Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kapan Waktu Terbaik Minum Vitamin? Jangan Sampai Salah!
Freepik/Jcomp
  • Vitamin larut air seperti vitamin C dan B dianjurkan diminum pagi setelah sarapan dengan air putih, serta dihindarkan dari kopi atau teh yang dapat mengganggu penyerapan.
  • Vitamin larut lemak A, D, E, dan K lebih efektif diminum malam bersama makanan berlemak sehat; dosis vitamin D perlu mengikuti kemasan atau rekomendasi dokter.
  • Multivitamin sebaiknya diminum pagi atau siang setelah makan; kalsium cocok pagi/siang, magnesium malam, dan zat besi perlu dikonsumsi dengan makanan kaya vitamin C.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Panduan waktu konsumsi vitamin dan mineral agar penyerapan nutrisi lebih optimal, termasuk vitamin larut air, vitamin larut lemak, multivitamin, kalsium, dan magnesium.
  • Who?
    Orang yang mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral, terutama pengguna vitamin C, vitamin B, A, D, E, K, multivitamin, kalsium, serta magnesium.
  • Where?
    Konsumsi dilakukan dalam rutinitas harian, terutama saat atau setelah makan, dengan menyesuaikan jenis vitamin dan makanan pendampingnya.
  • When?
    Vitamin C dan B dianjurkan pagi hari; A, D, E, K malam bersama lemak sehat; multivitamin pagi atau siang setelah makan; kalsium pagi/siang; magnesium malam.
  • Why?
    Waktu dan kombinasi makanan dapat memengaruhi penyerapan vitamin. Vitamin larut air mendukung metabolisme energi, sedangkan vitamin larut lemak memerlukan lemak agar lebih mudah diserap tubuh.
  • How?
    Minum sesuai dosis anjuran, secara konsisten, dengan air putih atau makanan yang sesuai. Hindari kopi dan teh saat mengonsumsi vitamin tertentu, serta konsultasikan dosis berlebih kepada dokter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Vitamin C dan B baik diminum pagi setelah sarapan dengan air putih. Jangan pakai kopi atau teh. Vitamin A, D, E, dan K baik diminum malam dengan makanan berlemak sehat. Multivitamin bisa pagi atau siang setelah makan. Kalsium pagi atau siang, magnesium malam. Jangan minum terlalu banyak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Siapa yang tidak ingin tubuhnya selalu sehat dan bertenaga setiap hari? Salah satu cara menjaga kesehatan adalah dengan mengonsumsi vitamin. 

Tetapi, ternyata minum vitamin tidak sekadar asal telan saja. Waktu kamu mengonsumsinya bisa sangat memengaruhi seberapa efektif tubuh menyerap manfaatnya, lho. Mengutip dari National Institutes of Health (NIH), bahwa beberapa jenis vitamin memiliki waktu optimal untuk diminum agar manfaatnya lebih maksimal. 

Jadi, apakah kamu sudah tahu kapan waktu terbaik untuk minum vitamin yang sesuai dengan kebutuhan tubuhmu? Mari, cari tahu lebih lanjut bersama Popmama.com terkait kapan waktu terbaik minum vitamin? Supaya rutinitas kesehatanmu lebih efektif dan tidak sia-sia.

1. Pagi hari untuk energi maksimal

Freepik/Benzoix

Vitamin larut air, seperti vitamin C dan semua vitamin B, paling baik dikonsumsi di pagi hari. Mengapa? Karena vitamin ini membantu metabolisme energi dan mendukung fungsi otak yang optimal sepanjang hari.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Nutrition Science, vitamin B kompleks sangat baik dikonsumsi setelah sarapan. Kombinasi ini memberikan dorongan energi dan mendukung produksi sel darah merah yang sehat. 

Pastikan kamu mengonsumsi vitamin larut air dengan segelas air putih untuk penyerapan optimal. Namun, hindari minum vitamin ini dengan kopi atau teh, karena kandungan kafein dapat mengganggu proses penyerapan beberapa nutrisi.

2. Malam hari agar diserap lebih optimal

Freepik/Jcomp

Vitamin larut lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K, lebih efektif dikonsumsi pada malam hari bersamaan dengan makanan yang mengandung lemak sehat. Hal ini karena lemak membantu tubuh menyerap vitamin-vitamin tersebut dengan lebih baik.

Vitamin D yang dikonsumsi pada malam hari lebih baik diserap dibandingkan ketika diminum di pagi hari. Konsumsi makanan seperti alpukat, kacang-kacangan, atau ikan berlemak dapat meningkatkan efektivitas penyerapan vitamin ini.

Namun, penting untuk diingat bahwa dosis vitamin D harian tidak boleh berlebihan. Konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti mual atau gangguan ginjal. Oleh karena itu, ikuti anjuran dosis yang tertera pada kemasan atau sesuai rekomendasi dokter.

3. Pagi atau siang, sesuai dengan aktivitas kamu

Freepik/Katemangostar

Multivitamin sering kali dikonsumsi untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian. Karena mengandung kombinasi vitamin larut air dan lemak, waktu terbaik untuk mengonsumsinya adalah pagi atau siang hari setelah makan.

Namun, jika multivitamin mengandung zat besi, kamu perlu berhati-hati. Zat besi dapat menyebabkan gangguan pencernaan jika diminum dalam keadaan perut kosong. Pastikan kamu mengonsumsinya dengan makanan kaya vitamin C, seperti buah jeruk, untuk meningkatkan penyerapan zat besi.

Waktu yang Tepat untuk Kalsium dan Magnesium

Freepik/Benzoix

Suplemen mineral seperti kalsium dan magnesium memiliki aturan waktu konsumsi yang berbeda. Kalsium lebih baik diminum di pagi atau siang hari untuk mendukung kesehatan tulang dan otot. 

Sebaliknya, magnesium sebaiknya dikonsumsi di malam hari untuk membantu relaksasi dan tidur yang lebih nyenyak. Jika kamu mengonsumsi suplemen kalsium dan magnesium secara bersamaan, pastikan dosisnya sesuai ya.

Tips agar Vitamin Bekerja Lebih Efektif

Freepik/Kroshka__nastya

Agar vitamin yang kamu konsumsi memberikan manfaat maksimal, ada beberapa tips yang perlu kamu perhatikan:

  • Konsistensi adalah kunci: Minumlah vitamin pada waktu yang sama setiap hari agar tubuh terbiasa.

  • Perhatikan kombinasi makanan: Hindari makanan atau minuman yang dapat menghambat penyerapan, seperti teh dan kopi.

  • Ikuti anjuran dosis: Jangan pernah melebihi dosis yang dianjurkan tanpa konsultasi dokter.

Bagaimana? Sudah terjawab bukan tentang kapan waktu terbaik minum vitamin? Dengan memahami waktu terbaik untuk mengonsumsi vitamin, kamu bisa mendapatkan manfaat kesehatan yang lebih maksimal. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article