10 Museum Terbesar di Dunia, Nomor 1 Bikin Takjub!

- Artikel ini mengulas 10 museum terbesar di dunia yang menakjubkan karena luas bangunannya dan kekayaan koleksinya dari berbagai era serta peradaban.
- Louvre Museum di Paris menjadi yang terbesar dengan luas 758.000 meter persegi, disusul State Hermitage Museum di Rusia dan Metropolitan Museum of Art di Amerika Serikat.
- Daftar juga mencakup museum ternama dari Asia seperti National Museum of China, Palace Museum Beijing, hingga National Museum of Korea yang menonjolkan arsitektur dan budaya khas masing-masing negara.
Kalau bicara tentang museum, mungkin bayangan kamu langsung tertuju pada ruangan yang berisi lukisan tua atau koleksi benda antik serta benda peninggalan dari masa lalu.
Padahal, di berbagai belahan dunia, ada museum-museum yang ukurannya benar-benar di luar bayangan, saking luasnya sampai butuh waktu berhari-hari untuk menjelajahi seluruh isinya!
Museum-museum raksasa ini bukan cuma soal ukuran fisiknya, tapi juga menyimpan jutaan koleksi berharga dari berbagai era dan peradaban.
Penasaran museum mana saja yang masuk jajaran terbesar di dunia? Berikut Popmama.com mengulas 10 museum terbesar di dunia, dikutip dari Parametric Architecture. Yuk, simak sampai habis!
Table of Content
1. Louvre Museum, Paris, Prancis

Museum ini punya luas mencapai 758.000 meter persegi dan berdiri di atas lahan bekas benteng peninggalan abad ke-12 yang bangunannya masih terawat hingga kini.
Bangunannya sendiri unik karena memadukan dinding batu klasik dengan struktur kaca dan baja modern, terutama pada piramida ikoniknya yang dirancang oleh arsitek I. M. Pei. Di dalamnya, tersimpan lebih dari 30 ribu karya seni yang terbagi dalam tiga sayap utama, termasuk lukisan Mona Lisa yang legendaris itu
2. State Hermitage Museum, Saint Petersburg, Rusia

Beranjak ke Rusia, ada State Hermitage Museum yang luasnya mencapai 233.345 meter persegi dan terdiri dari enam bangunan besar, dengan Istana Musim Dingin sebagai yang paling terkenal. Museum ini menggabungkan gaya kekaisaran Rusia yang megah dengan koleksi patung, mural, dan artefak kuno dari berbagai penjuru Eropa dan Asia.
Setiap ruangannya dihiasi langit-langit melengkung, lantai marmer, hingga lampu kristal gantung yang bikin siapa pun betah berlama-lama. Museum ini bahkan disebut-sebut sebagai pemilik koleksi lukisan terbanyak di dunia.
3. Metropolitan Museum of Art, New York, Amerika Serikat

Berpindah ke Amerika Serikat, ada Metropolitan Museum of Art atau akrab disapa "The Met" yang berlokasi di Fifth Avenue, tepat di sebelah Central Park. Museum ini memiliki luas sekitar 200.000 meter persegi dan menyimpan lebih dari dua juta koleksi, mulai dari senjata kuno, tekstil, sampai karya seni kontemporer.
Tata letaknya juga dirancang apik dengan tangga lebar, skylight yang terang, serta galeri yang disusun berdasarkan wilayah dan medium seni. Menariknya, museum ini berhasil menyeimbangkan suasana belajar yang tenang dengan kunjungan wisatawan yang ramai setiap harinya.
4. National Museum of China, Beijing, Tiongkok

Berlanjut ke Asia, ada National Museum of China yang berdiri megah di sisi timur Lapangan Tiananmen. Museum seluas 191.900 meter persegi ini terbentuk dari gabungan Museum Sejarah Tiongkok dan Museum Revolusi Tiongkok menjadi satu kompleks besar.
Bangunannya memiliki bentuk persegi panjang dengan pilar-pilar besar dan struktur beton yang kokoh. Di dalamnya, pengunjung bisa melihat kaligrafi, relik perang, hingga karya seni dari berbagai dinasti kuno sampai era modern, lengkap dengan fasilitas layar digital dan dukungan multibahasa.
5. American Museum of Natural History, New York, Amerika Serikat

