Stroke merupakan kondisi medis serius yang terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, sehingga sel-sel otak tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan bahwa stroke dapat menyebabkan dampak jangka panjang seperti gangguan gerak, bicara, hingga fungsi kognitif.
Setelah fase akut terlewati, banyak pasien harus menghadapi proses pemulihan yang tidak singkat. Karena itu, perawatan stroke tidak berhenti pada penanganan awal saja.
Rehabilitasi menjadi bagian penting dalam membantu pasien kembali berfungsi secara optimal. Bagi Mama dan Papa yang mendampingi pasien stroke, proses pemulihan sering kali terasa menantang secara fisik maupun emosional.
Setiap pasien dapat mengalami dampak yang berbeda, tergantung area otak yang terdampak. Oleh sebab itu, jenis terapi stroke dan pemulihan pun perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien.
Berikut, Popmama.com akan membahas tentang 7 jenis terapi stroke yang dapat membantu pemulihan penderitanya secara bertahap. Simak yuk!
