Selain memperkuat pencegahan patah tulang berulang melalui FLS, Siloam Hospitals Mampang mengembangkan tujuh program skrining dan pemeriksaan untuk membantu masyarakat mengenali gangguan tulang, sendi, dan fungsi gerak lebih awal.
Program tersebut mencakup Skrining Osteoporosis melalui pemeriksaan kepadatan tulang (BMD) dan konsultasi dokter orthopaedi, Skrining Osteoartritis Lutut melalui rontgen dan konsultasi dokter subspesialis panggul dan lutut dengan opsi MRI sesuai kebutuhan klinis, Skrining Nyeri Punggung Bawah melalui rontgen, MRI lumbal, dan konsultasi dokter subspesialis tulang belakang sesuai indikasi, serta Skrining Nyeri Bahu melalui rontgen, USG, dan konsultasi dokter subspesialis bahu dan siku sesuai indikasi.
Ada pula Skrining Kaki dan Pergelangan Kaki melalui rontgen dan konsultasi dokter subspesialis terkait, Active Life MCU berupa pemeriksaan kesehatan bagi individu aktif dan pegiat olahraga, serta Skrining Berbasis Komunitas yang mencakup kegiatan skrining skoliosis dan bunion bersama mitra komunitas.
Layanan orthopaedi bukan hanya sebagai tempat untuk datang ketika mengalami cedera atau membutuhkan operasi. Ada banyak hal yang sebenarnya bisa dilakukan lebih awal untuk menjaga kesehatan tulang dan sendi.
Melalui program skrining, edukasi, dan layanan yang lebih terintegrasi, diharapkan dapat membantu masyarakat tetap aktif dan mempertahankan kualitas hidupnya lebih lama.