Masih di New York, ada American Museum of Natural History yang luasnya mencapai 166.296 meter persegi. Museum ini terdiri dari 26 bangunan yang saling terhubung, termasuk planetarium dan laboratorium penelitian, serta menyimpan koleksi fosil, mineral, hingga benda-benda luar angkasa.
Meski ukurannya raksasa, museum ini tetap mengutamakan sisi edukasi dengan label informasi yang jelas, model interaktif, dan sesi diskusi langsung di setiap lantainya. Makanya, museum ini sering jadi rujukan bagi museum-museum sains lain di dunia.
6. Palace Museum, Beijing, Tiongkok

Kalau kamu pernah dengar Kota Terlarang atau Forbidden City, itulah Palace Museum yang punya luas 150.000 meter persegi. Kompleks ini memiliki lebih dari 900 bangunan yang dulunya menjadi kediaman resmi kaisar-kaisar pada masa Dinasti Ming dan Qing.
Setiap bangunannya dirancang dengan teknik kayu dan gaya atap tradisional Tiongkok, lengkap dengan tata letak simetris berdasarkan prinsip feng shui. Koleksinya pun beragam, mulai dari perunggu kuno, buku langka, sampai catatan istana yang usianya ratusan tahun.
7. National Museum of Korea, Seoul, Korea Selatan

Bergeser ke Korea Selatan, National Museum of Korea hadir dengan konsep yang jauh lebih modern. Museum seluas 138.156 meter persegi ini punya bentuk horizontal rendah yang terinspirasi dari atap tradisional dan garis pegunungan khas Korea.
Lokasinya berada di tepi danau yang tenang dengan jalan setapak teduh dan taman yang tertata rapi. Di dalamnya, pengunjung bisa menjelajahi koleksi arkeologi, seni Buddha, hingga budaya lokal yang disusun berdasarkan alur waktu.
8. National Museum of Natural History, Washington D.C., Amerika Serikat

Berlokasi di kawasan National Mall, National Museum of Natural History memiliki luas sekitar 123.000 meter persegi. Museum ini menjadi pusat pameran ilmu kehidupan, geologi, dan antropologi kelas dunia, dengan koleksi andalan seperti Berlian Hope hingga replika cumi-cumi raksasa.
Sebagai bagian dari jaringan Smithsonian, museum ini dirancang untuk menampung arus pengunjung yang tinggi, lengkap dengan jalur khusus rombongan pelajar dan laboratorium penelitian yang masih aktif digunakan hingga sekarang.
9. National Gallery of Art, Washington D.C., Amerika Serikat

Masih di Washington D.C., ada National Gallery of Art yang terdiri dari dua bangunan utama dengan total luas 120.000 meter persegi. Kedua gedung ini, yakni West Building dan East Building, dihubungkan lewat jalur bawah tanah yang dilengkapi dengan instalasi cahaya artistik.
West Building menampilkan aula bergaya marmer dengan koleksi seni klasik Eropa, sementara East Building lebih modern dengan garis desain yang tegas untuk memamerkan karya seni kontemporer Amerika. Keduanya dirancang oleh arsitek kenamaan, John Russell Pope dan I. M. Pei.
10. National Museum of the United States Air Force, Dayton, Amerika Serikat

Terakhir, ada museum yang cukup unik karena fokus pada dunia penerbangan, yaitu National Museum of the United States Air Force. Museum seluas 104.000 meter persegi ini memamerkan lebih dari 350 pesawat di empat hanggar raksasa.
Koleksinya terbentang mulai dari pesawat rintisan Wright bersaudara sampai pesawat siluman modern, dan beberapa di antaranya bisa dijelajahi langsung oleh pengunjung. Museum ini jadi bukti bahwa desain fungsional pun tetap bisa menghadirkan pengalaman yang mengagumkan.
Nah, itulah pembahasan mengenai 10 museum terbesar di dunia. Semoga informatif dan bermanfaat!






















