Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

8 Cara Bakar Lemak saat Tidur, Bantu Turunkan Berat Badan

8 Cara Bakar Lemak saat Tidur, Bantu Turunkan Berat Badan
Pexels/Polina
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Artikel menjelaskan bahwa tubuh tetap bisa membakar lemak saat tidur melalui kebiasaan sehat seperti tidur cukup, menjaga suhu kamar sejuk, dan menghindari cahaya berlebih.
  • Ditekankan pentingnya latihan beban atau gerakan ringan sebelum tidur untuk meningkatkan metabolisme serta menjaga ritme sirkadian agar hormon lapar dan kenyang tetap seimbang.
  • Dianjurkan makan malam porsi kecil, batasi alkohol, konsumsi protein merata sepanjang hari, dan hindari paparan gawai sebelum tidur demi pembakaran lemak optimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Siapa yang tidak mau punya tubuh lebih langsing tanpa harus menyiksa diri di gym setiap hari? Kabar baiknya, ternyata proses pembakaran lemak tidak berhenti begitu kamu memejamkan mata. 

Ada beberapa kebiasaan sederhana yang, kalau dilakukan dengan konsisten, bisa membuat tubuh tetap membakar kalori bahkan saat kamu sedang terlelap.

Gaya hidup modern ternyata sering mengacaukan ritme sirkadian alami tubuh. Padahal, gangguan ritme ini justru bisa membuat tubuh cenderung menyimpan lemak daripada membakarnya. 

Untungnya, ada cara untuk melawan efek tersebut. Berikut Popmama.com merangkum 8 cara bakar lemak saat tidur, dikutip dari Today. Yuk, simak sampai habis!

Table of Content

1. Tidur yang cukup

1. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup
Pexels/Polina

Sebelum membahas trik-trik lain, hal paling mendasar yang wajib dipenuhi adalah durasi tidur itu sendiri. Tidur yang cukup, sekitar tujuh hingga sembilan jam per malam, memberi waktu bagi tubuh untuk menjalankan proses metabolisme dengan optimal.

Saat waktu tidur kurang, ritme sirkadian ikut berantakan. Akibatnya, hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, yaitu ghrelin dan leptin, menjadi tidak seimbang.

Tak heran kalau orang yang kurang tidur cenderung lebih mudah lapar dan akhirnya makan berlebihan keesokan harinya. Jadi, sebelum memikirkan cara-cara lain, pastikan dulu jam tidur sudah tercukupi dengan baik.

2. Lakukan latihan beban

Lakukan latihan beban
Pexels/Victor Freitas

Setelah jam tidur beres, saatnya melirik aktivitas fisik sebelum berbaring. Latihan kardio memang bagus untuk kesehatan jantung, tapi kalau tujuannya membakar lemak sepanjang malam, latihan beban punya keunggulan tersendiri.

Latihan beban membuat tubuh terus membakar kalori bahkan setelah sesi olahraga selesai. Artinya, mampir sebentar ke gym sepulang kerja atau melakukan latihan beban sederhana di rumah bisa membuat tubuh tetap dalam mode pembakaran kalori sepanjang malam, bahkan setelah kamu tertidur.

3. Lakukan gerakan membungkuk ke depan selama 5 menit

Lakukan gerakan membungkuk ke depan selama 5 menit
Pexels/Ron Lach

Buat yang tidak terbiasa mengangkat beban, tenang saja, ada alternatif gerakan ringan yang bisa dicoba sebelum tidur. Cobalah duduk tegak di atas kasur dengan kaki diluruskan ke depan, lalu perlahan membungkukkan badan ke arah kaki.

Gerakan forward fold seperti ini membantu menenangkan pikiran dan mengurangi ketegangan. Tahan posisi sambil menarik napas dalam-dalam selama lima kali hitungan, lalu embuskan perlahan.

Lakukan gerakan ini selama sekitar lima menit sebelum tidur untuk menenangkan sistem saraf sekaligus meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan.

4. Tidur dalam keadaan sejuk dan gelap

Tidur dalam keadaan sejuk dan gelap
Pexels/Ivan Oboleninov

Suhu dan pencahayaan kamar ternyata punya pengaruh besar terhadap proses pembakaran lemak.

