Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Review Film Laut Bercerita, Potret Kehilangan yang Membekas di Hati

3 min read
Review Film Laut Bercerita, Potret Kehilangan yang Membekas di Hati
Instagram.com/filmlautbercerita
  • Laut Bercerita mengisahkan Biru Laut, mahasiswa Yogyakarta akhir 1990-an yang aktif menyuarakan keadilan, lalu menghilang bersama rekan-rekannya di tengah tekanan Orde Baru.

  • Bertahun-tahun setelah hilangnya Laut, Asmara, Bapak, dan Ibu terus mencari kepastian serta keadilan, sambil menghadapi duka, kerinduan, dan penantian yang berkepanjangan.

  • Adaptasi novel Leila S. Chudori ini menonjolkan latar era 1990-an yang realistis, akting penuh penghayatan, serta alur rapi yang menguatkan solidaritas dan kehilangan keluarga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Film Laut Bercerita merupakan adaptasi dari novel karya Leila S. Chudori yang menghadirkan kisah penuh emosi melalui hubungan antarkarakter.

Didukung akting para pemain yang penuh penghayatan, alur cerita yang rapi, serta latar dan properti yang terasa realistis, film ini mampu membawa penonton ikut merasakan berbagai emosi yang dialami para tokohnya.

Penggambaran persahabatan, solidaritas, dan keharmonisan keluarga juga menjadi bagian yang membuat ceritanya terasa dekat dan membekas.

Lantas, apa saja hal menarik dari film Laut Bercerita yang membuatnya layak untuk ditonton? Untuk itu, mari simak review film Laut Bercerita dari Popmama.com berikut ini!

  1. Sinopsis Laut Bercerita (2026)

    Bertahun-tahun setelah Biru Laut menghilang, keluarganya masih berusaha mencari jawaban atas nasib yang menimpanya.

    Asmara Jati (Yunita Siregar), sang adik, bersama Bapak (Arswendy Bening Swara) dan Ibu (Christine Hakim), menjalani penantian panjang di tengah ketidakpastian.

    Mereka terus berharap bisa menemukan petunjuk tentang keberadaan Laut dan mendapatkan kejelasan atas apa yang terjadi.

    Kisah ini berawal dari kehidupan Biru Laut (Reza Rahadian), seorang mahasiswa yang gemar membaca dan menulis di Yogyakarta pada akhir 1990-an.

    Bersama Daniel (Kevin Julio), Alex (Ben Nugroho), Sunu (Dewa Dayana), dan rekan-rekannya dalam kelompok studi Winatra, Laut aktif berdiskusi serta menyuarakan pemikiran mereka tentang keadilan dan kebebasan berekspresi.

    Pada masa itu, aktivitas mahasiswa berada di bawah tekanan pemerintahan Orde Baru. Situasi semakin mencekam setelah tiga mahasiswa ditangkap karena menyebarkan buku-buku terlarang.

    Di tengah kondisi tersebut, Laut dan kawan-kawannya tetap menjadikan diskusi dan pertukaran gagasan sebagai cara untuk menyuarakan kritik terhadap ketidakadilan.

    Namun, keterlibatan mereka dalam gerakan tersebut membawa risiko yang semakin besar. Hingga suatu malam, Laut dan sejumlah rekannya menghilang tanpa kejelasan.

    Peristiwa itu meninggalkan duka sekaligus ketidakpastian bagi keluarga dan sahabat yang menunggu kepulangan mereka. Sejak saat itu, pencarian terhadap Laut dan rekan-rekannya terus berlanjut.

    Bagi Asmara dan orang-orang terdekat Laut, menemukan jawaban bukan sekadar upaya mengetahui keberadaan mereka, melainkan juga perjuangan untuk memperoleh kejelasan dan keadilan.

    Laut Bercerita
    2026
    4.5/5
    Directed by Yosep Anggi Noen
    Producer

    Gita Fara, Budi Setyarso dan Leila S. Chudori.

    Writer

    Yosep Anggi Noen dan Leila S. Chudori.

