 

Mengutip dari Art Therapy Resources, penggunaan foto dalam terapi sangat membantu mereka yang mungkin merasa terintimidasi oleh kanvas kosong atau proses menggambar manual.

6. Kolase

Jenis Art Therapy dan Manfaatnya 7.jpg
Pexels/Mark Golding

Jika kamu merasa kurang percaya diri untuk melukis dari nol, membuat kolase adalah jalan pintas kreativitas yang luar biasa menyenangkan. 

Kamu hanya perlu mengumpulkan berbagai potongan gambar dari majalah lama, kertas warna-warni, foto, dedaunan kering, atau bahkan kain sisa, lalu menyusunnya menjadi sebuah karya visual yang baru. 

Mengutip dari Art Therapy Resources, kolase merupakan salah satu pendekatan terapi seni yang sangat digemari karena prosesnya sangat mudah diakses dan tidak menuntut keterampilan teknis tingkat tinggi. 

Aktivitas menggunting dan menempel ini punya efek meditasi yang kuat bagi otak. Di sisi lain, menyusun kepingan-kepingan gambar acak menjadi satu kesatuan yang bermakna bisa diibaratkan sebagai proses penataan kembali kepingan hati dan pikiran yang sedang berantakan.

7. Melukis

Jenis Art Therapy dan Manfaatnya 8.jpg
Pexels/AI25.Studio AI GENERATIVE

Tentu saja, daftar penyembuhan kreatif ini tidak akan lengkap tanpa menyebutkan seni melukis dan menggambar. Ini adalah bentuk art therapy yang paling klasik, murni, dan populer di berbagai kalangan. 

Bermodalkan kuas, cat air, krayon, atau pensil warna, kamu diberi kebebasan mutlak untuk menyapukan warna dan bentuk apa pun ke atas media kanvas maupun kertas putih.

Dilansir dari Husson University, manfaat terapi seni seperti melukis sangat signifikan dalam menumbuhkan kesadaran diri dan membantu memproses emosi yang kompleks. 

Saat kamu memilih warna-warna gelap untuk meluapkan amarah, atau warna cerah ceria untuk menyalurkan harapan, di saat itulah terjadi dialog batin yang menyembuhkan. 

Melukis memberimu ruang paling aman untuk berteriak tanpa suara.

Nah, itulah pembahasan mengenai 7 jenis art therapy dan manfaatnya. Semoga bermanfaat!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias

Related Articles

See More