Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Tanda Kanker Serviks Stadium 3 yang Mengganggu Aktivitas Harian
istockphoto/Oat_Phawat

  • Pendarahan vagina di luar kebiasaan, bisa terjadi setelah berhubungan intim atau saat menopause

  • Keputihan tidak normal yang semakin mengganggu, berwarna keruh dan disertai bau tidak sedap

  • Nyeri panggul yang terasa menetap, membuat aktivitas sehari-hari terasa berat

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kanker serviks stadium 3 merupakan kondisi ketika sel kanker tidak lagi terbatas di leher rahim, tetapi telah menyebar ke jaringan di sekitarnya, seperti dinding panggul, bagian bawah vagina, atau kelenjar getah bening di area panggul.

Menurut National Cancer Institute (NCI), pada tahap ini ukuran tumor umumnya sudah cukup besar dan mulai memengaruhi fungsi organ di sekitarnya, termasuk saluran kemih dan sistem getah bening.

Berbeda dengan stadium awal yang sering kali tidak menimbulkan keluhan berarti, kanker serviks stadium 3 biasanya menunjukkan gejala yang lebih jelas.

Tubuh mulai memberi sinyal melalui berbagai gangguan fisik yang tidak bisa diabaikan dan sering kali berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari.

Karena itulah, penting bagi perempuan untuk mengenali tanda kanker serviks stadium 3 sejak dini. Semakin cepat gejala dikenali dan diperiksakan, semakin besar peluang untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan menjaga kualitas hidup.

Berikut, Popmama.com akan membahas tentang 7 tanda kanker serviks stadium 3 yang sering mengganggu aktivitas sehari-hari. Simak pembahasannya dibawah ini.

1. Pendarahan vagina di luar kebiasaan

Freepik/Freepik

Pendarahan vagina yang tidak normal merupakan tanda kanker serviks stadium 3 yang paling sering dialami. Darah bisa keluar di luar jadwal menstruasi, setelah berhubungan intim, atau muncul kembali meski sudah menopause.

Kondisi ini sering menimbulkan rasa cemas karena terjadi tanpa sebab yang jelas. Menurut American Cancer Society, pendarahan muncul karena jaringan kanker di serviks menjadi rapuh dan mudah terluka.

Seiring pertumbuhan tumor, pembuluh darah di sekitar serviks lebih mudah pecah, sehingga pendarahan bisa terjadi berulang.

Jika berlangsung terus-menerus, pendarahan dapat mengganggu aktivitas harian dan berisiko menyebabkan anemia. Tubuh pun menjadi lebih lemas dan sulit menjalani rutinitas seperti biasa.

2. Keputihan tidak normal yang semakin mengganggu

Freepik/Freepik

Keputihan yang berubah dari biasanya juga menjadi tanda kanker serviks stadium 3. Cairan yang keluar bisa lebih banyak, berwarna keruh, kekuningan, kecokelatan, atau bercampur darah, serta disertai bau tidak sedap yang cukup menyengat.

World Health Organization (WHO) menjelaskan bahwa keputihan abnormal dapat terjadi akibat infeksi dan kerusakan jaringan serviks yang disebabkan oleh kanker.

Jaringan yang meradang menghasilkan cairan berlebih sebagai respon tubuh. Keputihan yang berlangsung lama tentu mengganggu kenyamanan, terutama saat beraktivitas di luar rumah.

3. Nyeri panggul yang terasa menetap

Freepik/gpointstudio

Nyeri panggul atau perut bagian bawah sering kali mulai terasa lebih sering pada kanker serviks stadium 3. Awalnya nyeri bisa datang dan pergi, namun lama-kelamaan terasa menetap dan semakin mengganggu.

Menurut National Cancer Institute, nyeri ini terjadi karena tumor menekan jaringan, saraf, atau organ di sekitar panggul. Tekanan tersebut bisa semakin terasa saat duduk lama, berjalan, atau melakukan aktivitas ringan.

Nyeri yang terus-menerus membuat banyak aktivitas sederhana terasa berat. Bahkan kegiatan sehari-hari seperti berdiri lama atau naik tangga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman.

4. Nyeri saat berhubungan intim

Freepik/jcomp

Pada kanker serviks stadium 3, hubungan intim sering kali terasa menyakitkan atau tidak nyaman. Rasa nyeri bisa muncul saat penetrasi atau bertahan setelah berhubungan intim selesai.

Menurut American Cancer Society, tumor di area serviks membuat jaringan menjadi sensitif dan mudah berdarah. Kondisi ini menyebabkan rasa nyeri yang semakin terasa seiring perkembangan penyakit.

Selain berdampak secara fisik, keluhan ini juga memengaruhi kondisi emosional. Banyak penderita merasa cemas, takut, atau tertekan karena perubahan dalam kehidupan intimnya.

5. Gangguan buang air kecil dan buang air besar

Freepik/gpointstudio

Saat kanker serviks memasuki stadium 3, tumor dapat menekan saluran kemih dan usus. Akibatnya, penderita bisa merasakan nyeri saat buang air kecil, sering ingin buang air kecil, atau menemukan darah dalam urine.

Menurut National Cancer Institute, tekanan pada ureter dapat menghambat aliran urine dari ginjal. Jika tidak ditangani, kondisi ini berisiko menimbulkan gangguan fungsi ginjal.

Selain itu, tekanan pada usus juga bisa menyebabkan sembelit atau nyeri saat buang air besar. Gangguan ini jelas menghambat kenyamanan dan aktivitas sehari-hari.

6. Pembengkakan pada kaki

istockphoto/Toa55

Pembengkakan pada satu atau kedua kaki merupakan tanda kanker serviks stadium 3 yang sering tidak disadari. Kaki bisa terasa berat, kencang, dan sulit digerakkan seperti biasanya.

Pembengkakan ini disebut limfedema dan terjadi karena aliran getah bening terhambat akibat tekanan sel kanker di area panggul. Kondisi ini membuat aktivitas seperti berjalan jauh, berdiri lama, atau bepergian menjadi lebih melelahkan dan menyulitkan.

7. Mudah lelah dan penurunan berat badan

Freepik/Freepik

Kelelahan berlebihan merupakan keluhan umum pada kanker serviks stadium lanjut. Rasa lelah ini tidak membaik meski sudah cukup istirahat dan sering muncul sepanjang hari.

Menurut American Cancer Society, tubuh penderita kanker membutuhkan energi lebih besar untuk melawan sel kanker, sehingga stamina menurun drastis.

Selain itu, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas juga sering terjadi akibat menurunnya nafsu makan dan meningkatnya kebutuhan energi tubuh.

Kanker serviks stadium 3 menunjukkan tanda-tanda yang tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga mengganggu aktivitas dan kualitas hidup.

National Cancer Institute menegaskan bahwa gejala seperti pendarahan abnormal, nyeri panggul, hingga gangguan buang air kecil merupakan tanda serius yang memerlukan perhatian medis segera.

Jika Mama atau orang terdekat mengalami 7 tanda kanker serviks stadium 3 secara terus-menerus, jangan menunda untuk berkonsultasi dengan dokter.

Penanganan yang tepat dan sedini mungkin dapat membantu mengendalikan penyakit serta mempertahankan kualitas hidup. Semoga membantu ya, Ma!

Editorial Team