Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

The Devil Wears Prada 2: Miranda Presley dan Dunia Media yang Berubah

The Devil Wears Prada 2: Miranda Presley dan Dunia Media yang Berubah
imdb.com
Intinya Sih
  • The Devil Wears Prada 2 menggambarkan perjuangan Miranda Priestly mempertahankan majalah Runway di tengah krisis media cetak dan gempuran digitalisasi yang mengubah industri secara drastis.
  • Karakter Miranda menunjukkan sisi lebih adaptif, mencerminkan teori pembelajaran sosial Bandura tentang bagaimana lingkungan dan figur lain memengaruhi perubahan perilaku seseorang.
  • Kembalinya Andy Sachs sebagai jurnalis berpengalaman menjadi pemicu utama transformasi Miranda, memperlihatkan dinamika baru antara keduanya dalam menghadapi tantangan dunia media modern.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

People’s change, begitulah perandaian yang kerap diucapkan banyak orang ketika melihat perubahan dari seseorang. Jika dikaitkan antara perubahan seseorang dengan lingkungan atau orang sekitarnya sangat berkaitan.

Seperti yang diungkapkan oleh Albert Bandura dalam Social Learning Theory. Kerangka pemikiran yang merujuk pada kondisi psikologis yang menjelaskan bagaimana seseorang memperoleh perilaku, sikap, dan pengetahuan baru melalui pengamatan terhadap orang lain.

Teori ini menjembatani perspektif behaviorisme dan kognitif, dengan menekankan peran observasi, peniruan, dan pemodelan dalam proses belajar.

Teori Bandura ini dikenal setelah ia melakukan studi tahun 1961 lewat Bobo Doll Experiment. Di sana anak-anak yang melihat orang dewasa bertindak agresif terhadap boneka Bobo cenderung meniru perilaku agresif tersebut.

Eksperimen ini menunjukkan bahwa hanya dengan mengamati saja, seseorang sudah bisa belajar, sekaligus menegaskan pentingnya peran figur teladan dalam membentuk perilaku sosial.

Memang, studi klasik Bobo Doll Experiment menggunakan anak-anak. Alasannya saat itu karena dengan anak-anak akan lebih mudah mengamati perilaku imitasi secara jelas. Namun, prinsip utamanya dari teori ini adalah bagaimana seseorang belajar melalui observasi, peniruan, dan modeling yang mana bersifat universal dan terjadi sepanjang hidup.

Lantas apa hubungan antara Social Learning Theory dengan Miranda Presley, Runaway dan kehidupannya di The Devil Wears Prada 2? Eits, ada kok!

Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya!

Table of Content

1. Krisis media cetak yang terhimpit dan terancam

1. Krisis media cetak yang terhimpit dan terancam

the devil wears prada 2
imdb.com

Sekuel yang lama dinantikan, The Devil Wears Prada 2 hadir membawa penonton kembali ke dalam hiruk-pikuk kantor majalah Runway. Namun, kali ini gemerlap majalah dan rasa ‘mahal’ majalah itu harus berhadapan dengan musuh yang jauh lebih dingin dan tak kenal ampun: digitalisasi. 

Film ini bukan sekadar ajang nostalgia, melainkan potret perjuangan Miranda Priestly (Meryl Streep) dalam mempertahankan eksistensi medianya di tengah krisis industri media cetak yang kian nyata.

Di film ini karakter Miranda yang: kuat, sombong, tidak kenal belas kasih pun berubah dan seolah berbicara menyesuaikan zaman. Of course, tidak semua tapi ada perubahannya.

2. Sisi Miranda Presley yang lebih adaptif, kok bisa?

the devil wears prada 2
imdb.com

Hal yang Popmama.com rasa menarik dari sekuel ini adalah pergeseran karakter Miranda Priestly. Jika di film pertama ia adalah sosok absolut yang tidak tergoyahkan, di sini kita melihat sisi Miranda yang lebih adaptif. 

Jika dikaitkan pada Social Learning Theory, perubahan perilaku Miranda ini dapat dipahami melalui konsep determinisme timbal balik.

Ada interaksi dinamis antara faktor pribadi, lingkungan, dan perilaku. Lingkungan media yang berubah drastis memaksa Miranda untuk memproses ekspektasi baru dan merefleksikan kembali gaya kepemimpinannya demi kelangsungan hidup Runway. 

Sudah disinggung, model dari teori Bandura tahun 1961 berpijak dan melihat bagaimana anak memfotokopi perilaku orang dewasa. Apakah perilaku serupa juga bisa diperlihat oleh orang dewasa itu sendiri?

Sebenarnya bisa, tetapi pada orang dewasa bentuknya biasanya lebih kompleks. Seperti yang terlihat pada Miranda di film The Devil Wears Prada 2.

