Diet Mediterania Dinobatkan sebagai Diet Terbaik di Dunia

Diet ini dianggap paling aman dan mudah diikuti

23 Januari 2021

Diet Mediterania Dinobatkan sebagai Diet Terbaik Dunia
Pixabay/EstudioWebDoce

Akhir-akhir ini kesadaran masyarakat untuk memulai hidup sehat semakin berkembang. Banyak yang sudah sadat pentingnya menjaga kesehatan tubuh dengan menerapkan pola makan yang sehat dan rutin berolahraga.

Berkembangkan kesadaran untuk hidup lebih sehat juga membuat banyak yang sadar pentingnya memiliki berat badan yang ideal, tidak kekurangan ataupun kelebihan.

Hal ini membuat berbagai macam jenis diet mulai berkembang. Mulai dari diet tanpa karbohidrat, rendah karbohidrat, rendah gula, keto, paleo, clean eating, vegan, vegetarian, GASP, dan masih banyak lagi.

Beberapa waktu lalu, diet mediterania dinobatkan sebagai pola makan yang terbaik di dunia. Dibandingkan dengan diet yang lain, diet mediterania dianggap paling sehat dan aman untuk diterapkan.

Seperti apa diet mediterania? Simak informasi selengkapnya di Popmama.com berikut ini.

Dinobatkan sebagai The Best Gold for Best 2021 Diet

Dinobatkan sebagai The Best Gold for Best 2021 Diet
pixabay/congerdesign

Beberapa waktu lalu, U.S. News & World Report menobatkan diet mediterania sebagai diet terbaik di antara jenis diet yang lainnya. Diet mediterania telah dinobatkan sebagai diet terbaik selama 4 tahun berturut-turut sejak 2018.

Jika diet lain berusaha mengeliminasi jenis makanan tertentu atau hanya mengunggulkan jenis makanan tertentu maka diet mediterania fokus pada konsumsi makanan utuh. Jenis makanan yang harus dieliminasi hanya jenis makanan proses.

Dalam riset untuk menilai hal ini telah melibatkan berbagai ahli yang paham dalam bidang penyakit jantung, diabetes, gizi, psikologi makanan, dan obesitas.

Mereka menilai diet berdasarkan bagaimana diet tersebut diterapkan, bagaimana peran terhadap penurunan berat badan, seberapa sehat dan aman untuk diterapkan, dan bagaimana diet tersebut dapat mencegah atau mengobati kondisi penyakit kronis seperti jantung dan diabetes.

Editors' Picks

Seperti Apa Penerapan Diet Mediterania?

Seperti Apa Penerapan Diet Mediterania
Freepik

Pola makan mediterania diadopsi dari pola makan tradisional Yunani dan Italia yang sudah dikenal sejak tahun 1960-an.

Diet ini lebih mengutamakan konsumsi makanan utuh seperti ragam jenis sayuran, buah, kacang-kacangan, polong-polongan, biji-bijian utuh, dan makanan utuh lainnya.

Definisi makanan utuh di sini adalah makanan yang masih terlihat bentuk asli makanan tersebut dan belum melalui proses di pabrik.

Diet ini akan mengutamakanan jenis makanan yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks, protein nabati, vitamin, mineral, dan antioksidan.

Sumber protein hewani tetap dapat dikonsumsi dengan frekuensi yang lebih sedikit.

Bagaimana Cara Memulai untuk Menerapkan Diet Mediterania?

Bagaimana Cara Memulai Menerapkan Diet Mediterania
Freepik/pvproductions

Untuk memulai mencoba menerapkan diet mediterania, cobalah dengan memasak sendiri makanan yang terdiri dari makanan utuh.

Hindari penggunaan MSG dan bahan makanan proses seperti frozen food, bumbu instan, bahan masak yang mengandung bahan-bahan kimia seperti kecap, saus tiram, saus tomat, dan sebagainya.

Gunakan rempah dan bumbu-bumbu utuh untuk membuat masakan menjadi lebih sedap.

Ketika akan mengonsumsi makanan hewani, ambilah dalam porsi yang kecil.

Susu, keju, yogurt, dan telur bisa menjadi makanan harian dengan porsi sedang. Sedangkan daging putih, ikan, dan seafood bisa dikonsumsi dengan frekuensi 2 hingga 3 kali dalam seminggu. Lalu untuk daging merah boleh dikonsumsi sebanyak 1-3 kali dalam sebulan.

Hindari makanan manis. Sekalipun itu adalah buah, batasi jumlah konsumsinya agar tidak berlebih. Diet mediterania juga lebih mendekatkan konsumsi buah yang sedang mengalami musim panennya.

Diet Mediterania Tidak Hanya Sebatas Mengatur Pola Makan

Diet Mediterania Tidak Ha Sebatas Mengatur Pola Makan
Freepik/yanalya

Hal yang perlu diperhatikan juga adalah diet mediterania tidak hanya tentang pola makan. Diet ini juga menganjurkan untuk makan bersama. Baik itu dengan keluarga, sahabat, atau kerabat lainnya.

Diet mediterania juga menerapkan pola hidup yang aktif. Mereka secara rutin melakukan aktivitas fisik untuk menjaga kondisi tubuh. Tidak hanya aktif melakukan berbagai kegiatan, mereka juga menerapkan berjalan kaki selama 15 menit setelah makan.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.