Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Profil dan Biodata Alvin Tedjo, Wali Kota di Kanada Keturunan Indonesia
alvintedjo.ca
  • Alvin Tedjo, 43 tahun, memenangkan pemilihan Wali Kota Mississauga pada 26 Oktober 2026 dengan 74.479 suara, mengungguli petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie.

  • Berasal dari keluarga keturunan Tionghoa-Indonesia yang pindah ke Kanada saat ia berusia empat tahun, Tedjo tumbuh, bersekolah, dan memulai karier politik di Mississauga.

  • Alumnus Queen's University dan Harvard ini menjadi anggota Dewan Kota sejak 2022; setelah kalah pada pemilihan 2024, ia dijadwalkan mulai menjabat wali kota pada 15 November 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Alvin Tedjo menang jadi wali kota Mississauga di Kanada. Ia dapat suara paling banyak, yaitu 74.479 suara. Alvin berumur 43 tahun dan keluarganya keturunan Tionghoa-Indonesia. Ia pindah ke Kanada saat masih kecil. Dulu ia anggota dewan kota. Hasilnya masih sementara, dan Alvin akan mulai bekerja pada 15 November 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Alvin Tedjo terpilih sebagai wali kota Mississauga, Ontario, Kanada, dalam pemilihan pada Senin (26/10/2026) waktu setempat. 

Politikus berusia 43 tahun itu meraih suara terbanyak dalam persaingan melawan wali kota petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie.

Berdasarkan hasil sementara yang diumumkan Pemerintah Kota Mississauga, Tedjo memperoleh 74.479 suara. 

Parrish menempati posisi kedua dengan 51.853 suara, sedangkan Crombie meraih 43.191 suara. Hasil tersebut masih berstatus sementara hingga disahkan oleh panitera kota.

Kemenangan Tedjo menarik perhatian, termasuk di Indonesia, karena ia berasal dari keluarga keturunan Tionghoa-Indonesia yang pindah ke Kanada saat dirinya masih kecil.

Mississauga bukan sekadar tempat tinggal bagi Tedjo, melainkan juga kota tempat ia tumbuh, menempuh pendidikan, dan memulai perjalanan politiknya.

Lantas, seperti apa profil Alvin Tedjo dan perjalanan kariernya? Berikut Popmama.com sajikan informasi lengkapnya di bawah!

Biodata Alvin Tedjo

torontolife.com
  • Nama lengkap: Alvin Tedjo

  • Tempat tinggal: Mississauga, Ontario, Kanada

  • Usia: 43 tahun

  • Latar belakang keluarga: Keturunan Tionghoa-Indonesia

  • Pendidikan: Queen's University (Sarjana jurusan Ilmu Politik) dan Harvard University (Master Desain Media Digital)

  • Pekerjaan: Politikus

  • Jabatan: Wali kota terpilih Mississauga, Kanada

  • Pengalaman politik: Anggota Dewan Kota Mississauga sejak 2022

  • Wilayah yang pernah diwakili: Ward 2, meliputi Clarkson dan Lorne Park

  • Tanggal terpilih sebagai wali kota: 26 Oktober 2026

  • Mulai menjabat: Dijadwalkan 15 November 2026

  • Instagram: @alvintedjo

Nah, itu dia biodata Alvin Tedjo yang bisa memberi gambaran singkat tentangnya. Selanjutnya, yuk intip fakta menarik seputar dirinya di bawah ini!

1. Berasal dari keluarga imigran Indonesia

unsplash.com/sebastiaan stam

Alvin Tedjo berasal dari keluarga keturunan Tionghoa-Indonesia yang pindah ke Kanada pada 1970-an. Ia berusia empat tahun ketika orang tuanya menetap di Mississauga untuk membangun kehidupan yang lebih baik bagi keluarga mereka.

Latar belakang keluarganya sebagai imigran turut membentuk pemahamannya tentang tantangan yang dihadapi para pendatang. 

Dalam profil di situs kampanyenya, Tedjo menceritakan harapan orang tuanya untuk memberikan masa depan yang lebih cerah bagi keluarga mereka setelah pindah ke Kanada.

2. Mengenal politik sejak masa sekolah

Pexels.com/cottonbro studio

Tedjo menghabiskan masa kecilnya di pusat kota Mississauga, bahkan tinggal di lingkungan yang memungkinkan dirinya melihat gedung balai kota. Kedekatannya dengan pusat pemerintahan kota menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebelum terjun ke politik lokal.

Minatnya terhadap kegiatan masyarakat sudah terlihat sejak sekolah menengah atas. Ia pernah menjabat sebagai ketua organisasi siswa dan bergabung dengan komite penasihat pemuda untuk wali kota. 

Pada 1998, Tedjo juga menerima penghargaan Young Citizen of the Year atau Warga Muda Terbaik Tahun Ini di Mississauga. Wali kota saat itu, Hazel McCallion, disebut pernah mendorongnya untuk terjun ke dunia politik.

3. Menempuh pendidikan di Queen's University dan Harvard

harvard.edu

Tedjo menempuh pendidikan tinggi di Queen's University, Kingston, Ontario, dengan mempelajari ilmu politik dan memperoleh Sertifikat Studi Internasional. 

Ia kemudian meraih gelar magister Desain Media Digital dari Harvard University serta sertifikat pascasarjana di bidang Desain dan Teknologi Pembelajaran.

Sebelum berkarier di pemerintahan kota, Tedjo memiliki pengalaman di bidang pendidikan tinggi, hubungan pemerintahan, strategi, dan komunikasi. 

Ia pernah bekerja di Pemerintah Provinsi Ontario dan Sheridan College, kemudian menangani strategi dan komunikasi di Toronto Metropolitan University.

4. Terpilih sebagai wali kota setelah dua kali mencalonkan diri

freepik.com/ededchechine

Tedjo terpilih sebagai anggota Dewan Kota Mississauga pada 2022 untuk mewakili Ward 2, yang mencakup kawasan Clarkson dan Lorne Park. 

Selama menjabat, ia terlibat dalam sejumlah komite kota dan regional serta menangani berbagai persoalan masyarakat.

Pada pemilihan wali kota 2024, Tedjo berada di posisi kedua di bawah Carolyn Parrish. Ia kembali mencalonkan diri pada 2026 dengan menghadapi Parrish sebagai petahana dan Bonnie Crombie, mantan wali kota Mississauga. 

Kali ini, Tedjo meraih 74.479 suara berdasarkan hasil sementara pemilihan pada Senin (26/10/2026).

Dalam pidato kemenangannya, Tedjo menyampaikan bahwa warga Mississauga telah menentukan pilihan untuk membawa perubahan. 

Kemenangan tersebut membuka babak baru dalam perjalanan politiknya. Ia dijadwalkan mulai menjabat sebagai wali kota pada Minggu (15/11/2026).

Itu dia informasi tentang profil Alvin Tedjo, wali kota Mississauga di Kanada keturunan Indonesia. Kariernya menjadi kisah menarik diaspora Indonesia di pemerintahan luar negeri.

Curated For You

Editorial Team

Related Article