Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Melody Laksani Bagikan Cara Bangun Personal Branding di Indonesia Summit 2026
Popmama.com/Muhammad Saddam Amtael Soerawijaya
  • Melody Laksani berbagi pengalaman membangun personal branding di Indonesia Summit 2026, menekankan pentingnya kerja keras sejak awal kariernya bersama JKT48 yang memperkenalkan konsep idol group di Indonesia.
  • Ia menyoroti sikap optimis, ambisius, dan konsisten sebagai kunci keberhasilan dalam memperkuat citra diri, termasuk transformasinya menjadi sosok berhijab yang memperkuat identitas barunya.
  • Melody menegaskan pentingnya proaktif menunjukkan kemampuan melalui konten dan portofolio agar publik mengenal nilai diri tanpa harus menunggu peluang datang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Indonesia Summit 2026 menghadirkan banyak pembicara hebat tahun ini, salah satu yang mengisi materi dan menarik perhatian ialah Melody Laksani.

Pada sesi talkshow yang bertajuk THE NEW INFLUENCE: What Shapes Millennial and Gen Z Lifestyles in Digital Era di Hotel Tribrata Dharmawangsa Jakarta, pada Rabu (17/6/2026), Melody membagikan pengalamannya membangun personal branding selama berkecimpung di dunia entertainment.

Penasaran apa saja yang dibagikan oleh eks-member JKT48 ini? Berikut Popmama.com mengulas Melody Laksani bagikan cara bangun Personal Branding di Indonesia Summit 2026. Yuk, simak sampai habis!

Rela Turun ke Jalan Memperkenalkan Sesuatu yang Baru

Instagram.com/melodylaksani92

Ketika berbicara tentang memulai sesuatu dari nol, Melody sangat paham rasanya. Pada masa awal pembentukan JKT48, konsep grup idol adalah sesuatu yang benar-benar baru di Indonesia. 

Dalam wawancara tersebut, ia menceritakan betapa sulitnya membangun kepercayaan dan popularitas di tengah masyarakat yang belum familier dengan konsep tersebut. 

Ia bahkan tidak gengsi menceritakan pengalaman lucunya saat harus turun tangan langsung berjuang mengenalkan nama grupnya. 

"Jadi kayak, aku lagi masuk CFD, kasih brosur, ayo datang FX gitu loh," tutur Melody sambil mengenang perjuangan keras di masa lalu. 

Ia menambahkan bahwa memperkenalkan JKT48 sangatlah susah karena masyarakat kerap merasa aneh pada awalnya. Dari kisah ini, kamu bisa belajar bahwa membangun personal branding sering kali memaksa kita untuk keluar dari zona nyaman dan tidak malu "menjajakan" karya dari bawah.

Tetap Optimis dan Ambisius Meski Prosesnya Panjang

Instagram.com/melodylaksani92

Segala sesuatu yang besar pasti membutuhkan waktu, termasuk membuat orang lain paham dan percaya dengan nilai jual yang kita tawarkan. 

Hal ini juga dirasakan oleh Melody saat ia terus-menerus harus menjelaskan dan mengedukasi publik tentang siapa dan apa itu idol group. 

Meskipun prosesnya panjang, kuncinya adalah pantang menyerah dan yakin pada diri sendiri. Melody menyadari bahwa sikap teguh, ambisius, dan selalu optimis adalah modal yang amat penting. 

"Tapi lama-lama juga, apalagi misalnya kita yang emang teguh. Kita, apa ya, emang ambisius ya. Ya, optimis gitu ya." pungkas Melody.

Seiring berjalannya waktu dan usaha yang gigih, perjuangan tersebut perlahan mulai membuahkan hasil yang manis.

Berani Mengambil Keputusan dan Transformasi Identitas

Instagram.com/melodylaksani92

Salah satu titik balik terbesar dalam perjalanan branding seorang Melody adalah ketika ia bertransformasi dari penampil di depan layar menjadi sosok penting di balik layar. 

Perubahan citra ini makin kuat ketika ia memutuskan untuk mengenakan hijab. 

"Jadi, saat aku di JKT48 terus (keluar) udah lama kan aku pake hijab juga, terus jadi hijabers gitu ya. Terus, itu tuh jadi salah satu kekuatan aku juga jadi personal branding." tambah Melody.

Menariknya, penampilan barunya yang berhijab ini justru diakui menjadi salah satu kekuatan utamanya dalam membangun identitas diri yang lebih matang. 

Transformasi ini membuktikan bahwa kamu tidak harus selamanya terjebak pada citra lama jika sudah menemukan versi dirimu yang baru.

Konsisten Membuat Konten

Instagram.com/melodylaksani92

Meskipun kini ia sudah banyak berevolusi, Melody mengakui secara jujur bahwa bayang-bayang kesuksesan di masa lampau memang tidak mudah untuk digeser. 

Sampai saat ini, masih banyak orang yang melekatkan namanya kuat-kuat dengan grup lamanya. Menghadapi hal tersebut, ia tidak patah semangat. 

"Jadinya maksudnya, sampai sekarang pun menurut aku, kadang-kadang orang masih (kenal) top-nya Melodi JKT48 gitu. Tapi ya, dengan seiring berjalan waktu, aku juga maksudnya tetep kayak bikin konten, gitu ya. Tetep memperkenalkan diri." ucap Melody.

Ia tidak berhenti membranding dirinya di berbagai kesempatan melalui konten. Langkah konsisten ini sangat strategis untuk ditiru buat kamu yang mungkin sedang merintis jalur karier yang baru.

Proaktif "Jemput Bola" Menunjukkan Keahlian Diri

Instagram.com/melodylaksani92

Perubahan zaman menuntut pendekatan yang juga harus berbeda. 

Kalau zaman dulu audiens mencari tahu profil seseorang lewat mesin pencari internet, era modern menuntut kita untuk mengambil inisiatif memperkenalkan diri dan karya kita. 

Kita dituntut untuk proaktif menyuarakan identitas yang akan dibangun agar banyak orang mengenali.

 "Tapi kan kalau sekarang gimana ya, (misalkan) aku pernah berlaga di dunia, aku nih pernah melakukan ini. Sekarang aku gini, gini, gini, gini." ucap Melody.

Menunjukkan portofolio atau menceritakan kemampuan secara gamblang adalah kunci personal branding yang sukses. 

Jangan hanya diam menunggu peluang datang, cobalah untuk ambil inisiatif dan tunjukkan apa nilai lebihmu.

Nah, itulah pembahasan mengenai Indonesia Summit 2026: cara Melody membangun personal branding. Semoga bermanfaat!

Editorial Team

Related Article