Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Sakit Radang Tenggorokan Minum Apa? Ini Pilihannya yang Bisa Dicoba

Sakit Radang Tenggorokan Minum Apa? Ini Pilihannya yang Bisa Dicoba
Pexels/Picas Joe
  • Untuk meredakan radang tenggorokan, pilih air hangat madu-lemon, teh herbal, kaldu, air putih, minuman dingin, atau berkumur air garam hangat; hindari minuman terlalu panas.
  • Jus asam, kafein tinggi, alkohol, soda, dan jus kemasan sebaiknya dihindari karena berpotensi mengiritasi tenggorokan, memicu dehidrasi, atau memperparah keluhan.
  • Radang akibat virus umumnya membaik dalam 3–10 hari dengan perawatan rumahan; segera periksa jika nyeri berat, demam tinggi, sulit menelan atau bernapas, atau gejala menetap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tenggorokan mendadak perih setiap kali menelan ludah? Rasanya memang mengganggu banget, apalagi kalau kamu masih harus tetap beraktivitas seharian penuh.

Nah, kalau kamu sedang mengalaminya, pertanyaan yang biasanya langsung muncul adalah "sakit radang tenggorokan minum apa, ya, supaya cepat reda?"

Sebelum buru-buru ke apotek, ternyata ada beberapa minuman rumahan yang terbukti bisa membantu meredakan perih di tenggorokan. 

Penasaran apa saja minuman yang dapat meredakan sakit tenggorokan? Berikut Popmama.com mengulas tentang sakit radang tenggorokan minum apa? Yuk, simak sampai habis!

  1. Minum Apa agar Radang Tenggorokan Cepat Sembuh?

    Minum Apa agar Radang Tenggorokan Cepat Sembuh?
    Pexels/Jahra Tasfia Reza

    Melansir Mucinex, ada beberapa minuman yang paling sering direkomendasikan untuk meredakan sakit tenggorokan:

    1. Air hangat dengan madu dan lemon: Kombinasi ini jadi favorit banyak orang karena madu memberi rasa manis yang menenangkan, sementara sedikit perasan lemon membantu memecah lendir di tenggorokan.
    2. Teh herbal seperti chamomile atau peppermint: Teh jenis ini dikenal lembut di tenggorokan yang sedang meradang dan sekaligus menjaga tubuh tetap terhidrasi.
    3. Kaldu atau sup hangat, misalnya sup ayam bening. Selain menghangatkan, teksturnya yang cair membuatnya mudah ditelan tanpa memperparah rasa sakit.
    4. Air es : Dilansir dari Cleveland Clinic, minuman dingin dapat memberikan efek mati rasa sementara sehingga rasa nyeri berkurang.
    5. Berkumur dengan air garam hangat: Menurut WebMD, larutan setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat dapat membantu menarik cairan dari jaringan tenggorokan yang bengkak sekaligus mengencerkan lendir.
    6. Air putih dalam jumlah cukup: Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi adalah fondasi utama agar tenggorokan tidak semakin kering dan iritasi.

    Sebagai catatan, hindari minuman yang terlalu panas karena justru dapat memperparah iritasi pada jaringan yang sedang meradang.

  2. Radang Tenggorokan Tidak Boleh Minum Apa?

    Alkohol
    Pexels/Aleksandar Andreev

    Selain tahu minuman yang membantu, kamu juga perlu tahu minuman apa saja yang justru sebaiknya dihindari selama radang tenggorokan. Mengutip Practo, berikut daftarnya:

    • Jus buah sitrus atau asam: Seperti jeruk, lemon murni, dan grapefruit. Kandungan asamnya dapat memicu iritasi dan rasa gatal di tenggorokan.
    • Minuman berkafein tinggi: dikutip dari Cleveland Clinic, kafein dapat bersifat mengiritasi dan memperparah gejala sakit tenggorokan.
    • Minuman beralkohol: Alkohol dapat membuat tubuh dehidrasi dan tenggorokan makin kering, sehingga iritasi terasa makin parah.
    • Minuman bersoda dan jus kemasan: Kandungan gula serta pewarna buatan di dalamnya berpotensi memicu iritasi dan asam lambung naik ke tenggorokan.
    • Minuman atau makanan yang terlalu panas: membuat jaringan tenggorokan yang sudah meradang semakin perih.

