Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pagelaran Sabang Merauke 2026 ‘Hikayat Srikandi Nusantara’ Angkat Isu Perempuan
Ratusan penari di Pagelaran Sabang Merauke 2026 ‘Hikayat Srikandi Nusantara’ (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)
  • Pagelaran Sabang Merauke 2026 bertema “Hikayat Srikandi Nusantara” mengangkat peran, keberanian, dan ketangguhan perempuan melalui perjalanan budaya Nusantara.

  • Raisa sebagai Srikandi yang memimpin perang, sementara Yura Yunita, Mirabeth Sonia, Christine Tambunan, dan Pradnya Larasari memerankan tokoh perempuan ikonik.

  • Digelar 21–23 Agustus 2026 di Indonesia Arena Jakarta, pertunjukan melibatkan sekitar 1.700 pelaku seni, 387 penari, 117 koreografi, dan lebih dari 1.500 kostum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pagelaran Sabang Merauke 2026 “Hikayat Srikandi Nusantara” menampilkan pertunjukan budaya Nusantara sekaligus mengangkat keberanian, ketangguhan, dan peran perempuan dalam peradaban serta pelestarian budaya.
  • Who?
    Raisa sebagai Srikandi, Yura Yunita sebagai Mahadewi, Christine Tambunan sebagai Dayang Sumbi, Mirabeth Sonia sebagai Mandeh Rubayah, Pradnya Larasari sebagai Calon Arang, serta sekitar 1.700 pelaku seni dan tim produksi terlibat.
  • Where?
    Pertunjukan berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.
  • When?
    Pagelaran berlangsung pada 21–23 Agustus 2026. Penayangan perdana dan konferensi pers berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026.
  • Why?
    Pagelaran menghadirkan ruang untuk menyuarakan isu perempuan, di tengah laporan Komnas Perempuan mengenai 376.529 kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan sepanjang 2025.
  • How?
    Cerita disajikan melalui tokoh-tokoh hikayat Nusantara, nyanyian, akting, tari, 117 koreografi, atraksi sling, naga berkepala tiga, 387 penari, serta lebih dari 1.500 kostum tradisional, kontemporer, dan etnik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pagelaran Sabang Merauke 2026 di Jakarta bercerita tentang Srikandi dan perempuan hebat Nusantara. Raisa jadi Srikandi dan menyanyi lagu “Cahaya Hati”. Yura Yunita jadi Mahadewi dan terbang di panggung. Ada 387 penari dan banyak baju tradisional. Pertunjukan ini mengajak perempuan berani bersuara dan menjaga budaya Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Melalui Hikayat Srikandi Nusantara, Pagelaran Sabang Merauke memberi ruang artistik bagi keberanian dan suara perempuan sambil menempatkan mereka sebagai pilar peradaban serta penjaga budaya. Keterlibatan ratusan penari, ribuan pelaku seni, dan ragam kostum memperlihatkan bahwa pesan tersebut dibangun bersama dalam perayaan budaya yang luas dan hidup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pagelaran Sabang Merauke setiap tahunnya menyajikan pertunjukan ala broadway yang megah dan kaya akan budaya Nusantara. Pada tahun 2026 ini, konsep Hikayat Srikandi Nusantara yang mengantarkan para penonton melihat budaya dengan perspektif yang berbeda.

Bukan hanya menyajikan pertunjukan budaya dari Sabang sampai Merauke yang memukau, setiap penampilan menyisipkan pesan bagaimana perempuan berperan dalam peradaban. Ada penyanyi Raisa, Yura Yunita, Mirabeth Sonia, hingga ratusan penari dari seluruh Indonesia yang menampilkan hikayat dengan atraksi yang memukau.

Sepanjang tahun 2025, Komnas Perempuan melaporkan 376.529 kasus Kekerasan Berbasis Gender terhadap Perempuan, meningkat 14,07% dari tahun sebelumnya. Penampilan ini hadir menjadi ruang untuk mengumpulkan keberanian para perempuan untuk berani dan bersuara.

Simak informasi selengkapnya seputar Pagelaran Sabang Merauke 2026 ‘Hikayat Srikandi Nusantara’ angkat isu perempuan yang telah Popmama.com ulas berikut ini!

Sisipkan Berbagai Pesan dengan Mengangkat Isu Perempuan

Pagelaran Sabang Merauke 2026 dengan tema Hikayat Srikandi Nusantara (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)

Berbeda dengan rangkaian pertunjukan sebelumnya, Pagelaran Sabang Merauke 2026 angkat Hikayat Srikandi Nusantara sebagai satu perjalanan cerita. Tidak hanya fokus pada perjalanan budaya dari Sabang sampai Merauke, pertunjukan juga mengangkat isu perempuan di dalamnya lewat karakter Srikandi yang mengumpulkan pasukan. 

Selain dewi Srikandi yang diperankan Raisa, pagelaran ini juga menghadirkan beberapa tokoh perempuan ikonik dalam hikayat Nusantara, mulai dari Mahadewi (diperankan oleh Yura Yunita), Dayang Sumbi (diperankan oleh Christine Tambunan), Mandeh Rubayah (diperankan oleh Mirabeth Sonia), hingga Calon Arang (diperankan oleh Pradnya Larasari).

