7 Tips Menyimpan Sepatu di Musim Hujan, Gunakan Silica Gel

- Sepatu wajib dikeringkan dengan baik sebelum disimpan agar tidak berjamur.
- Penyimpanan tertutup dan penggunaan silica gel sangat efektif menjaga sepatu tetap kering.
- Perawatan rutin membuat sepatu lebih awet, bebas bau, dan nyaman dipakai selama musim hujan.
Saat musim hujan tiba, perawatan sepatu perlu perhatian ekstra. Cuaca lembap membuat sepatu lebih mudah basah, berjamur, hingga berbau tidak sedap. Material seperti kulit, suede, dan kanvas juga lebih rentan rusak jika terlalu sering terkena air hujan.
Karena itu, Mama perlu menerapkan cara penyimpanan yang tepat agar sepatu tetap awet, bersih, dan nyaman dipakai. Dengan langkah sederhana, sepatu bisa tetap terjaga kualitasnya meski cuaca tak menentu.
Nah, dalam artikel ini Popmama.com telah merangkum beberapa tips menyimpan sepatu di musim hujan.
Yuk Ma, disimak!
Deretan Tips Menyimpan Sepatu di Musim Hujan
1. Pastikan sepatu benar benar kering sebelum disimpan

Mengeringkan sepatu menjadi langkah paling penting selama musim hujan. Sepatu yang masih basah atau lembap akan menjadi tempat sempurna bagi jamur untuk berkembang. Mama bisa mengeringkannya dengan meletakkan sepatu di area yang memiliki sirkulasi udara lancar.
Hindari menjemurnya langsung di bawah matahari cukup lama agar material sepatu tidak mudah retak atau memudar. Untuk mempercepat proses pengeringan, Mama bisa memasukkan tisu atau kertas koran ke dalam sepatu agar kelembapannya terserap lebih cepat.
Pastikan sepatu benar benar kering sebelum dimasukkan ke rak, ya.
2. Gunakan silica gel atau penyerap lembap

Silica gel merupakan penyelamat ketika cuaca lembap. Benda kecil ini mampu menyerap air dari udara sekitar dan mencegah sepatu menjadi lembap. Mama dapat meletakkannya di dalam sepatu atau menaruhnya di setiap sudut rak penyimpanan.
Untuk sepatu berbahan kulit, penggunaan silica gel sangat dianjurkan karena material tersebut paling rentan berjamur. Bila tidak memiliki silica gel, Mama bisa menggantinya dengan arang atau penyerap bau alami yang juga dapat menyerap kelembapan.
3. Simpan di rak tertutup agar terlindungi dari udara lembap

Penyimpanan sepatu di rak tertutup membantu melindungi material sepatu dari udara lembap yang sering muncul pada malam atau pagi hari. Rak tertutup juga menghindarkan sepatu dari debu dan kotoran yang bisa menempel tanpa disadari.
Bila Mama menggunakan rak terbuka, menambahkan tirai atau penutup sederhana sudah cukup membantu menjaga sepatu tetap kering. Dengan penyimpanan yang terlindungi, sepatu tidak mudah berbau dan materialnya lebih awet meski cuaca sedang tidak menentu.
4. Lap alas sepatu sebelum masuk rak

Alas sepatu termasuk bagian yang paling mudah kotor, terutama ketika Mama atau keluarga pulang dalam kondisi hujan. Lumpur, debu, dan air kotor bisa menempel di bagian sol. Jika sepatu langsung dimasukkan ke rak tanpa dibersihkan, kotoran itu dapat mengering dan mengganggu kebersihan sepatu lainnya.
Untuk itu, pastikan Mama mengelap bagian alas sepatu dengan kain kering atau tisu terlebih dahulu. Kebiasaan ini membantu menjaga rak tetap bersih, rapi, serta mencegah bau tidak sedap yang biasanya berasal dari kotoran yang menumpuk.
5. Jangan menumpuk sepatu yang baru dipakai

Sepatu yang baru dipakai biasanya masih mengandung keringat atau sedikit kelembapan, terutama bila digunakan saat hujan. Menumpuknya dengan sepatu lain justru membuat udara tidak bisa mengalir dan mempercepat timbulnya bau apek.
Biarkan sepatu beristirahat terlebih dahulu selama beberapa jam sebelum kembali disusun di rak. Mama dapat meletakkannya di dekat jendela atau tempat terbuka agar sisa kelembapannya hilang. Dengan cara ini, sepatu Mama tetap segar dan tidak mudah berjamur.
6. Gunakan shoe tree untuk menjaga bentuk sepatu

Shoe tree sangat bermanfaat untuk mempertahankan bentuk sepatu, terutama sepatu berbahan kulit yang mudah mengerut atau berubah bentuk jika sering terkena air hujan. Alat ini membantu menyerap sedikit kelembapan dari bagian dalam sepatu sekaligus menjaga struktur sepatu agar tetap rapi.
Selain itu, penggunaan shoe tree juga membantu mengurangi bau karena bagian dalam sepatu menjadi lebih kering. Mama tidak perlu menggunakannya setiap hari, tetapi memasangnya setelah sepatu dipakai di cuaca hujan bisa membuat sepatu jauh lebih awet.
7. Bersihkan sepatu secara rutin selama musim hujan

Musim hujan membuat sepatu lebih cepat kotor, sehingga perawatan rutin menjadi sangat penting. Bersihkan bagian luar sepatu dengan kain lembap atau sikat halus agar kotoran tidak menumpuk dan merusak material.
Untuk bagian dalamnya, Mama bisa menjemur sebentar di tempat yang teduh atau menggunakan spray antibakteri agar sepatu tetap higienis. Dengan membersihkannya secara berkala, sepatu Mama akan terlihat lebih terawat, tahan lama, dan selalu siap digunakan kapan saja.
Itulah beberapa tips menyimpan sepatu di musim hujan. Merawat sepatu di musim hujan memang membutuhkan perhatian ekstra, tetapi langkah langkah sederhana di atas bisa membuat sepatu Mama tetap awet dan bebas masalah.
Kuncinya adalah memastikan sepatu selalu kering, bersih, dan disimpan di tempat yang tepat. Semoga tips ini membantu Mama menjaga koleksi sepatu tetap dalam kondisi terbaik sepanjang musim hujan.
FAQ Penyimpanan Sepatu di Musim Hujan
| Apakah sepatu boleh dikeringkan dengan hair dryer? | Boleh, tetapi gunakan suhu rendah agar material sepatu tidak cepat rusak. |
| Mengapa sepatu mudah bau saat musim hujan? | Dikarenakan udara lembap membuat bakteri berkembang lebih cepat di bagian dalam sepatu. |
| Apakah ada bahan alami untuk menyerap bau pada sepatu? | Ada, Mama bisa menggunakan baking soda atau arang aktif sebagai penyerap bau dan kelembapan. |



















