Stroke memang menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia, dan jenis hemoragik termasuk yang paling berisiko karena perdarahan terjadi di dalam otak.
Menurut World Health Organization, stroke merupakan kondisi darurat medis yang memerlukan penanganan cepat, dan jika terlambat, dapat menimbulkan kerusakan permanen pada fungsi otak.
Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah, sehingga darah keluar dan menekan jaringan di sekitarnya. Tekanan ini bisa merusak sel-sel otak dan mengganggu fungsi saraf secara serius.
Mayo Clinic menekankan bahwa mengetahui gejala dan risiko sejak dini sangat penting, karena semakin cepat ditangani, semakin besar peluang pasien untuk pulih.
Mama dan Papa mungkin bertanya-tanya: “Apa yang sebenarnya terjadi dalam otak saat stroke hemoragik terjadi?”. Tidak jarang penderita merasa tiba-tiba lemah, pusing luar biasa, atau kehilangan keseimbangan.
Berikut Popmama.com akan menjelaskan tentang stroke hemoragik, beserta dengan gejala, penyebab, hingga cara pengobatannya. Simak penjelasannya berikut ini.
