Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Musikal Jurnalis Pentaskan "Payung Fantasi" Karya Ismail Marzuki
Dok. Galeri Indonesia Kaya
  • Sebanyak 15 jurnalis tampil dalam Fragmen Musikal Payung Fantasi untuk merayakan HUT ke-13 Galeri Indonesia Kaya.

  • Pementasan berdurasi 60 menit itu mengangkat perjalanan hidup Ismail Marzuki dan lagu-lagu ikoniknya.

  • Para jurnalis berlatih intensif bersama profesional seni dan berkolaborasi dengan enam peserta program Intensif Musikal Budaya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
tahun 2013

Galeri Indonesia Kaya mulai mengedukasi masyarakat melalui pertunjukan seni.

17 Oktober 2026

Sebanyak 15 jurnalis tampil dalam Fragmen Musikal Payung Fantasi untuk merayakan HUT ke-13 Galeri Indonesia Kaya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pementasan Fragmen Musikal Payung Fantasi oleh 15 jurnalis dalam rangkaian perayaan HUT ke-13 Galeri Indonesia Kaya.
  • Who?
    Sebanyak 15 jurnalis dari berbagai media, bersama enam peserta program Intensif Musikal Budaya.
  • Where?
    Di panggung Galeri Indonesia Kaya.
  • When?
    Sabtu, 17 Oktober 2026.
  • Why?
    Untuk merayakan ulang tahun ke-13 Galeri Indonesia Kaya.
  • How?
    Pementasan berdurasi 60 menit disiapkan melalui 12 kali pertemuan intensif bersama Pasha Prakasa, Dani Dumadi, dan Hazim Suhadi, serta digelar dalam dua sesi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sebanyak 15 jurnalis bermain teater musikal di Galeri Indonesia Kaya. Mereka bercerita tentang Ismail Marzuki dan menyanyikan lagu-lagunya. Sebelumnya, mereka berlatih 12 kali bersama sutradara, penata vokal, dan pianis. Mereka juga tampil bersama enam anak muda seni. Pertunjukan ini dibuat untuk merayakan ulang tahun GIK ke-13.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pementasan ini mempertemukan jurnalis dan talenta muda seni dalam satu panggung. Proses latihan bersama profesional membantu para jurnalis mencoba menyanyi, menari, dan berakting, sementara kolaborasi tersebut membuat seni pertunjukan Indonesia terasa lebih dekat bagi penonton lintas generasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Wah, seru banget ya, Ma! Biasanya para jurnalis sibuk di balik layar meliput berbagai berita hits, tapi kali ini mereka justru unjuk gigi langsung di atas panggung seni pertunjukan.

Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-13 Galeri Indonesia Kaya (GIK), sebanyak 15 jurnalis dari berbagai media ternama berganti peran menjadi pemain teater musikal lewat pementasan Fragmen Musikal Payung Fantasi pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Berikut ini Popmama.com mengajak Mama melihat keseruan dan fakta menarik di balik pementasan Musikal Jurnalis yang mengagumkan ini.

Yuk, simak 3 informasi menariknya berikut ini, Ma!

Ketika Jurnalis Naik Panggung dan Menghidupkan Karya Legendaris Ismail Marzuki

Popmama.com/Onic Metheany

Mama tentu sudah tidak asing lagi dengan karya-karya legendaris maestro musik Indonesia, Ismail Marzuki.

Nah, pada pertunjukan berdurasi 60 menit ini, para jurnalis membawakan kisah perjalanan hidup sang maestro, mulai dari kisah cintanya dengan Eulis hingga perjuangannya menyuarakan semangat kemerdekaan lewat lagu-lagu ikonik.

Para jurnalis yang terlibat berasal dari 15 media ternama lintas portal berita, lifestyle, hingga parenting seperti Cantika.com, CNNIndonesia.com, Fimela.com, Fortune Indonesia, JPNN.com, Kompas.com, kumparanWOMAN, Medcom.id, Nakita.grid.id, Puanpertiwi.com, Suaramerdeka.com, TFR News, VOI.id, VOLIX, hingga Zetizens.id.

