Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kulit yang Luka Sebaiknya Dibiarkan atau Ditangani? Begini Saran Ahli
First Aid Conference 2026 di Bengkel Space SCBD Jakarta, Sabtu, 12 September 2026 (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)
  • Ahli menegaskan luka tidak boleh diabaikan karena luka kecil dapat memburuk dan pulih lebih lama; perawatan membantu regenerasi kulit serta mempercepat penyembuhan.
  • Luka sebaiknya dijaga tetap lembap, bukan dibiarkan terbuka. Pelembap di area sekitar luka dan plester dapat mendukung pembentukan kulit, mencegah koreng, gatal, serta iritasi.
  • Penggunaan plester perlu tepat dan rutin diganti, umumnya dua kali sehari, kecuali jenis tertentu. Penggantian membantu menjaga sterilitas dan kelembapan luka selama pemulihan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Para ahli kesehatan menegaskan luka sebaiknya segera dirawat dan dijaga kelembapannya, bukan dibiarkan terbuka, untuk mendukung regenerasi kulit serta mengurangi risiko pemulihan lebih lama, koreng, iritasi, dan bekas luka.
  • Who?
    Dr. apt. Lusy Noviani, MM, praktisi farmasi dan Head of Pharmacist Professional Program Atma Jaya University, serta dr. Pipim Septiana Bayasari, Sp.DVE, dokter spesialis kulit, menyampaikan penjelasan tersebut.
  • Where?
    Penjelasan disampaikan dalam First Aid Conference 2026 di Bengkel Space SCBD, Jakarta.
  • When?
    Diskusi berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026.
  • Why?
    Luka tanpa perawatan dapat memerlukan waktu pemulihan lebih lama. Kulit yang kering juga dapat membentuk koreng, memicu gatal, dan berisiko mengalami iritasi akibat digaruk.
  • How?
    Area sekitar luka dianjurkan dijaga lembap dengan pelembap atau plester luka. Plester umumnya diganti dua kali sehari, sementara jenis tertentu dapat diganti setiap tiga hari sesuai ketentuannya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kalau kita punya luka kecil, jangan didiamkan saja. Dokter dan apoteker bilang luka perlu dirawat supaya cepat sembuh. Luka juga perlu tetap lembap, bisa pakai pelembap di sekitar luka dan plester. Plester harus sering diganti agar luka bersih. Kalau luka kering dan gatal, jangan digaruk ya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Diskusi para apoteker, dokter, dan tenaga kesehatan dalam First Aid Conference 2026 memperlihatkan perhatian bersama pada perawatan luka yang tepat. Penjelasan tentang menjaga kelembapan dan penggantian plester secara teratur memberi dasar praktis bagi masyarakat untuk memahami bahwa luka kecil pun dapat dirawat dengan lebih nyaman, sambil mendukung regenerasi kulit dan mengurangi risiko iritasi atau bekas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Siapa yang masih membiarkan luka dan berharap agar sembuh dengan sendirinya? Sebaiknya segera tinggalkan cara ini jika ingin luka cepat sembuh, tidak perih, dan tidak berbekas, Ma.

Perawatan luka sebaiknya tidak hanya menangani luka saja, tetapi juga melindungi hingga merawat bekas luka dengan baik. Untuk itu, perawatan lukanya harus dilakukan dengan baik.

Diskusi mengenai perawatan luka dari para apoteker dan dokter bersama tenaga kesehatan hingga mahasiswa turut berlangsung dalam First Aid Conference 2026 di Bengkel Space SCBD, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). 

Simak penjelasan selengkapnya mengenai kulit yang luka sebaiknya dibiarkan atau ditangani dan begini saran ahli yang telah Popmama.com rangkum. 

Jangan Abaikan Luka agar Penyembuhannya Cepat

Dr. apt. Lusy Noviani, MM, Praktisi Farmasi sekaligus Head of Pharmacist Professional Program Atma Jaya University saat First Aid Conference 2026 (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)

Banyak orang yang masih mengabaikan perawatan luka, bahkan membiarkan luka sembuh dengan sendirinya. Padahal, luka yang dibiarkan tanpa perawatan justru dapat memperparah kondisi kulit dengan durasi pemulihan yang lebih lama.

“Kita nggak pernah tahu luka kecil itu akan menyebabkan menjadi luka yang lebih sulit (ditangani), karena segala sesuatu berasal dari yang mungkin kita anggap sepele,” kata Dr. apt. Lusy Noviani, MM, Praktisi Farmasi sekaligus Head of Pharmacist Professional Program Atma Jaya University, Sabtu (12/9/2026).

