Terakhir, perbedaan yang paling penting buat masakan Mama! Shrimp cenderung memiliki tekstur daging yang lebih lembut dan rasa gurih yang ringan, sehingga sangat cocok untuk masakan yang tidak membutuhkan waktu masak lama.
Prawn biasanya memiliki ukuran daging yang lebih berisi dan rasa yang sedikit lebih manis daripada shrimp. Karena teksturnya yang agak lebih padat, prawn sangat nikmat jika diolah dengan cara dibakar atau dipanggang dengan bumbu meresap.
Lobster adalah primadona dalam hal kemewahan rasa. Dagingnya sangat tebal, kenyal, dan memiliki rasa manis yang khas serta aroma laut yang kuat. Daging lobster paling banyak terdapat pada bagian ekor dan capitnya, yang sering kali menjadi bagian favorit di restoran mewah.
Nah, itu dia 6 perbedaan mendasar antara shrimp, prawn, dan lobster yang perlu Mama ketahui.
Sekarang Mama tidak perlu bingung lagi membedakan ketiganya saat berbelanja di pasar atau memesan menu favorit di restoran seafood.
Kenapa di Indonesia semuanya disebut udang? | Karena dalam penggunaan umum, masyarakat Indonesia tidak membedakan klasifikasi ilmiah seafood kecil. |
Apakah lobster termasuk udang juga? | Secara umum lobster masih satu kelompok besar dengan udang (krustasea), tetapi bukan jenis udang konsumsi biasa. Lobster punya tubuh jauh lebih besar, capit besar, dan hidup di dasar laut. |
Mana yang paling mahal di antara ketiganya? | Biasanya lobster paling mahal karena ukurannya besar, dagingnya tebal, dan dianggap seafood premium. |