Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Ilustrasi lampu tenaga surya
Pexels/Nothing Ahead

Intinya sih...

  • Lampu tenaga surya memanfaatkan energi matahari sebagai sumber listrik utama, sehingga lebih ramah lingkungan dan tidak bergantung pada listrik PLN.

  • Penggunaannya membantu menghemat biaya listrik rumah tangga dalam jangka panjang serta aman untuk area luar rumah.

  • Meski praktis dan minim perawatan, kinerja lampu tenaga surya tetap dipengaruhi oleh cuaca serta intensitas sinar matahari.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampu tenaga surya semakin populer digunakan di rumah tangga modern karena dinilai praktis, hemat energi, dan mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Tak hanya cocok untuk menerangi taman atau halaman rumah, lampu jenis ini juga banyak dimanfaatkan sebagai pencahayaan darurat.

Di balik bentuknya yang sederhana, lampu tenaga surya memiliki cara kerja dan manfaat yang menarik untuk Mama ketahui sebelum memutuskan menggunakannya.

Nah, dalam artikel ini Popmama.com telah merangkum beberapa fakta lampu tenaga surya.

Yuk Ma, disimak!

Deretan Fakta Lampu Tenaga Surya

1. Mengandalkan energi matahari sebagai sumber listrik utama

Pexels/Bradley Hook

Lampu tenaga surya bekerja dengan memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi utama. Panel surya yang terpasang pada lampu berfungsi menangkap cahaya matahari di siang hari, lalu mengubahnya menjadi energi listrik.

Energi tersebut disimpan dalam baterai internal yang nantinya digunakan untuk menyalakan lampu saat malam hari. Sistem ini membuat lampu tenaga surya tidak membutuhkan sambungan listrik PLN sama sekali.

Bagi Mama, hal ini tentu menjadi keuntungan karena penggunaan energi terbarukan dapat membantu mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional sekaligus berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Selain itu, penggunaan energi matahari juga menjadikan lampu ini tetap bisa menyala meski terjadi pemadaman listrik.

2. Membantu menghemat biaya listrik rumah tangga

Freepik

Salah satu alasan utama banyak keluarga memilih lampu tenaga surya, yakni potensi penghematan biaya listrik dalam jangka panjang. Meski harga awal pembelian lampu tenaga surya cenderung lebih tinggi dibanding lampu biasa, Mama tidak perlu membayar biaya listrik bulanan untuk pengoperasiannya.

Lampu ini sangat cocok digunakan di area luar rumah seperti taman, halaman, atau garasi yang biasanya membutuhkan penerangan sepanjang malam.

Dengan beralih ke lampu tenaga surya, pengeluaran listrik rumah tangga bisa ditekan secara bertahap. Dalam jangka waktu tertentu, biaya pembelian lampu bahkan bisa tertutupi oleh penghematan listrik yang Mama rasakan.

3. Dilengkapi sistem otomatis yang praktis

Freepik

Sebagian besar lampu tenaga surya sudah dilengkapi dengan sensor cahaya otomatis. Sensor ini memungkinkan lampu menyala sendiri saat kondisi mulai gelap dan mati kembali ketika pagi hari tiba. Fitur tersebut membuat Mama tidak perlu repot menyalakan atau mematikan lampu secara manual setiap hari.

Selain praktis, sistem otomatis ini juga membantu menjaga efisiensi energi karena lampu hanya bekerja saat dibutuhkan.

Beberapa jenis lampu tenaga surya bahkan memiliki sensor gerak yang membuat cahaya menjadi lebih terang ketika mendeteksi aktivitas di sekitarnya. Fitur ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan keamanan rumah di malam hari.

4. Perawatannya relatif mudah dan tidak merepotkan

pexels/Ahmad Dian

Dari segi perawatan, lampu tenaga surya tergolong mudah dan tidak membutuhkan perhatian khusus.

Mama hanya perlu memastikan panel surya tetap bersih dari debu, daun kering, atau kotoran lain yang bisa menghambat penyerapan sinar matahari.

Jika panel surya bersih, proses pengisian daya akan berjalan optimal. Selain itu, baterai lampu tenaga surya umumnya memiliki usia pakai tertentu dan dapat diganti jika performanya menurun.

Dengan perawatan sederhana seperti ini, lampu tenaga surya bisa digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama tanpa menimbulkan biaya perawatan yang besar.

5. Lebih aman digunakan untuk area luar rumah

Freepik/alexphotos

Lampu tenaga surya dinilai lebih aman karena tidak terhubung langsung dengan instalasi listrik rumah.

Risiko korsleting atau sengatan listrik cenderung lebih kecil, sehingga cocok digunakan di area luar rumah seperti taman, jalur pejalan kaki, atau dekat kolam.

Bagi Mama yang memiliki anak, penggunaan lampu tenaga surya bisa memberikan rasa aman tambahan saat anak bermain di luar rumah pada sore atau malam hari. Selain itu, sebagian besar lampu tenaga surya dirancang tahan terhadap cuaca, sehingga tetap aman digunakan meski terkena hujan atau panas matahari secara langsung.

6. Memiliki banyak pilihan desain dan fungsi

Freepik/mrsiraphol

Saat ini, lampu tenaga surya tersedia dalam berbagai desain yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya rumah mama. Mulai dari lampu taman sederhana, lampu dinding, hingga lampu hias dekoratif dengan cahaya yang estetik.

Ada pula lampu tenaga surya yang dirancang khusus untuk keamanan, seperti lampu sorot dengan sensor gerak.

Keberagaman desain ini membuat lampu tenaga surya tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga bisa mempercantik tampilan rumah. Mama pun bisa lebih leluasa memilih lampu yang sesuai dengan konsep hunian.

7. Kinerjanya dipengaruhi oleh cuaca dan intensitas matahari

Pexels/@andrei

Meski memiliki banyak keunggulan, lampu tenaga surya tetap memiliki keterbatasan. Salah satunya adalah ketergantungan pada intensitas sinar matahari.

Saat cuaca mendung atau hujan berkepanjangan, proses pengisian daya tidak berlangsung maksimal, sehingga lampu bisa menyala lebih redup atau dalam durasi yang lebih singkat.

Oleh karena itu, penempatan lampu tenaga surya sangat penting. Mama disarankan meletakkannya di area yang mendapatkan paparan sinar matahari langsung agar performanya tetap optimal sepanjang malam.

Itulah deretan fakta lampu tenaga surya. Lampu tenaga surya bisa menjadi solusi pencahayaan yang praktis, aman, dan ramah lingkungan untuk keluarga. Dengan memahami fakta-faktanya, Mama dapat memilih dan memanfaatkan lampu tenaga surya secara lebih bijak sesuai kebutuhan rumah.

FAQ Seputar Lampu Tenaga Surya

Apakah lampu tenaga surya bisa menyala saat hujan atau mendung?

Lampu tenaga surya tetap bisa menyala, tetapi durasi dan tingkat terang cahayanya dapat berkurang karena pengisian daya tidak maksimal saat sinar matahari minim.

Apakah lampu tenaga surya aman digunakan untuk anak-anak?

Ya, lampu tenaga surya relatif aman karena tidak terhubung langsung dengan listrik rumah dan memiliki risiko sengatan listrik yang lebih kecil.

Berapa lama usia pakai lampu tenaga surya?

Umumnya lampu tenaga surya dapat bertahan beberapa tahun, tergantung kualitas panel surya, baterai, serta perawatan yang dilakukan secara rutin.

Editorial Team