Praktisi farmasi sekaligus apoteker, Lusy Noviani mengungkapkan bahwa luka yang diobati dan ditangani dapat sembuh lebih cepat karena perawatan yang membantu proses regenerasi kulit. Sebaiknya, luka yang diabaikan bisa berisiko lebih lama pemulihannya.

“Jangan abaikan luka, karena kalau luka diabaikan, maka bisa jadi yang harusnya 3 hari, 14 hari, maka luka terjebak bisa lebih lama,” kata apt. Lusy dalam First Aid Conference 2026.

Pastikan Kulit yang Terluka Tetap Lembap

First Aid Conference 2026 di Bengkel Space SCBD Jakarta, Sabtu, 12 September 2026 (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)

Luka yang cepat sembuh bukanlah luka yang dibiarkan terbuka, tetapi luka yang dibiarkan tetap lembap. Kerusakan kulit membuat fondasi di dalamnya juga ikut rusak, sehingga pelembap penting untuk membantu pemulihan kulit dari dalam. 

“Ketika ada kerusakan kulit, pasti fondasi kulit juga akan rusak, skin barrier juga ikut rusak. Jadi di area sekitar luka, itu kita bisa berikan moisturizer atau pelembap,” ungkap dr. Pipim Septiana Bayasari, Sp.DVE, dokter spesialis kulit, Sabtu (12/9/2026).

Kelembapan pada kulit yang luka dapat diatasi dengan penggunaan plester luka yang membantu pemulihan kondisi kulit untuk mencegah luka berbekas atau menjadi koreng. 

“Jadi kalau misalnya luka sudah sampai proliferasi, tidak diberikan kelembapan, maka yang terjadi lukanya akan timbul koreng,” tambah apoteker lulusan Universitas Gadjah Mada tersebut.

Kelembapan Bantu Pembentukan Kulit

dr. Pipim Septiana Bayasari, Sp.DVE, dokter spesialis kulit saat First Aid Conference 2026 (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)

Luka yang dibiarkan terbuka tanpa perawatan dapat mengurangi kelembapan kulit, yang akhirnya membuat pertumbuhan kulit menjadi terhambat. Kelembapan membuat fondasi kulit menjadi lebih kuat, yang akhirnya dapat membantu pertumbuhan kulit menjadi lebih baik dan mencegah iritasi.

“Ketika fondasi (kulit) kita kuat, biasanya penyembuhan juga akan jauh lebih baik karena mendekati luka sembuh, luka kering, itu biasanya komplain pasien itu adalah luka icyl atau gatal. Ketika terasa gatal akibat kulitnya kering, biasanya pasien akan menggaruk, ketika menggaruk itu akan menimbulkan iritasi,” jelas Dokter Pipim.

Kunci dari penyembuhan kulit yang cepat adalah dengan menjaga kelembapannya, karena dapat membantu regenerasi sel kulit baru.

“Jadi lembap adalah membuat luka supaya lebih cepat sembuh, karena sel-sel pertumbuhan bisa cepat tumbuh lagi atau bisa menyembuhkan luka dengan baik,” tegas dokter spesialis kulit yang berpraktik di EMC Hospital Sentul tersebut. 

Plester Luka Harus Rutin Diganti

First Aid Conference 2026 di Bengkel Space SCBD Jakarta, Sabtu, 12 September 2026 (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)

Penggunaan plester luka juga harus diperhatikan dengan benar, jangan asal menggunakan plester dan berharap luka dapat segera kering dan tidak berbekas jika perawatan tidak benar.

“Ada yang pasti tidak tahu bahwa plester harus diganti sehari dua kali kecuali plaster tertentu, ada plaster yang diganti bisa tiga hari sekali,” kata apoteker Lusy.

Plester luka perlu diganti paling tidak dua kali dalam satu hari. Rutin mengganti plester dapat membantu kulit tetap steril dan kelembapannya terjaga.

Sebagian masyarakat yang memilih tidak menggunakan plester mungkin masih percaya dengan mitos dan tidak nyaman menggunakan plester di bagian luka. Hal ini yang akhirnya membuat Hansaplast Spray Plaster hadir untuk luka akut dan luka superfisial seperti goresan lecet, luka kecil, maupun luka ringan yang terjadi saat berolahraga atau aktivitas di luar ruangan.

Plester semprot ini juga menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini memilih tidak menggunakan plester karena kurang nyaman.

Demikian informasi mengenai  luka sebaiknya dibiarkan atau ditangani dan begini saran ahli.

Jangan biarkan luka agar penyembuhannya cepat, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article