“Masjid menjadi lokasi strategis di mana perannya menjadi multifungsi sebagai pusat aktivitas sosial. Di sanalah masyarakat berkumpul dan saling berbagi kebaikan. Kami ingin memperkuat kehangatan dan makna Ramadan langsung di tengah komunitas tersebut,” ujar Indi Raisa Girsang, Brand Manager Teh Celup Sosro dalam acara bertajuk Media Gathering Teh Celup Sosro Hidupkan Ramadanmu 2026 di Jakarta Pusat, pada Selasa (10/3/2026).
Kebaikan Ramadan Menyebar ke Banyak Kota, Ribuan Relawan Terlibat

- Program ‘Hidupkan Ramadanmu’ 2026 dari Teh Celup Sosro dan Food Bank of Indonesia menyalurkan 60.000 paket berbuka ke 186 masjid di 26 kota selama 21 Februari–15 Maret 2026.
- Lebih dari 2.000 ibu relawan menjadi penggerak utama, memastikan setiap hidangan berbuka disiapkan secara higienis, bergizi, dan penuh semangat gotong royong di berbagai daerah.
- Inisiatif ini juga menjangkau musafir serta pekerja harian seperti pengemudi ojek online, menghadirkan kehangatan Ramadan sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Bulan Ramadan selalu menjadi momen penuh makna untuk mempererat kebersamaan sekaligus menghadirkan kehangatan melalui tradisi berbagi. Di berbagai daerah di Indonesia, semangat ini kembali terasa lewat gerakan sosial yang menghadirkan hidangan berbuka puasa bagi masyarakat.
Salah satu inisiatif tersebut hadir melalui program “Hidupkan Ramadanmu” (THR) 2026 yang diselenggarakan oleh Teh Celup Sosro bekerja sama dengan Food Bank of Indonesia (FOI). Program ini menghadirkan aksi berbagi hidangan berbuka puasa yang melibatkan ribuan relawan di berbagai kota.
Melalui gerakan ini, masyarakat tidak hanya menerima hidangan berbuka, tetapi juga merasakan semangat gotong royong dan kepedulian yang menjadi bagian dari kehangatan Ramadan.
Untuk mengetahui ceritanya lebih lanjut, berikut Popmama.com rangkum kisah lengkap di balik gerakan mulia ini!
Table of Content
Menjangkau 186 masjid di berbagai kota di Indonesia

Pada Ramadan tahun ini, program yang berlangsung yang berlangsung dari 21 Februari hingga 15 Maret 2026 hadir dengan jangkauan yang lebih luas dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 60.000 paket hidangan berbuka puasa lengkap dengan teh manis hangat disalurkan ke 186 masjid yang tersebar di 26 kota dan kabupaten di 6 provinsi.
Masjid dipilih sebagai pusat kegiatan karena perannya yang strategis sebagai tempat berkumpulnya masyarakat sekaligus ruang berbagi kebaikan.
Program ini menjangkau wilayah yang luas mulai dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga memberikan perhatian khusus pada wilayah pasca-bencana di Aceh dan Sumatera Utara.
Ribuan Relawan Perempuan menjadi Jantung Gerakan Berbagi

Keberhasilan program ini tidak lepas dari dedikasi lebih dari 2.000 ibu relawan yang terlibat aktif, mulai dari persiapan hingga pendistribusian makanan.
Para ibu dianggap sebagai penggerak utama yang mampu menghadirkan kehangatan bagi keluarga dan lingkungan sekitar. Hal ini disampaikan oleh Indi Raisa Girsang, Brand Manager Teh Celup Sosro.
“Ramadan yang hangat sejatinya bermula dari keluarga yang digerakkan oleh para ibu. Peran perempuan atau ibu di keluarga dan masyarakat sangat krusial dalam menjaga tradisi yang memastikan setiap hidangan menghadirkan kenyamanan bagi keluarga,” katanya.
Perjuangan di Balik Dapur demi Sajian Higienis dan Bergizi

Mama bisa bayangkan betapa besarnya perjuangan para relawan ini? Mereka memastikan setiap hidangan yang disajikan adalah yang terbaik, higienis, dan bergizi.
Dwi Hidayati, salah satu ibu relawan dari Kebayoran Lama, menceritakan bahwa mereka harus mulai belanja sejak jam 10 malam atau dini hari demi mendapatkan bahan masakan yang segar.
Meskipun harus memasak dalam jumlah besar di tengah kondisi berpuasa, para ibu ini mengaku menjalaninya dengan penuh sukacita karena dilakukan bersama-sama secara gotong royong.
"Sebagai ibu, kami memasak dengan sepenuh hati. Hidangan berbuka ini kami siapkan menggunakan bahan makanan terbaik dan rempah-rempah asli Indonesia. Saat paket makanan dibagikan, yang kami bagikan bukan hanya makanan, tetapi juga kepedulian dan rasa kebersamaan," tuturnya.
Harapan agar Semangat Berbagi Terus Menyebar

Tidak hanya jemaah masjid, makanan berbuka ini juga menyasar musafir serta pekerja harian, seperti pengemudi ojek online yang masih berada di jalan saat waktu berbuka tiba.
Wida Septarina, Ketua Yayasan Lumbung Pangan Indonesia sekaligus Co-founder FOI, menyampaikan rasa syukurnya atas kolaborasi tersebut.
“Kami sangat bersyukur dapat kembali berkolaborasi dengan Teh Celup Sosro. Selain menyediakan makanan bagi masyarakat rentan, program ini menjadi wadah gerakan ribuan ibu menyediakan kehangatan makanan berbuka puasa bagi mereka yang membutuhkan di 26 kota. Semoga ini menjadi inspirasi menolong sesama di bulan Ramadhan yang baik ini,” tutupnya.
Nah, itulah cerita di balik gerakan berbagi yang menghadirkan kehangatan Ramadan di berbagai kota.
FAQ Seputar Kebaikan Ramadan Menyebar ke Banyak Kota
| Siapa saja yang menerima manfaat dari program ini? | Penerima manfaat program ini tidak hanya jemaah masjid, tetapi juga masyarakat sekitar, musafir, serta pekerja harian seperti pengemudi ojek online yang masih berada di jalan saat waktu berbuka puasa tiba. |
| Mengapa gerakan ini melibatkan banyak relawan perempuan? | Relawan perempuan, terutama para ibu, dianggap memiliki peran penting dalam menghadirkan kehangatan keluarga dan komunitas. Mereka juga terbiasa mengelola dapur dan memastikan makanan yang disajikan tetap higienis serta bergizi. |
| Bagaimana proses persiapan makanan berbuka dalam program ini? | Para relawan biasanya memulai persiapan sejak malam atau dini hari, mulai dari berbelanja bahan segar hingga memasak dalam jumlah besar agar makanan siap dibagikan tepat waktu saat berbuka puasa. |


