Lewat drama yang ditampilkan, pagelaran ini menyuarakan isu kekerasan terhadap perempuan yang masih banyak terjadi. Pagelaran juga memperlihatkan nilai-nilai keberanian, ketangguhan, dan peran sentral perempuan sebagai pilar peradaban serta penjaga budaya Nusantara.

Jadi Srikandi, Raisa Juga Nyanyikan Lagu Khusus ‘Cahaya Hati’

Raisa sebagai Srikandi di Pagelaran Sabang Merauke 2026 (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)

Dipilih memainkan karakter Srikandi, Raisa tampilkan pertunjukan yang berbeda dari penampilannya sehari-hari. Di samping menyanyi, Raisa juga harus berakting, memainkan blocking, bahkan ikut masuk dalam berbagai elemen gerak dan tari.

“Aku sangat bahagia bukan sekadar aku berada di pagelaran sabang merauke yang begitu kaya ini, tapi aku bangga karena bisa menyampaikan message yang begitu penting, terutama di keadaan Indonesia saat ini,” kata Raisa dalam konferensi pers usai premiere show di Indonesia Arena Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Menjadi dewi perang, Raisa membawa pesan perempuan yang begitu penting dan mendalam. Perjalanan karakter Raisa juga membawa konteks baru lagu ‘Cahaya Hati’ yang dinyanyikan khusus olehnya sebagai bagian dari Hikayat Srikandi Nusantara.

”Negeri ini adalah milik anak bangsa. Kebudayaan seindah dan sekaya ini hanya Indonesia yang punya. Maka tugas kitalah untuk melestarikannya, dan perempuan sebagai Srikandi-Srikandi Indonesia wajib berada di barisan terdepan untuk peradaban,” tutur Raisa dalam monolog penampilannya.

Atraksi Yura Yunita sebagai Mahadewi Kembali Kejutkan Penonton

Yura Yunita sebagai Mahadewi di Pagelaran Sabang Merauke 2026 ‘Hikayat Srikandi Nusantara’ (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)

Masuk tahun ketiga bergabung dengan Pagelaran Sabang Merauke, Yura Yunita selalu mendapat tantangan aksi panggung yang cukup ekstrem. Memerankan tokoh Mahadewi, skala penampilannya di tahun ini semakin meningkat dengan terbang menggunakan sling hingga naik di atas naga berkepala tiga yang sangat besar.

”Tahun ini dikasih challenge yang lebih wow lagi why not? Karena aku suka tantangan dan selalu ingin memberi yang terbaik di setiap penampilan,” ungkap Yura Yunita soal penampilannya sebagai Mahadewi yang penuh atraksi, Jumat (21/8/2026).

Dalam waktu sepersekian detik, Yura harus terbang dari bawah hingga langit-langit Indonesia Arena, kemudian harus ke belakang panggung lagi untuk bersiap naik di atas naga. Yura mengungkapkan penampilan tersebut harus dikejar dengan naik motor di tengah acara, dan ini merupakan kali pertamanya. 

Scene Mahadewi kali ini adalah part yang paling menantang untuk seluruh tim menurut aku,” tambah Yura.

Skala Makin Besar, Libatkan Ribuan Pelaku Seni dan Kreatif

Para penonton diajak ikut berjoget di Pagelaran Sabang Merauke 2026 (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)

Setelah lima tahun hadir, Pagelaran Sabang Merauke telah digelar di tujuh tempat berbeda yang terus berkembang setiap tahunnya. Pertunjukan ini berawal dari pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta hingga akhirnya di skala arena terbesar Indonesia. 

“Secara jumlah, penarinya bertambah dari tahun lalu sekitar 350 sekian, sekarang menjadi 387 dan nomor koreografi tahun lalu sekitar 70 sekian, sekarang 117 koreografi yang harus kita kerjakan bersama tim,” kata Sandhidea Cahyo, koreografer utama Pagelaran Sabang Merauke, Jumat (21/8/2026).

Pagelaran yang semakin mewah dan besar melibatkan semakin banyak kepala di dalamnya. Tahun 2026 ini, terdapat sekitar 1.700 pelaku seni, kreatif, dan tim produksi, serta lebih dari 1.500 kostum tradisional, kontemporer, dan etnik Nusantara. 

Pesan yang disampaikan dalam Pagelaran Sbanag Merauke mengingatkan untuk menjadi versi terbaik diri juga berarti tetap mengenal, merawat, dan hidup bersama budaya yang membentuk identitas seseorang. 

Itu dia penjelasan mengenai Pagelaran Sabang Merauke 2026 ‘Hikayat Srikandi Nusantara’ angkat isu perempuan yang berlangsung pada 21 - 23 Agustus 2026 di Indonesia Arena, Jakarta.

Seluruh pertunjukan ini sangat memukau dan membanggakan, menunjukkan budaya Indonesia yang begitu kaya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article