    Menghindari daftar di atas, ditambah beberapa perawatan rumahan sederhana seperti berkumur dengan air garam hangat dua sampai tiga kali sehari, bisa membantu mempercepat pemulihan.

  3. Apa Ciri-Ciri Terkena Radang Tenggorokan?

    Apa Ciri-Ciri Terkena Radang Tenggorokan?
    Pexels/Anastasia Shuraeva

    Supaya tidak salah menebak, ada baiknya kamu kenali dulu tanda-tanda radang tenggorokan. Menurut Cleveland Clinic, gejala biasanya diawali dengan rasa gatal atau kering di tenggorokan, lalu berkembang menjadi rasa nyeri saat menelan atau berbicara. Beberapa ciri lain yang perlu diwaspadai antara lain:

    • Tenggorokan terasa gatal, kering, atau seperti tergores
    • Nyeri tajam saat menelan makanan, minuman, atau air liur
    • Suara menjadi serak
    • Tenggorokan dan amandel tampak merah, bengkak, bahkan muncul bercak putih
    • Disertai demam, sakit kepala, badan pegal, hingga kelelahan
    • Kelenjar getah bening di leher terasa membengkak

    Kalau kamu merasakan beberapa gejala di atas bersamaan, besar kemungkinan itu memang radang tenggorokan, bukan sekadar gatal biasa akibat udara kering.

  4. Berapa Lama Normalnya Radang Tenggorokan Sembuh?

    Berapa Lama Normalnya Radang Tenggorokan Sembuh?
    Pexels/www.kaboompics.com

    Ini pertanyaan yang juga sering muncul dan jawabannya tergantung pada penyebabnya. Mengutip Cleveland Clinic, radang tenggorokan akut, yang paling umum terjadi akibat infeksi virus, biasanya membaik dalam 3 sampai 10 hari.

    Dikutip dari Healthline, radang tenggorokan akibat pilek umumnya dapat sembuh dalam waktu sekitar 7 sampai 10 hari tanpa menggunakan antibiotik.

    Berbeda jika penyebabnya infeksi bakteri seperti strep throat. Pada kondisi ini, dokter biasanya meresepkan antibiotik, dan gejala mulai mereda dalam satu hingga dua hari setelah pengobatan dimulai. Jika radang tenggorokan berlangsung lebih dari sepuluh hari atau terus berulang, kondisi ini sudah tergolong kronis dan sebaiknya diperiksakan ke dokter.

  5. Apakah Radang Tenggorokan Bisa Sembuh Tanpa Obat?

    Apakah Radang Tenggorokan Bisa Sembuh Tanpa Obat?
    Pexels/cottonbro studio

    Kabar baiknya, untuk kasus radang tenggorokan ringan akibat virus, dilansir dari WebMD, antibiotik memang tidak diperlukan karena kondisi ini pada dasarnya akan membaik dengan sendirinya.

    Dikutip dari Cleveland Clinic, perawatan rumahan seperti cukup beristirahat, minum air hangat atau dingin, berkumur dengan air garam, hingga menghirup uap hangat dari kamar mandi bisa cukup efektif meredakan gejala tanpa harus mengonsumsi obat.

    Meski begitu, bukan berarti semua kasus bisa dibiarkan begitu saja. Kalau nyeri tenggorokan terasa sangat parah, disertai demam tinggi, sulit menelan atau bernapas, muncul bercak putih di tenggorokan, atau tidak kunjung membaik setelah lebih dari seminggu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

    Radang tenggorokan memang bikin tidak nyaman, tapi kabar baiknya, kondisi ini biasanya bisa diatasi dengan perawatan sederhana di rumah. Cukup perhatikan minuman yang kamu konsumsi, hindari pantangannya, dan beri tubuh waktu untuk istirahat. Kalau gejalanya makin berat atau berlangsung lama, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter, ya!

    Nah, itulah pembahasan mengenai sakit radang tenggorokan minum apa? Semoga informatif dan bermanfaat!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More