"Selama 13 tahun perjalanan Galeri Indonesia Kaya, kami terus berupaya tumbuh bersama Indonesia dengan membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal, menikmati, dan merayakan keberagaman budaya Tanah Air. Kami bersyukur dapat berjalan bersama rekan-rekan jurnalis yang selama ini menjadi bagian penting dalam menyebarkan cerita tentang seni dan budaya Indonesia kepada masyarakat luas. Melalui Musikal Jurnalis, kami ingin mengajak rekan-rekan jurnalis untuk merasakan pengalaman baru di atas panggung. Jika selama ini mereka berperan di balik layar untuk meliput dan menceritakan sebuah pertunjukan, kali ini mereka berkesempatan menjadi bagian langsung dari proses kreatifnya. Kami berharap pengalaman ini tidak hanya menjadi kenangan yang menyenangkan, tetapi juga menumbuhkan kedekatan dan apresiasi yang lebih besar terhadap seni pertunjukan Indonesia, ” ujar Renitasari Adrian, Program Director Galeri Indonesia Kaya.

Proses Latihan Intensif Bersama Profesional Seni Musikal

Dok. Galeri Indonesia Kaya

Di balik penampilan yang memukau di panggung Galeri Indonesia Kaya, ternyata ada proses latihan ketat yang dijalani para jurnalis lho, Ma.

Selama 12 kali pertemuan intensif, mereka digembleng langsung oleh Pasha Prakasa (Sutradara Teater Serial Musikal Payung Fantasi di YouTube Indonesia Kaya), didampingi Dani Dumadi sebagai Penata Vokal, serta Hazim Suhadi sebagai Pianis.

Meskipun menyanyi, menari, dan berakting adalah hal baru bagi mayoritas wartawan, kedisiplinan dan semangat belajar mereka patut diacungi jempol.

Pasha Prakasa mengaku sangat bangga melihat perkembangan pesat para jurnalis dari berbagai meja redaksi ini yang begitu terbuka mencoba hal baru hingga mampu mengeksplorasi karakter dengan sangat baik di atas panggung.

Kolaborasi Spesial yang Menginspirasi dan Menghibur

Popmama.com/Onic Metheany

Tak hanya tampil sendiri, pementasan Musikal Jurnalis ini juga makin hangat karena melibatkan enam peserta program Intensif Musikal Budaya.

Kolaborasi antara rekan-rekan jurnalis dengan para talenta muda seni ini membuktikan bahwa seni mampu menyatukan siapa saja untuk saling belajar, bertumbuh, dan menginspirasi dalam satu panggung yang sama.

Fragmen Musikal Payung Fantasi oleh Musikal Jurnalis membawakan enam lagu yang sarat makna, terdiri dari lima karya Ismail Marzuki, yakni Payung Fantasi, Pasar Gambir, Dari Mana Datangnya Asmara, Halo-Halo Bandung, dan Indonesia Pusaka, serta lagu orisinal Serial Musikal Payung Fantasi berjudul Matahari Terbit karya Ivan Tangkulung.

Melalui rangkaian lagu yang akrab di telinga lintas generasi, pertunjukan ini mengajak penonton menyelami kembali karya-karya Ismail Marzuki sekaligus melihat bagaimana musik menjadi bagian dari perjalanan sejarah, menyimpan cerita sebuah zaman, dan menumbuhkan semangat kebangsaan.

Keren banget ya, Ma! Mengapresiasi seni budaya ternyata bisa dilakukan dengan cara yang sangat seru dan kreatif. Semoga kisah inspiratif para jurnalis ini bisa memotivasi Mama dan si Kecil untuk terus mencintai serta melestarikan kekayaan seni budaya Indonesia, ya!

Dari lagu-lagu Ismail Marzuki di atas, mana nih yang paling sering Mama nyanyikan bareng keluarga di rumah?

Curated For You

Editorial Team

Related Article