Di tengah pandemi Covid-19, pasti ada kalanya bosan dan membutuhkan liburan ketika di rumah saja.
Namun, Mama tidak boleh langsung beraktivias seperti biasa setelah traveling di tengah pandemi.
Mengapa? Karena Mama harus melakukan langkah-langkah terlebih dahulu memastikan apakah sudah aman dari Covid-19 atau tidak.
Inilah beberapa tips yang bisa Mama lakukan setelah melakukan traveling di tengah pandemi:
Lakukan tes Covid-19 sebelum dan setelah traveling di tengah pandemi. Test tersebut bisa PCR atau Swab Antigen. Namun, lebih baik swab test karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi untuk mendiagnosis Covid-19.
Jika sudah dites, tetap lakukan isolasi mandiri baik untuk hasil yang negatif atau positif Covid-19. Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga agar tidak menjadi pengantar Covid-19. Dlansir dari cdc.gov, jika kamu tidak dites, maka tetap di rumah dan karantina sendiri selama 10 hari setelah perjalanan. Hindari berada di sekitar orang-orang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah selama 14 hari, baik kamu melakukan tes atau tidak. Memantau sendiri gejala Covid-19, seperti suhu tubuh di atas 37 derajat celcius, hilangnya perasa dan indera penciuman, dan gejala Covid-19 lainnya. Jika merasakan gejala Covid-19, segera pergi ke layanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti mencuci tangan, mengganti masker yang sudah digunakan, dan segera mandi agar terhindar dari virus Covid-19 yang menempel pada tubuh Mama dan keluarga.
Perlu untuk mengkonsumsi vitamin agar memiliki imun tubuh yang kuat untuk melawan Covid-19.
Inilah beberapa fakta mengenai BCL yang sedang positif Covid-19. Jangan lupa untuk menerapkan tips yang sudah Popmama.com berikan agar Mama bisa terhindar dari Covid-19 setelah melakukan perjalanan saat berlibur ya, agar hal-hal yang tidak diinginkan tak terjadi.