Cukup dengan 3 Alasan, Kenapa Harus Membatasi Penggunaan Media Sosial

Di balik kemudahan dengan adanya media sosial, ternyata ada dampak negatifnya

23 Oktober 2020

Cukup 3 Alasan, Kenapa Harus Membatasi Penggunaan Media Sosial
Pixabay/geralt

Beberapa waktu belakangan ini media sosial menjadi sesuatu hal yang menarik perhatian banyak orang. Kurang lebih sebanyak 40% populasi dunia, khususnya kaum muda, menggunakan media sosial, baik itu Facebook, Twitter, Instagram, dan sebagainya. 

Berbagai hal diceritakan dan dibagikan melalui media sosial. Mulai dari kisah perjalanan, pengalaman menyicipi berbagai macam makanan, aktivitas hariannya, atau berbagi pengetahuan yang dimilikinya. Bahkan, banyak juga yang menceritakan masalah pribadinya.

Hadirnya media sosial membuat perhatian banyak orang terserap ke dalamnya. Kurang lebih para pengguna media sosial menggunakan waktunya selama 61 menit per hari untuk berselancar di media sosial.

Walaupun adanya media sosial memudahkan manusia untuk berinteraksi dan mengetahui kabar satu sama lain, ternyata juga memiliki pengaruh negatif. Oleh karena itu, membatasi diri dari penggunaan media sosial sangat diperlukan.

Setidaknya cukup dengan 3 alasan untuk menjawab pertanyaan kenapa seseorang harus membatasi penggunaan media sosial. Ketiga alasan tersebut akan coba Popmama.com bahas dalam artikel berikut ini. Simak penjelasannya ya, Ma!

Editors' Picks

1. Media sosial memengaruhi kesehatan mental seseorang

1. Media sosial memengaruhi kesehatan mental seseorang
Freepik/nensuria

Dalam berbagai penelitian menemukan bahwa penggunaan media sosial dapat menyebabkan seseorang mengalami berbagai masalah kesehatan mental. Hal yang mengejutkan, dalam penelitian studi yang dilakukan oleh Pew Research Center di tahun 2015, pengguna media sosial perempuan lebih rentan mengalami stress.

Penggunaan media sosial bisa membuat seseorang merasa cemas jika tidak mengecek dan update di media sosialnya. Selain itu, ia juga berisiko merasa depresi melihat kehidupan orang lain yang tampak di media sosial.

Pengaruh media sosial terhadap kesehatan mental seseorang menjadi alasan penting mengapa harus membatasi penggunaan media sosial. 

2. Membuat seseorang menjadi lebih mudah terdistraksi

2. Membuat seseorang menjadi lebih mudah terdistraksi
Pexels/Julia M Cameron

Alasan penting lainnya yang membuat seseorang harus membatasi penggunaan media sosial adalah alasan produktivitas. Adanya media sosial membuat seseorang mudah terdistraksi dari kehidupan nyatanya.

Tidak salah jika ada yang membuat perumpamaan media sosial dapat mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Memang di kehidupan nyata hal seperti itu dapat ditemui, misalnya berkumpul dengan keluarga di rumah menjadi lebih dingin dan lebih hangat berkomunikasi di dunia maya.

Produktivitas belajar atau menyelesaikan pekerjaan juga menjadi terganggu. Sebab, berselancar di media sosial sering kali tidak terasa sudah berapa lama. Sehingga waktu untuk mengerjakan hal-hal produktif menjadi lebih sedikit karena terlalu lama bermain di media sosial.

3. Menyebabkan beberapa masalah kesehatan fisik

3. Menyebabkan beberapa masalah kesehatan fisik
Pexel/mikoto.raw

Hal lain yang tak kalah membuat cemas adalah pengaruh penggunaan media sosial yang berlebihan akan membuat masalah terhadap kesehatan fisik seseorang. Masalah yang paling sering terjadi adalah pola tidur yang menjadi tidak teratur dan terlalu malam. Pola tidur yang tidak teratur dan terlalu malam dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Masalah lain seperti kesehatan mata juga menjadi terganggu. Banyak yang mengalami masalah pada matanya karena terlalu lama melihat layar smartphone.

Melihat efek yang berpengaruh terhadap masalah kesehatan secara fisik ini cukup menjadi salah satu alasan kuat untuk membatasi penggunaan media sosial.

Banyak pengguna aktif media sosial mungkin sudah tahu bahwa perlu membatasi penggunaan media sosial. Namun, mereka tidak memiliki alasan kuat apa yang membuatnya harus membatasi penggunaan media sosial.

Cukup dengan 3 alasan di atas, sudah cukup memberikan jawaban kuat mengapa harus membatasi penggunaan media sosial.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.