"Dia menandatangani kontrak eksklusif setelah tergoda oleh janji sebuah rumah senilai 35 miliar won Korea, tetapi Fase 3 bahkan belum dibangun. Ini tidak berbeda dengan penipu yang menjanjikan penjualan bulan. Cha Ga Won bahkan tidak dalam posisi untuk dapat memberikan Baekhyun unit Eterno Fase 3," kata YouTuber Lee Jin Ho dalam video yang diunggah Sabtu (22/8/2026).
Baekhyun EXO Disebut Rugi Hampir Rp1 Triliun, Dijanjikan Vila Eterno

- YouTuber Lee Jin Ho mengklaim Baekhyun menandatangani kontrak One Hundred setelah dijanjikan vila Eterno senilai 35 miliar won, bukan pembayaran tunai.
- Vila Eterno yang disebut dijanjikan berasal dari fase ketiga, sementara fase kedua masih dibangun dan fase ketiga belum memulai konstruksi.
- Lee Jin Ho memperkirakan potensi kerugian Baekhyun mencapai 63 miliar won, termasuk jaminan sewa apartemen dan dana belum terselesaikan; CBX juga masih bersengketa hukum dengan SM Entertainment.
Baekhyun EXO kembali menjadi sorotan di tengah kontroversi yang turut menyeret nama MC Mong dan CEO Cha Ga Won. Kali ini, YouTuber Lee Jin Ho mengklaim bahwa Byun Baekhyun disebut sebagai pihak yang mengalami kerugian finansial paling besar dalam persoalan tersebut.
Melalui video yang diunggah pada Sabtu (22/8/2026), Lee Jin Ho membahas sejumlah hal, mulai dari kontrak eksklusif Baekhyun, janji vila mewah Eterno, hingga dana sewa apartemen yang nilainya fantastis.
Berikut Popmama.com siap membahas informasi lebih lanjut mengenai Baekhyun EXO disebut rugi hampir Rp1 triliun hingga dijanjikan vila Eterno.
Table of Content
1. Baekhyun disebut dijanjikan vila mewah senilai Rp446,7 miliar

Instagram.com/baekhyunee_exo Menurut klaim Lee Jin Ho, Baekhyun sempat menandatangani kontrak eksklusif dengan agensi One Hundred. Dari proses tersebut, ia disebut mengalami kerugian finansial yang cukup besar.
Lee Jin Ho juga menyinggung adanya isu dugaan tampering atau upaya pendekatan kepada artis, karena kontrak eksklusif Baekhyun dengan SM Entertainment disebut masih berlaku ketika MC Mong menghubunginya.
Baekhyun dijanjikan uang kontrak senilai 35 miliar won atau sekitar Rp446,7 miliar. Namun, janji tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai melainkan dalam bentuk satu unit vila mewah bernama Eterno sebagai bagian dari kesepakatan.
Nilai pasar unit vila Eterno pada 2026 mencapai sekitar 32,57 miliar won atau sekitar Rp415,7 miliar. Dalam klaimnya, Cha Ga Won disebut menjanjikan satu unit dari fase ketiga proyek Eterno kepada Baekhyun.
2. Proses pembangunan vila bahkan belum sepenuhnya rampung

x.com/BAEKHYUN_INB100 Masih berdasarkan klaim Lee Jin Ho, fase kedua proyek Eterno saat ini masih berada dalam tahap konstruksi. Sementara itu, fase ketiga proyek yang dijanjikan kepada Baekhyun sampai saat ini belum mulai dibangun sama sekali.
Kondisi tersebut dinilai janggal oleh Lee Jin Ho. Menurutnya, Cha Ga Won sejak awal tampaknya memang tidak berniat menjanjikan unit dari fase ketiga proyek Eterno kepada Baekhyun.
3. Baekhyun diduga membayar uang jaminan sewa untuk pindah ke apartemen Lanuvo Hannam

x.com/BAEKHYUN_INB100 Selain persoalan vila mewah, Lee Jin Ho juga mengklaim bahwa Baekhyun membayar uang jaminan sewa atau jeonse sebesar 16 miliar won, sekitar Rp204 miliar, ketika pindah ke apartemen Lanuvo Hannam.
Dana tersebut menjadi salah satu bagian yang disebut berpotensi menambah jumlah kerugian finansial yang dialami Baekhyun. Lee Jin Ho memperkirakan kemungkinan Baekhyun untuk mendapatkan kembali dananya juga sangat kecil, bahkan menurutnya lebih dari 99 persen kemungkinan dana tersebut tidak kembali.
Selain uang jaminan sewa, Lee Jin Ho turut menyebut adanya dana sebesar 12 miliar won atau sekitar Rp153 miliar yang diklaim belum diselesaikan.
Jika seluruh angka tersebut dijumlahkan, ia memperkirakan total potensi kerugian Baekhyun secara kasar bisa mencapai 63 miliar won atau sekitar Rp804 miliar.
4. Perselisihan CBX dan SM Entertainment sudah berlangsung sejak 2023

Instagram.com/inb100_official Di sisi lain, persoalan hukum yang melibatkan Baekhyun dengan SM Entertainment telah berlangsung sejak 2023. Perselisihan tersebut turut melibatkan dua personel EXO lainnya yang tergabung dalam sub unit CBX, yakni Chen dan Xiumin.
Pada 1 Juni 2023, ketiganya memberi tahu SM Entertainment mengenai keputusan untuk mengakhiri kontrak eksklusif mereka. CBX menyebut kegagalan SM Entertainment dalam memberikan dokumen penyelesaian serta durasi kontrak yang dinilai terlalu panjang sebagai alasan di balik keputusan tersebut.
Perselisihan itu tampaknya berakhir pada 18 Juni 2023 setelah kedua pihak mencapai kesepakatan bersama. Namun, hubungan hukum antara SM Entertainment dan CBX kembali memanas setelahnya.
Saat ini, SM Entertainment dan CBX terlibat dalam proses hukum terkait tuduhan bahwa Big Planet Made, perusahaan induk INB100 yang menaungi CBX, melakukan manipulasi dengan mendekati para artis sebelum kontrak mereka dengan SM Entertainment berakhir.
Demikian informasi mengenai Baekhyun EXO disebut rugi hampir Rp1 triliun hingga dijanjikan vila Eterno. Bagaimana menurut pendapatmu?











-hAX1AHcPewG84RuQ6R9ZxChkJpQ5BpFf.png)









-MEU90B41u9wOd7yG6P4jcY8n3mRcmbf6.png)