Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Ternyata Virus HPV Juga Bisa Mengancam Laki-Laki, Vaksinasi Mulai Diperluas
Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum
  • Virus HPV tidak hanya menyerang perempuan, tetapi juga laki-laki dengan risiko kanker seperti kanker penis, anus, mulut, dan tenggorokan yang menyebabkan puluhan ribu kematian tiap tahun.

  • Pemerintah lewat Kemenkes bersama MSD Indonesia memperluas edukasi serta vaksinasi HPV bagi anak laki-laki usia 9–14 tahun untuk mencegah infeksi dan menekan angka kanker terkait HPV.

  • Kemenkes menargetkan 90% anak berusia 15 tahun mendapat imunisasi HPV agar penularan virus dapat ditekan signifikan dalam 25–30 tahun ke depan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Virus HPV atau Human Papillomavirus kini bukan hanya ancaman serius bagi perempuan karena laki-laki juga bisa terinfeksi virus ini. Data global mencatat hampir 1 dari 3 laki-laki usia di atas 15 tahun telah terinfeksi setidaknya satu jenis virus HPV.

Diketahui HPV memang menjadi salah satu penyebab kanker terbesar di dunia, dimana 90 persen kanker serviks disebabkan oleh virus ini. Pada laki-laki, kanker HPV bahkan menyebabkan 45.000 kasus kematian per tahunnya. 

Untuk mengatasi penyakit ini, vaksinasi HPV kini bukan hanya dikhususkan untuk perempuan saja. Dalam diskusi media ‘Memahami HPV pada Anak Laki-Laki’ oleh MSD Indonesia bersama Kemenkes yang digelar Selasa (21/4/26), edukasi vaksinasi HPV untuk laki-laki semakin gencar dilakukan.

Simak pembahasan lebih lanjut yang telah Popmama.com rangkum berikut ini seputar virus HPV juga mengancam laki-laki sehingga vaksinasi mulai diperluas.

Tak Hanya Ancam Perempuan, HPV Juga Memicu Kanker pada Laki-Laki

Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Virus HPV jadi salah satu penyebab kanker yang mengkhawatirkan, baik bagi perempuan maupun laki-laki. Virus ini ditularkan melalui kontak kulit saat berhubungan seks, baik vaginal, anal, maupun oral.

Sebelumnya, HPV memang lebih dipahami sebagai virus yang menyerang organ vital perempuan dan memicu kanker serviks. Namun, virus menular tersebut kini juga mengancam laki-laki dengan berbagai risiko kanker.

“Kalau pada perempuan ada kanker serviks dan kanker vulva, ternyata di laki-laki ada yang disebut kanker penis, kanker skrotum, kanker anus, mulut, dan tenggorokan,” kata Dr. dr. Hanny Nilasari, Sp. DVE, Subsp. Ven, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (PERDOSKI), Selasa (21/4/26).

Perkiraan kasus per tahunnya juga sangat tinggi, terutama pada kanker tenggorokan, yaitu 18.000 diikuti oleh kanker anus sebanyak 2.200 kasus dan kanker penis dengan 1.400 kasus. 

Pentingnya Vaksinasi HPV pada Laki-Laki

Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Sama seperti perempuan, vaksinasi HPV juga perlu dilakukan laki-laki untuk mencegah infeksi virus ini serta menghindari pengobatan yang lebih panjang. Diketahui tahapan penanganan HPV butuh waktu berbulan-bulan dari mulai teridentifikasi hingga didiagnosis.

Vaksinasi HPV pada laki-laki juga tidak memerlukan skrining khusus terlebih dahulu seperti prosedur yang diperlukan pada perempuan. Hal ini menjadi salah satu nilai tambah untuk laki-laki yang akan mendapat vaksinasi HPV. 

”Ternyata di 147 negara, vaksin HPV itu sudah menjadi vaksinasi nasional sejak tahun 2024,” ungkap Dokter Hanny.

