Menurut Worldwide Cancer Research, kanker esofagus atau kanker kerongkongan menjadi jenis kanker paling umum ke-10 di dunia sekaligus penyebab kematian akibat kanker paling umum ketujuh secara global.
Salah satu tantangan dari penyakit ini adalah gejala pada tahap awal yang bisa terlihat samar, sehingga sulit dikenali. Akibatnya, kanker esofagus tidak jarang baru terdiagnosis ketika sudah memasuki stadium yang lebih lanjut.
Beberapa gejala kanker esofagus yang perlu diperhatikan antara lain:
Para peneliti memperkirakan sekitar satu atau dua dari setiap 10 kasus kanker esofagus berpotensi dapat dicegah apabila seseorang berhenti mengonsumsi minuman dengan suhu yang sangat panas.
Meski demikian, kanker esofagus sel skuamosa merupakan jenis kanker yang tergolong langka dan hanya menyerang beberapa ribu orang setiap tahunnya.
Artinya, meskipun kebiasaan mengonsumsi minuman yang sangat panas dapat meningkatkan risiko, kemungkinan seseorang mengalami kanker tersebut secara keseluruhan masih tergolong rendah.
Selain suhu minuman, terdapat faktor risiko lain yang juga perlu diperhatikan. Salah satunya adalah kebiasaan merokok karena menjadi faktor risiko yang lebih tinggi terhadap kanker esofagus.
Demikian informasi mengenai minuman panas berisiko tingkatkan kanker kerongkongan. Alih-alih mengonsumsi minuman panas, ada baiknya diamkan terlebih dahulu hingga suhunya hangat, ya.