Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Benarkah Desain Kasur Berpengaruh pada Kebiasaan Pipis Tengah Malam?
Pexels/cottonbro studio
  • Kasur yang nyaman dapat mendukung tubuh untuk tidur menyamping secara lebih natural.

  • Distribusi tekanan yang merata pada bahu dan bagian tubuh lainnya membuat posisi menyamping terasa lebih nyaman.

  • Kualitas tidur yang lebih baik dapat membantu mengurangi gangguan tidur, meski kasur bukan solusi langsung untuk kebiasaan pipis tengah malam.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Terbangun pada malam hari untuk pergi ke kamar mandi merupakan kondisi yang cukup umum dialami banyak orang. Meski buang air kecil pada malam hari terdengar seperti persoalan sederhana, kebiasaan tersebut dapat mengganggu kualitas tidur apabila terjadi berulang kali.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Grand Launching DrRest yang digelar pada Kamis (24/9/2026) di Indonesia Design District, PIK 2. Dalam acara tersebut, Dr. Peter Liodakis, neurologis dan ahli saluran kemih asal Australia, menjelaskan mengenai hubungan posisi tidur, sleep apnea, hingga kenyamanan tempat tidur.

Lantas, benarkah desain kasur berpengaruh pada kebiasaan pipis tengah malam? Berikut Popmama.com telah menjelaskannya dengan lebih detail

Yuk, disimak!

1. Desain kasur yang nyaman dapat mendukung posisi tidur menyamping

Popmama.com/Dariel Dwiky Aulia

Salah satu hal yang disoroti Dr. Peter adalah posisi tubuh ketika tidur. Menurutnya, kasur yang memberikan rasa nyaman saat tubuh berada dalam posisi menyamping dapat membantu seseorang mempertahankan posisi tersebut secara lebih natural.

Posisi menyamping juga disebut memiliki manfaat bagi orang yang mengalami sleep apnea. Kondisi tersebut merupakan gangguan tidur ketika pernapasan dapat berhenti dan kembali berulang kali selama seseorang tertidur.

“Ini merupakan masalah yang cukup umum. Banyak orang terbangun pada malam hari untuk pergi ke kamar kecil. Mungkin saat beraktivitas di siang hari, hal tersebut bukan menjadi masalah, tetapi ketika terjadi pada malam hari, kondisi ini dapat mengganggu kualitas tidur,” ujar Dr. Peter.

Oleh karena itu, menurutnya, kenyamanan kasur menjadi salah satu aspek yang dapat diperhatikan. Ketika kasur membuat tubuh nyaman untuk tidur menyamping, seseorang dapat lebih mudah mempertahankan posisi tersebut selama beristirahat.

2. Kasur dengan distribusi tekanan yang baik membuat tidur menyamping lebih nyaman

Pexels/Ivan Oboleninov

Tidur menyamping membuat beberapa bagian tubuh, terutama bahu dan area pinggul, mendapatkan tekanan lebih besar. Oleh sebab itu, desain kasur yang mampu menyesuaikan bentuk tubuh dan mendistribusikan tekanan secara lebih merata dapat membantu posisi tersebut terasa nyaman.

Dr. Peter menjelaskan bahwa bagian bahu menjadi salah satu area yang perlu mendapatkan perhatian ketika seseorang tidur menyamping. Kasur yang dapat beradaptasi dengan bentuk bahu membuat tekanan pada tubuh terasa lebih merata.

“Tidur menyamping membuat tubuh berada dalam posisi yang lebih nyaman. Dengan posisi tersebut, tubuh dapat lebih rileks secara alami. Ada juga bukti bahwa tidur menyamping, selain dapat membantu pada kondisi sleep apnea, dapat mengurangi tekanan pada area perut,” jelasnya.

Dengan dukungan yang tepat, posisi menyamping tidak hanya terasa lebih nyaman, tetapi juga memungkinkan seseorang beristirahat tanpa terlalu sering mengubah posisi tubuh karena adanya tekanan pada bagian tertentu.

3. Kasur yang mendukung posisi menyamping dapat membantu kualitas tidur

Popmama.com/Dariel Dwiky Aulia

Kenyamanan tempat tidur pada akhirnya berkaitan dengan kualitas istirahat secara keseluruhan. Ketika seseorang merasa nyaman dalam posisi tidur tertentu, tubuh dapat lebih mudah mempertahankan posisi tersebut dan beristirahat dengan lebih optimal.

Dalam konteks ini, desain kasur bukan berarti secara langsung mencegah seseorang buang air kecil pada malam hari. Namun, kasur yang mendukung posisi tidur menyamping dapat menjadi salah satu bagian dari lingkungan tidur yang lebih nyaman, terutama bagi orang yang memiliki gangguan tidur seperti sleep apnea.

“Ketika kasur mampu menopang tubuh dengan baik dan membuat posisi menyamping terasa nyaman, seseorang dapat mempertahankan posisi tersebut secara lebih natural. Tidur menyamping juga dapat membantu mengurangi tekanan pada area perut dan membantu kondisi sleep apnea, sehingga pada akhirnya dapat mendukung kualitas tidur dan mengurangi frekuensi terbangun pada malam hari,” lanjut Dr. Peter.

Lantas, benarkah desain kasur berpengaruh pada kebiasaan pipis tengah malam? Desain kasur tidak secara langsung menyebabkan atau menghentikan kebiasaan tersebut.

Namun, kasur yang nyaman dan mampu menopang tubuh saat tidur menyamping dapat membantu menciptakan posisi tidur yang lebih nyaman serta mendukung kualitas tidur, terutama bagi orang yang mengalami sleep apnea.

Curated For You

Editorial Team

Related Article