    Age Rating

    17+

    Genre

    Drama

    Duration

    135 Minutes

    Release Date

    29/10/2026

    Theme

    Idealisme dan pergerakan mahasiswa 1990-an

    Production House

    VMS Studio, Pal 8 Pictures, Jagartha, Lynx Films, Gambar Gerak, Brandlink

    Where to Watch

    Indonesian cinemas

    Cast

    Kevin Julio, Reza Rahadian, Dewa Dayana, Yunita Siregar, Christine Hakim, Dian Sastrowardoyo, Eva Celia, dan Ben Nugraha.

  2. Trailer Laut Bercerita (2026)

    Cuplikan Film Laut Bercerita

  3. 1. Latar dan properti yang terasa realistis seperti era 1990-an

    Latar dan properti yang terasa realistis seperti era 1990-an
    Youtube.com/Pal8Pictures

    Salah satu hal yang menarik dari film Laut Bercerita adalah bagaimana latar tempat, suasana, kostum, hingga properti yang digunakan dibuat serealistis mungkin untuk menggambarkan kehidupan pada era 1990-an.

    Detail-detail tersebut tidak sekadar menjadi pelengkap visual, tetapi juga membantu membangun suasana yang sesuai dengan latar waktu cerita.

    Hasilnya, penonton dapat lebih mudah membayangkan situasi pada masa itu dan merasa seolah ikut masuk ke dalam dunia yang ditampilkan di layar.

  4. 2. Totalitas akting para pemain dalam menghidupkan karakter dan emosi

    Totalitas akting para pemain dalam menghidupkan karakter dan emosi
    Youtube.com/Pal8Pictures

    Para pemain menunjukkan penghayatan yang kuat dalam membawakan karakter masing-masing, termasuk Reza Rahadian sebagai Biru Laut.

    Ia mampu memerankan Biru Laut dengan meyakinkan melalui ekspresi dan gestur yang menggambarkan pergulatan batin tokohnya.

    Bersama Dian Sastrowardoyo sebagai Kasih Kinanti, Yunita Siregar sebagai Asmara Jati, dan Eva Celia sebagai Ratih Anjani, para pemain berhasil menggambarkan solidaritas, persahabatan, dan perjuangan yang mengikat karakter mereka.

    Interaksi yang terasa natural serta penghayatan emosi yang kuat membuat hubungan antartokoh terasa hidup dan menyentuh penonton.

  5. 3. Alur cerita yang rapi dengan latar waktu yang jelas

    Alur cerita yang rapi dengan latar waktu yang jelas
    Youtube.com/Pal8Pictures

    Dari segi penceritaan, Laut Bercerita memiliki alur yang tersusun rapi dengan latar waktu yang jelas.

    Perpindahan dari satu peristiwa ke peristiwa lainnya terasa terarah sehingga penonton dapat mengikuti perkembangan cerita tanpa kebingungan.

    Penempatan setiap adegan juga membantu membangun pemahaman terhadap karakter dan situasi yang mereka hadapi.

    Dengan alur yang runtut, cerita dapat berkembang secara bertahap dan memberi ruang bagi penonton untuk memahami emosi serta hubungan antartokoh.

  6. 4. Rasa kehilangan yang tergambar begitu mendalam

    Rasa kehilangan yang tergambar begitu mendalam
    Youtube.com/Pal8Pictures

    Salah satu aspek yang paling membekas dari film ini adalah penggambaran keluarga Biru Laut yang terus menunggu sambil mempertahankan harapan.

    Melalui akting Christine Hakim sebagai Ibu, Arswendy Bening Swara sebagai Ayah, dan Yunita Siregar sebagai Asmara Jati, adik Laut, penonton diajak merasakan kesedihan keluarga yang kehilangan sosok terkasih. 

    Ada detail sederhana tetapi menyentuh, yakni kebiasaan menyiapkan empat piring di meja makan seolah Laut masih akan pulang.

    Adegan ini menggambarkan bagaimana kehilangan meninggalkan ruang kosong dalam rutinitas keluarga. Di balik harapan tersebut, tersimpan rasa frustrasi, ketidakpastian, dan kerinduan mendalam.

    Penantian yang tak kunjung berakhir pun menjadi perjuangan emosional bagi keluarga yang ingin kembali berkumpul.

    Demikian review film Laut Bercerita. Penasaran dengan kisah dan akting para pemainnya? Yuk, saksikan langsung di bioskop kesayangan kamu!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More