Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI
Pisang Epe adalah jajanan legendaris yang banyak ditemukan di sepanjang Pantai Losari, menawarkan perpaduan rasa manis dan aroma bakar yang khas. Kata "epe" sendiri dalam bahasa setempat berarti dijepit atau dipipihkan, sesuai dengan cara pembuatannya.
Pisang kepok yang mengkal dibakar di atas bara api hingga harum, lalu dijepit hingga berbentuk pipih untuk memberikan tekstur yang padat namun lembut. Setelah itu, pisang disiram dengan saus gula aren kental yang aromanya sangat menggoda iman.
Seiring perkembangan zaman, kini Pisang Epe hadir dengan berbagai pilihan topping kekinian seperti keju, cokelat, hingga durian. Camilan ini paling pas dinikmati selagi hangat bersama keluarga sambil menikmati angin sore yang sejuk.
Nah, itulah deretan makanan khas Makassar yang terkenal dengan kelezatan dan kekayaan rasanya. Setiap hidangan tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menghadirkan pengalaman kuliner yang penuh cerita dan tradisi.
Mulai dari makanan berat hingga camilan manis, semuanya bisa jadi pilihan tepat untuk dinikmati bersama keluarga. Jadi, dari semua menu tadi, mana yang paling ingin Mama coba terlebih dahulu?
Apakah semua makanan Makassar pedas? | Tidak semua. Hidangan seperti Sop Konro atau Pallubasa bisa sedikit pedas, tapi camilan seperti Es Pisang Ijo dan Pisang Epe cenderung manis dan segar, cocok untuk anak-anak. |
Bagaimana cara membedakan Coto Makassar dan Pallubasa? | Coto kuahnya kental dan ringan, biasanya disantap dengan ketupat. Pallubasa kuahnya lebih gurih dan creamy karena campuran kelapa sangrai, dan biasa disajikan dengan nasi putih. |
Apakah Mie Titi hanya bisa ditemukan di Makassar? | Mie Titi paling autentik memang dari Makassar, tapi kini beberapa restoran di kota lain juga menyajikan versi ini, meski rasanya mungkin berbeda dari aslinya. |