Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Jangan Salah! Ini 7 Cara Menyimpan Butter agar Tahan Lama
Freepik/jcomp
  • Penting sekali untuk mengenali jenis butter. Salted butter lebih tahan di suhu ruang, sementara unsalted butter sebaiknya segera disimpan di kulkas setelah dibuka.

  • Ketahui cara penyimpanan butter yang benar, mulai dari wadah kedap udara, menjauhkan dari sinar matahari, hingga membungkus rapat dengan baking paper atau plastik wrap.

  • Untuk ketahanan maksimal, butter bisa disimpan di freezer hingga sembilan bulan dan selalu dicek kondisi warna serta aroma sebelum digunakan agar tetap aman dikonsumsi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Beli butter sebungkus besar memang lebih hemat, tapi menyimpannya dengan benar adalah tantangan tersendiri. Salah simpan sedikit saja, butter bisa cepat tengik, berjamur, bahkan menyerap bau bahan makanan lain di dapur.

Padahal butter adalah salah satu bahan dapur yang hampir selalu dibutuhkan, mulai dari olesan roti, bahan kue, hingga tumisan. Tidak sedikit yang akhirnya membuang butter karena sudah rusak sebelum sempat habis dipakai, padahal dengan cara penyimpanan yang tepat hal itu sebenarnya sangat bisa dihindari.

Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa cara menyimpan butter agar tahan lama dan tidak cepat rusak.

Yuk Ma, disimak!

Kumpulan Cara Menyimpan Butter

1. Kenali jenis butter sebelum memilih cara simpan

Freepik

Langkah pertama yang sering dilewatkan, yakni soal memahami jenis butter yang dimiliki. Salted butter atau mentega asin memiliki kandungan garam yang berfungsi sebagai pengawet alami, sehingga lebih tahan disimpan di suhu ruang dibanding unsalted butter atau mentega tawar.

Sementara itu, unsalted butter lebih rentan terhadap perubahan suhu dan paparan udara. Jenis ini sebaiknya segera dimasukkan ke kulkas setelah kemasan dibuka agar kualitas rasa dan teksturnya tetap terjaga.

2. Simpan dalam wadah kedap udara di suhu ruang

Freepik/jcomp

Untuk kebutuhan harian, butter tidak harus selalu masuk kulkas. Salted butter yang sudah dibuka masih bisa bertahan hingga dua minggu di suhu ruang, asalkan disimpan dalam wadah kedap udara yang bersih dan kering.

Gunakan butter dish atau butter crock agar butter terlindung dari paparan cahaya dan udara yang bisa memicu proses oksidasi. Hindari meletakkannya di dekat kompor, penanak nasi, atau sumber panas lainnya yang bisa merusak tekstur.

3. Jauhkan dari sinar matahari langsung

Freepik/wirestok

Paparan sinar matahari langsung adalah menjadi satu penyebab utama butter cepat tengik dan berubah warna. Proses oksidasi akibat panas bisa merusak lemak dalam butter, sehingga rasanya menjadi asam dan tidak layak konsumsi.

Jika dapur memiliki jendela yang sering terkena cahaya matahari, pastikan butter disimpan di area yang teduh dan sejuk. Suhu ruang ideal untuk menyimpan butter berkisar antara 18 hingga 22 derajat Celsius.

4. Masukkan ke kulkas untuk penyimpanan jangka menengah

Freepik/jcomp

Menyimpan butter di lemari es menjadi metode paling umum untuk penggunaan sehari-hari jangka panjang. Butter yang disimpan di chiller kulkas dalam kemasan asli yang belum dibuka bisa bertahan hingga tanggal kedaluwarsa, sementara yang sudah dibuka tetap baik hingga dua minggu.

Setelah kemasan asli dibuka, pindahkan sisa butter ke wadah kedap udara sebelum dimasukkan kembali ke kulkas. Langkah ini penting agar butter tidak menyerap aroma bahan makanan lain seperti bawang atau makanan berbau tajam yang tersimpan berdekatan.

5. Potong kecil-kecil sebelum disimpan di freezer

Freepik/pvproductions

Untuk stok jangka panjang, freezer adalah solusi terbaik. Butter yang disimpan di freezer dalam wadah kedap udara bisa bertahan hingga sembilan bulan tanpa kehilangan kualitas rasa maupun teksturnya.

Sebelum memasukkan ke freezer, potong butter menjadi beberapa bagian sesuai porsi kebutuhan lalu bungkus tiap potongan dengan baking paper. Cara ini membuat butter lebih praktis digunakan karena tinggal ambil satu potongan sesuai kebutuhan tanpa harus mencairkan semuanya.

6. Bungkus rapat dengan baking paper atau plastik wrap

Freepik

Baik disimpan di kulkas maupun freezer, membungkus butter dengan baking paper sebelum dimasukkan ke wadah menjadi langkah ekstra yang sangat membantu. Lapisan ini mencegah butter langsung bersentuhan dengan udara dan meminimalkan risiko penyerapan bau dari luar.

Pastikan setiap lapisan terbungkus rapat tanpa celah udara, lalu beri label tanggal penyimpanan pada wadahnya. Kebiasaan kecil ini membantu memantau masa simpan butter agar tidak terlewat pakai hingga melebihi batas aman konsumsi.

7. Cek kondisi butter sebelum digunakan

Freepik/jcomp

Sebelum menggunakan butter yang sudah lama disimpan, selalu lakukan pengecekan sederhana terlebih dahulu. Perhatikan warna permukaan, cium aromanya, dan perhatikan apakah ada bercak perubahan warna yang mencurigakan.

Jika butter berbau tengik, rasanya asam, atau terlihat ada pertumbuhan jamur, itu tanda jelas bahwa butter sudah tidak layak konsumsi dan sebaiknya langsung dibuang. Lebih baik mengganti dengan yang baru daripada memaksakan penggunaan butter yang sudah rusak dan berpotensi mengganggu kesehatan.

Itulah tadi beberapa cara menyimpan butter agar tahan lama dan tetap berkualitas di rumah. Dengan metode penyimpanan yang tepat, butter bisa bertahan jauh lebih lama dari yang dibayangkan, mulai dari dua minggu di suhu ruang hingga sembilan bulan di freezer.

FAQ Cara Menyimpan Butter

Berapa lama butter cair atau yang sudah dilelehkan bisa bertahan?

Butter cair bisa bertahan sekitar dua hari di suhu ruang dan hingga tujuh hari jika disimpan dalam wadah kedap udara di dalam kulkas.

Apakah butter yang disimpan di freezer perlu dicairkan sebelum digunakan?

Ya, cairkan butter beku semalaman di kulkas sebelum digunakan agar tekstur dan kualitasnya kembali optimal.

Bagaimana cara tahu butter sudah tidak layak konsumsi?

Cek aroma dan warnanya. Jika berbau tengik, terasa asam, atau ada bercak jamur di permukaannya, butter sudah rusak dan harus dibuang.

Editorial Team