Penanganan kanker payudara stadium 4 bertujuan untuk mengendalikan pertumbuhan kanker, meredakan gejala, serta menjaga kualitas hidup pasien.
Dilansir dari American Cancer Society, pengobatan pada stadium lanjut bersifat jangka panjang dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, termasuk jenis kanker, lokasi metastasis, dan respons terhadap terapi.
Pendekatan yang digunakan umumnya tidak berfokus pada penyembuhan total, melainkan pada pengendalian penyakit agar pasien tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.
Berikut beberapa upaya penanganan yang umum dilakukan:
1. Terapi Sistemik
Terapi sistemik menjadi pilar utama dalam penanganan kanker payudara stadium 4. Menurut American Cancer Society, terapi ini bekerja dengan menargetkan sel kanker di seluruh tubuh, bukan hanya di satu area.
Pilihannya meliputi kemoterapi, terapi hormon, terapi target, dan imunoterapi, yang disesuaikan dengan karakteristik biologis kanker. Tujuan utama terapi sistemik adalah memperlambat pertumbuhan kanker dan mengendalikan penyebarannya.
2. Terapi Hormon
Terapi hormon diberikan pada kanker payudara yang sensitif terhadap hormon estrogen atau progesteron. Dilansir dari National Cancer Institute, terapi ini bertujuan menghambat pengaruh hormon terhadap pertumbuhan sel kanker.
Dengan mengurangi atau memblokir hormon tertentu, pertumbuhan kanker dapat ditekan sehingga penyakit lebih terkendali dalam jangka panjang.
3. Kemoterapi
Kemoterapi digunakan untuk membunuh atau memperlambat pertumbuhan sel kanker yang berkembang cepat. Menurut American Cancer Society, kemoterapi pada stadium 4 dapat diberikan dalam beberapa siklus dan disesuaikan dengan kondisi pasien.
Meski memiliki efek samping, kemoterapi tetap menjadi pilihan penting untuk mengendalikan kanker yang bersifat agresif.
4. Terapi Target dan Imunoterapi
Terapi target bekerja dengan menyerang karakteristik spesifik sel kanker, seperti protein tertentu yang mendukung pertumbuhannya. Sementara itu, imunoterapi membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan melawan sel kanker.
Merujuk National Cancer Institute, kedua pendekatan ini semakin banyak digunakan karena dinilai lebih spesifik dan dapat memberikan hasil yang lebih baik pada kelompok pasien tertentu.
5. Radioterapi
Radioterapi digunakan untuk mengecilkan tumor atau meredakan gejala di area tertentu, seperti nyeri tulang akibat metastasis. Dilansir dari American Cancer Society, radioterapi bersifat lokal dan sering digunakan sebagai terapi pendukung untuk meningkatkan kenyamanan pasien.
6. Perawatan Paliatif dan Suportif
Perawatan paliatif berfokus pada pengelolaan nyeri, efek samping pengobatan, serta dukungan psikologis dan emosional. Menurut National Cancer Institute, pendekatan ini dapat diberikan bersamaan dengan terapi utama.
Tujuannya adalah membantu pasien mempertahankan kualitas hidup dan menghadapi penyakit dengan kondisi fisik dan mental yang lebih baik.