Bermain Saham Memang Menguntungkan tapi Ketahui Risikonya

Simak risiko bermain saham untuk pertimbangan kamu!

30 September 2021

Bermain Saham Memang Menguntungkan tapi Ketahui Risikonya
Freepik/our-team

Dengan meningkatnya pendapatan masyarakat Indonesia saat ini dan makin beragamnya produk keuangan yang ditawarkan, minat masyarakat untuk melakukan investasi makin meningkat. Masyarakat makin memahami bahwa untuk mempersiapkan kebutuhan keuangan masa depan, selain menabung, juga melakukan kegiatan investasi.

Secara sederhana, investasi dapat didefinisikan sebagai upaya membelanjakan sejumlah uang atau dana pada sesuatu hal yang ditujukan untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Hal tersebut antara lain dapat berupa properti, surat berharga (deposito, saham, obligasi), logam mulia, perhiasan, atau bentuk lainnya, termasuk saham.

Keuntungan dari bermain saham memang sangat menjanjikan. Namun terdapat risiko yang juga perlu dipertimbangkan.

Popmama.com merangkum informasinya untuk kamu!

1. Pengertian saham

1. Pengertian saham
Popmama.com/Fajar Perdana

Saham dapat diartikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) pada suatu perusahaan atau Perseroan Terbatas. Dengan menyertakan modal tersebut, maka pihak tersebut memiliki klaim (hak) atas pendapatan perusahaan, aset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Di pasar sekunder (bursa) atau dalam aktivitas perdagangan saham sehari-hari, harga-harga saham mengalami fluktuasi baik berupa kenaikan maupun penurunan. Pembentukan harga saham terjadi karena adanya permintaan dan penawaran atas saham tersebut. 

Permintaan dan penawaran atas suatu dipengaruhi banyak faktor, baik yang sifatnya spesifik berhubungan saham tersebut (kinerja perusahaan dan industri dimana perusahaan tersebut berada) maupun faktor yang sifatnya makro atau eksternal, seperti perkembangan tingkat suku bunga, inflasi, nilai tukar, dan faktor-faktor non ekonomi seperti kondisi sosial dan politik.

Editors' Picks

2. Tidak mendapatkan dividen

2. Tidak mendapatkan dividen
Pixabay/Sabinevanerp

Melansir dari situs resmi OJK, dividen adalah bagian keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Jumlah dividen yang akan dibagikan diusulkan oleh Dewan Direksi perusahaan dan disetujui di dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Umumnya perusahaan membagi dividen ketika perusahaan menunjukkan kinerja yang baik. Namun ketika perusahaan mengalami penurunan kinerja atau merugi maka perusahaan tidak dapat membagikan dividen. 

3. Apa itu capital loss?

3. Apa itu capital loss
Freepik/peoplecreations

Capital Gain adalah keuntungan ketika investor menjual saham dengan harga yang lebih tinggi dari harga belinya. Saham merupakan aset yang likuid, jadi mudah untuk diperjualbelikan (via Bursa).

Namun kamu juga bisa mengalami Capital Loss, merupakan kebalikan Capital Gain. Hal ini terjadi jika kita menjual saham yang kita miliki lebih rendah dari harga beli.

4. Ketahui pengertian Saham delisting

4. Ketahui pengertian Saham delisting
Freepik/yanalya

Saham di-delisting dari Bursa Efek. Maksudnya, penghapusan suatu emiten di bursa saham secara resmi yang dilakukan BEI. Ini berarti saham yang sebelumnya diperdagangkan di BEI akan dihapus dari daftar perusahaan publik sehingga sahamnya tidak belipat disecara modal.

Pada pada akhirnya saham tersebut tidak dapat diperdagangkan (menjadi tidak likuid).

5. Risiko likuidasi

5. Risiko likuidasi
advisorkhoj.com

Jika Emiten bangkrut atau dilikuidasi, para pemegang saham memiliki hak klaim terakhir terhadap aktiva perusahaan setelah seluruh kewajiban Emiten dibayarkan.

Emiten yakni pihak yang melakukan penawaran umum untuk menjual efek kepada masyarakat berdasarkan tata cata yang diatur di dalam peraturan undang-undang yang berlaku. Kemungkinan terburuknya adalah jika tidak lagi aktiva yang tersisa, maka pemegang saham tidak akan memperoleh apa-apa.

Dalam melakukan investasi terdapat dua hal utama yang wajib dipahami oleh kamu, yaitu tingkat imbal hasil yang ditawarkan (return) dan tingkat risiko (risk). Jadi, jika memang kamu siap untuk investasi lewat saham, kamu harus mencari informasi tambahan agar tak rugi.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.