Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
Menyimpan obat bukan berarti menimbunnya selamanya. Lakukan pemeriksaan rutin alias decluttering kotak obat setidaknya setiap enam bulan sekali. Pisahkan obat-obatan yang sudah lewat tanggal kedaluwarsa, yang labelnya sudah hilang, atau yang bentuk fisik dan warnanya sudah berubah.
Jangan membuang obat kedaluwarsa sembarangan ke tempat sampah atau menyiramnya ke toilet karena bisa mencemari lingkungan. Hancurkan tablet terlebih dahulu dan campur dengan tanah atau ampas kopi sebelum dibuang ke plastik tertutup, atau serahkan ke apotek/puskesmas yang menerima limbah obat.
Itulah beberapa cara menyimpan obat yang tepat di rumah. Dengan tata kelola penyimpanan yang baik, kualitas obat akan tetap terjaga, sehingga bisa bekerja efektif memulihkan kesehatan saat dibutuhkan.
Berapa lama obat sirup boleh disimpan setelah segel dibuka? | Rata-rata obat sirup hanya bertahan sekitar 1 bulan setelah segel dibuka, meskipun tanggal kedaluwarsa di botol masih lama. Tanggal expired yang tercetak hanya berlaku untuk kemasan yang belum dibuka. Sebaiknya catat tanggal pembukaan pada botol. |
Apakah obat tablet boleh dipotong setengah lalu disimpan kembali? | Sebaiknya tidak. Tablet yang sudah dipotong atau digerus pelindungnya sudah terbuka dan akan cepat bereaksi dengan udara (oksidasi). Jika harus memotong obat, segera konsumsi potongannya dan jangan disimpan lama. |
Kenapa obat tidak boleh disimpan di dalam mobil? | Suhu di dalam mobil yang diparkir bisa meningkat drastis (sangat panas) dalam waktu singkat. Panas ekstrem ini bisa melelehkan kapsul, merusak zat aktif obat, dan membuatnya tidak aman lagi untuk dikonsumsi. |