Tetap Sehat, Ikuti Tips KPAI Mengasuh Anak di Era Pandemi Covid-19

BIsa meningkatkan relasi antara orangtua dan anak

2 April 2020

Tetap Sehat, Ikuti Tips KPAI Mengasuh Anak Era Pandemi Covid-19
Freepik

Bekerja, belajar, dan beribadah di rumah merupakan salah satu upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah terkait penyebaran virus corona atau Covid-19. Demi menjaga diri dan keluarga, sudah seharusnya orangtua mengajak anak untuk belajar, beraktivitas, dan beribadah dari rumah sebagai upaya memerangi Covid-19.

Keberadaan anak dengan orangtua di rumah dalam situasi ini tentunya berdampak pada pola kehidupan baik anak maupun orangtua. KPAI menilai bahwa momentum kebersamaan anak dan orangtua saat ini menjadi momentum berharga kebersamaan mereka.

Hal ini karena jarang-jarang waktu dihabiskan bersama seluruh anggota keluarga.

Dalam situasi seperti ini, orangtua bisa memanfaatkan momen kebersamaan ini menjadi proses berharga untuk menguatkan kembali relasi antara orangtua dengan anak.

Berikut ini Popmama.com merangkum bagaimana orangtua mengasuh anak-anaknya di era pandemi Covid-19.

1. Menyimbangi urusan pekerjaan dan anak

1. Menyimbangi urusan pekerjaan anak
parents.com
mom talk with daughter

Meski tetap bekerja dari rumah, saat ini orangtua bisa memberikan asisten full pada anak. Mama dan Papa bisa menjalankan perannya sebagai pekerja sekaligus orangtua bagi anak-anak.

Jika biasanya aktivitas keluarga dilakukan secara terpecah, baik di kantor, sekolah, rumah ibadah, hingga lingkungan sekitar, saat ini Mama dan Papa bisa melakukannya secara bersamaan di rumah. 

Selain memberikan asistensi full pada anak, orangtua juga menyediakan ful logistik seperti makanan yang sehat dan bergizi seimbang untuk anggota keluarga. Peran orangtua saat ini diharapkan dapat menyeimbangi urusan pekerjaan, mendampingi anak, dan mengkondisikan rumah dan logistiknya.

Editors' Picks

2. Menguatkan komunikasi dengan anak

2. Menguatkan komunikasi anak
Freepik

Meski segala kegiatan saat ini harus dilakukan di dalam rumah, kita bisa mengambil sisi positifnya yaitu dapat menjalin relasi yang lebih kuat antara orangtua dan anak.

Momen kebersamaan ini penting disadari orangtua sebagai wadah untuk menguatkan kembali komunikasi dengan anak secara terbuka.

Jika biasanya waktu untuk berkumpul dengan anak dirasa kurang, momen seperti ini bisa Mama dan Papa jadikan sebagai komunikasi dengan mereka seperti menjadi pendengar yang baik, melatih anak-anak pada ketrampilan dasar mengurus diri dan pekerjaan rumah sehari-hari, serta mendampingi anak-anak dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah.

Anak-anak dengan sifat mudah bosannya tentu membuat orangtua harus lebih sabar mendengarkan dan memberi masukan pada mereka.

Dengan komunikasi yang baik, maka anak juga akan merasa lebih nyaman untuk tetap berada di rumah.

3. Mendampingi anak dalam pembelajaran jarak jauh

3. Mendampingi anak dalam pembelajaran jarak jauh
Freepik/pressfoto

Melakukan pekerjaan di rumah mungkin bisa dilakukan bagi para orangtua, tetapi belajar di rumah bagi mungkin sebuah hal baru bagi kebanyakan anak-anak.

Oleh karena itu orangtua harus mendampingi anak dalam pelajaran jauh ini.

Anak-anak yang Sekolah Dasar lebih banyak memerlukan pendampingan secara teknis, dan bagi yang SMP dan SMA, orang tua lebih membantu mereka mengatur jadwal harian mereka.

Selain itu, orangtua juga harus membicarakan penggunaan media digital secara baik dan benar.

Berikan aturan agar ada jarak antara belajar dan bermain, orangtua harus mengajarkan penggunaan media digital secara baik dan benar untuk mendukung proses pembelajaran jarak jauh agar bisa anak tidak terlalu kecanduan dengan bermain game di media digital.

Selain hal baru bagi anak, ini juga menjadi tantangan sendiri bagi orangtua dalam mendampingi pembelajaran jarak jauh.

Oleh karenanya, Mama dan Papa bisa berkomunikasi dengan guru mereka agar tugas-tugasnya disesuaikan kondisi daerah, lingkungan, dan kemampuan orang tua.

4. Mengajarkan pola hidup bersih dan sehat

4. Mengajarkan pola hidup bersih sehat
Freepik/prostooleh

Terkait pandemi Covid-19. orangtua bisa mengajarkan pola hidup bersih pada anak-anak. Mulai dari membiasakan diri mencuci tangan dengan benar, mengganti dan mandi setelah bepergian, serta etika batuk dan bersin dengan cara yang benar.

Mama dan Papa juga bisa mengajarkan anak untuk membiasakan pola makan sehat dan gizi seimbang juga bagian dari menjaga kesehatan.

Tak lupa melengkapinya dengan olahraga ringan dan berjemur tanpa harus bereksplorasi di luar juga penting  dilakukan anak-anak.

Selain itu, perlu juga menjelaskan sesuai usia anak terkait kondisi pandemi Covid-19 agar anak merasa tenang dan menjauhi kepanikan. Buatlah pola hidup sehat dengan senyaman mungkin untuk seluruh anggota keluarga.

5. Berpikir kreatif untuk menjaga kondisi rumah tetap kondusif

5. Berpikir kreatif menjaga kondisi rumah tetap kondusif
Dok. KPAI

Orangtua harus bisa berpikir kreatif agar anak merasa nyaman di rumah, dan membuat rumah menjadi tetap kondusif dalam situasi seperti ini.

Orangtua bisa melibatkan anak pada pekerjaan rumah tangga sesuai umurnya, ini bisa dijadikan momen tepat untuk mengajarkan mereka pada seluruh pekerjaan rumah secara lebih mandiri sesuai usianya.

Mama dan Papa bisa mengajak anak-anak belajar memasak, membersihkan rumah, berkebun, dan beberes rumah adalah proses belajar bagi anak-anak.

Dengan ide kreatif lainnya, ini bisa membuat aktivitas yang menyenangkan dan beragam bagi anak-anak.

KPAI juga menilai bahwa Mama dan Papa perlu saling dukung membersamai dan mendampingi anak serta melakukan pekerjaan kantor dan rumah secara bersamaan.

Kebersamaan dan kekompakan inilah yang akan memberi efek positif bagi kenyamanan dan keceriaan anak-anak di rumah selama pandemi Covid-19.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.