Jika dikontekskan sehari-hari, contoh lainnya adalah meniru gaya komunikasi di lingkungan kerja, mengadopsi kebiasaan atau mindset dari teman atau pasangan hingga terpengaruh figur publik atau role model.

Bedanya, orang dewasa punya filter kognitif yang lebih kuat (nilai, pengalaman, logika), jadi tidak semua yang dilihat langsung ditiru. Tapi tetap saja, lingkungan dan orang di sekitar punya pengaruh besar dalam membentuk perilaku orang tersebut.

3. Andy Sachs kembali dan punya peran kuat untuk Miranda

the devil wears prada 2
imdb.com

Film The Devil Wears Prada 2 dibuka langsung ke konflik yang merujuk ke tokoh sentral nan ikonik, Miran Presley. Ia menghadapi krisis digital, netizen menyebutkan ‘fosil’. Padahal sepak terjangnya sebagai editor-in-chief tak terbantah. Ruang digital memaksa Miranda berubah.

Gayung bersambut, Runaway krisis sementara Andy Sachs (Anne Hathaway) tengah menganggur karena kena layoff dari media korannya, New York Vanguard. Dua hal ini menjadi trigger utama dan bagaimana dunia media berubah dan harus menyesuaikan. Media cetak terhimpit, terancam dan jurnalisme yang diidealkan Andy mau-tidak mau pun berubah.

Bukan sebagai anak baru, Andy Sachs kembali direkrut Runaway dengan peran yang lebih kuat sebagai jurnalis berpengalaman. Ini memberikan dinamika baru yang sangat menarik. Dalam perspektif Bandura, Andy kini berfungsi sebagai model yang punya keterkaitan kuat dengan Miranda dalam pengambilan keputusannya di akhir film.

Jika Andy bukan seorang jurnalis berpengalaman, perkataannya akan jadi angin lalu saja untuk Miranda saat itu. Namun, bidang Andy cocok dan meski Miranda masih gengsi ia tahu di dalam pikiran dan hatinya ia mau untuk menjadikan Andy bagian kecil dari ‘model’ itu.

4. Miranda Presley seolah belajar lagi di film ini dari Andy

the devil wears prada 2
imdb.com

Di film pertamanya 20 tahun lalu, Miranda adalah aktor utama dan dunia berpusat padanya. Namun, di film keduanya ia berubah karena datangnya Andy pada posisi yang harus memberikan perhatian (attention) dan melakukan retensi (retention) terhadap strategi digital yang dibawa mantan asistennya itu agar Runway tidak tenggelam dan selamat dari krisis.

Posisi keduanya yang kini terasa lebih setara menunjukkan bahwa pembelajaran sosial bisa terjadi secara horizontal, bahkan pada sosok sekaliber Miranda Priestly.

Dalam film ini, rasanya kepemimpinan dan sosok Miranda untuk berubah tidak datang dari keinginan pribadi untuk menjadi "baik", melainkan dari penguatan vikarius (vicarious reinforcement) jika ditarik dari pendapat Bandura. 

Ia ada dalam realita pahit industri media, di mana efisiensi dan penurunan minat terhadap cetak telah menjatuhkan banyak raksasa lainnya.

Di tengah film rasanya Andy sempat stres dengan Miranda yang seolah diam dan tidak membela saat Runaway akan dihabisi. Meski, di sana tujuan Miranda adalah untuk mengamati terlebih dahulu.

Ya, Miranda akhirnya bisa mengamati konsekuensi dari kegagalan media lain yang tidak mau beradaptasi. Di sini, perubahan Miranda kepada Andy atau caranya melihat Runaway sudah bergeser. Ia seolah mereproduksi perilaku baru yang lebih fleksibel demi Runway.

5. Miranda Presley: “Iblis” yang berubah karena harus berubah!

the devil wears prada 2
imdb.com

Secara keseluruhan, The Devil Wears Prada 2 berhasil menunjukkan bahwa bahkan seorang "iblis" sekalipun harus belajar dan beradaptasi karena perubahan yang ada. Ia mengobservasi lingkungannya, kedatangan Andy Sachs adalah trigger terbesar jika Runaway ingin tetap relevan. 

Bagian akhir film memang kurang kuat, tapi bisa dibilang ini adalah akhir paling realistis untuk menutup cerita 20 tahun ini. Di film sekuelnya ini, penonton bisa melihat Miranda menggunakan efikasi dirinya untuk menaklukkan tantangan digital tetap menjadi tontonan yang memuaskan. 

Film ini adalah pengingat bahwa di dunia yang berubah, kemampuan untuk belajar dari sekitar adalah kunci utama untuk bertahan hidup.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany
Follow Us

Related Articles

See More