Orang yang tidur di ruangan bersuhu sekitar 19 derajat Celsius secara konsisten selama sebulan mengalami peningkatan lemak cokelat, yaitu jenis lemak yang justru membantu membakar kalori, hingga 42 persen. Metabolisme tubuh mereka pun ikut meningkat sekitar 10 persen.

Selain suhu, kegelapan kamar juga tidak kalah penting. Cahaya redup sekalipun, termasuk cahaya dari lampu jalan yang menyusup lewat jendela, bisa menghambat produksi hormon melatonin dan mengganggu pembentukan lemak cokelat.

Jadi, selain mengatur suhu AC senyaman mungkin, coba juga gunakan tirai gelap agar kamar benar-benar minim cahaya saat tidur.

5. Makan malam dalam porsi kecil

Makan malam dalam porsi kecil
Pexels/Deane Bayas

Makan malam dalam porsi besar terlalu dekat dengan jam tidur justru membuat tubuh sibuk mencerna makanan, bukannya fokus memulihkan diri dan membakar lemak.

Karena itu, usahakan porsi makan malam lebih kecil dibandingkan dengan sarapan atau makan siang. Meski begitu, bukan berarti harus tidur dalam keadaan lapar juga, ya. Kuncinya adalah porsi yang cukup dan seimbang, tidak berlebihan, tapi juga tidak terlalu sedikit.

6. Jangan minum alkohol sebelum tidur

Jangan minum alkohol sebelum tidur
Pexels/Xuân Thống Trần

Segelas anggur atau cocktail malam hari mungkin terdengar menenangkan setelah hari yang panjang. Sayangnya, kebiasaan ini bisa mengganggu proses pembakaran lemak saat tidur.

Pasalnya, begitu alkohol masuk ke tubuh, energi tubuh akan lebih banyak terpakai untuk memetabolisme alkohol tersebut, bukan membakar lemak seperti seharusnya.

Bukan berarti harus menghindari alkohol sama sekali, tapi sebaiknya batasi konsumsinya dan jangan terlalu dekat dengan waktu tidur. Segelas anggur saat makan malam mungkin masih bisa ditoleransi, asal tidak berlanjut ke gelas berikutnya menjelang tidur.

7. Konsumsi protein sepanjang hari

Konsumsi protein sepanjang hari
Pexels/Vanessa Loring

Selain memperhatikan porsi makan malam, penting juga untuk memperhatikan asupan protein sepanjang hari. Memberi tubuh asupan protein setiap beberapa jam membantu menstabilkan kadar gula darah, sehingga metabolisme tetap terjaga baik siang maupun malam hari.

Cobalah membagi asupan protein secara merata di setiap waktu makan, mulai dari sarapan, makan siang, camilan sore, hingga makan malam. Dengan begitu, tubuh punya bahan bakar yang cukup untuk menjalankan fungsi metabolisme tanpa harus menyimpan cadangan lemak berlebih.

8. Kurangi aktifitas dengan barang elektronik sebelum tidur

Kurangi aktifitas dengan barang elektronik sebelum tidur
Pexels/Ron Lach

Terakhir, coba lihat sekeliling kasur. Ada laptop, tablet, atau ponsel yang masih menyala? Sebaiknya, mulai sekarang jauhkan barang-barang elektronik tersebut menjelang tidur.

Cahaya biru yang dipancarkan gawai-gawai ini bisa mengganggu produksi melatonin, hormon yang berperan penting dalam mengatur kualitas tidur.

Paparan cahaya biru pada malam hari juga dikaitkan dengan meningkatnya rasa lapar dan resistensi insulin, yang pada akhirnya bisa memicu kenaikan berat badan.

Jadi, selain membantu tidur lebih nyenyak, membatasi layar gawai sebelum tidur juga turut menjaga kemampuan tubuh dalam membakar lemak secara alami sepanjang malam.

Nah, itulah pembahasan mengenai 8 cara bakar lemak saat tidur. Semoga membantu dan bermanfaat!

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias

Related Articles

See More