Diketahui Menkes Budi Gunadi Sadikin juga telah menyusun wacana program vaksinasi HPV nasional juga akan ditargetkan kepada anak laki-laki untuk anak 9-14 tahun, diperkirakan bakal berjalan mulai tahun ini.

Kemenkes Tetapkan Target Vaksinasi HPV

Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Selain edukasi, gerakan imunisasi nasional juga semakin digalakkan pada anak-anak di bawah 15 tahun untuk mencegah risiko kanker, terutama yang diakibatkan virus HPV. Kementerian Kesehatan sendiri telah menargetkan 90% anak-anak berusia 15 tahun harus mendapatkan vaksinasi HPV. 

“Target dari Kementerian Kesehatan, 90 persen anak laki-laki dan perempuan berusia 15 tahun yang perlu mendapatkan imunisasi,” jelas Prof. Dr. dr. Hartono Gunardi, Sp.A(K) selaku Ketua Satuan Tugas Imunisasi Anak IDAI, Selasa (21/4/26).

Untuk menekan penyebaran virus ini, vaksinasi HPV tidak hanya diberikan kepada laki-laki saja. Vaksinasi HPV pada anak laki-laki dan perempuan akan mempercepat penurunan signifikan dalam waktu 25-30 tahun saja.

“Kalau 80 persen anak perempuan diberikan imunisasi HPV, maka risiko anak laki-laki yang terinfeksi juga akan berkurang. Secondary targetnya adalah anak perempuan berusia 15 tahun atas, juga untuk anak laki-laki dan juga untuk anak laki-laki yang lebih tua,” tambahnya.

Tanda-Tanda Infeksi HPV pada Laki-Laki

Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Selain penyakit pada organ vital, HPV juga dapat menyebabkan kanker tenggorokan. Diketahui kasus kanker tenggorokan pada laki-laki bahkan lebih tinggi dibandingkan pada perempuan. 

Dokter Hanny juga mengidentifikasikan beberapa tanda infeksi virus HPV yang dapat diidentifikasi terlebih dahulu agar mendapat penangan dengan cepat dari dokter. Berikut beberapa tandanya:

  • Bentuknya bisa seperti kembang kol

  • Benjolan tidak hilang sendiri

  • Tidak nyeri dan kecil (sulit terlihat)

  • Makin lama makin membesar

  • Benjolan makin banyak

  • Mudah berdarah

  • Terjadi infeksi

  • Permukaan halus atau benjol (pada mulut)

  • Menimbulkan perubahan suara atau sakit tenggorokan (pada mulut)

Sayangnya, banyak laki-laki yang masih abai terhadap ancaman HPV ini karena kurangnya edukasi dan perhatian. Biasanya, mereka akan ke dokter jika sudah tanda-tanda yang lebih parah, dan kondisi ini biasanya akan lebih sulit untuk diperiksa dan ditangani oleh dokter.     

Itu dia penjelasan mengenai seputar virus HPV juga mengancam laki-laki sehingga vaksinasi mulai diperluas. Bukan hanya pada anak perempuan, laki-laki juga harus vaksin HPV, Ma!

FAQ Seputar HPV

Infeksi HPV seperti apa?

Infeksi HPV (Human Papillomavirus) umumnya ditandai dengan munculnya kutil di kulit atau area kelamin. Seringkali tidak bergejala, infeksi ini dapat menyebabkan kutil datar atau benjolan kecil mirip kembang kol di vagina, penis, atau anus.

Infeksi HPV disebabkan oleh apa?

Berhubungan intim dengan lebih dari satu pasangan. Kulit yang rusak, seperti pada luka terbuka. Sistem kekebalan tubuh lemah, seperti pada pengidap HIV/AIDS atau menjalani kemoterapi.

Infeksi virus HPV apakah berbahaya?

Infeksi HPV (Human Papillomavirus) bisa sangat berbahaya dan berpotensi mematikan karena tipe risiko tinggi (terutama tipe 16 dan 18) merupakan penyebab utama kanker serviks, kanker anus, penis, dan tenggorokan.

Editorial Team