5 Foto Kamar Tempat Suzzanna Meninggal Dunia, Bikin Merinding

- Luna Maya dan Clift Sangra melakukan penelusuran di kamar tempat Suzzanna mengembuskan napas terakhir.
- Kamar tersebut masih dirawat dengan baik, namun menyimpan aura mistis yang sangat kuat.
- Alat pendeteksi hantu yang dibawa tim sempat bereaksi keras saat menanyakan pelaku santet.
Dalam rangka persiapan film terbaru Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Luna Maya bersama tim produksi melakukan napak tilas ke kediaman sang Ratu Horor di Magelang. Salah satu lokasi yang paling menyita perhatian adalah kamar pribadi tempat Suzzanna menghabiskan masa-masa terakhir hidupnya.
Melalui unggahan di kanal YouTube Soraya Intercine Films, mereka mengungkap detail kejadian saat Suzzanna meninggal dunia. Suasana berubah menjadi sangat intens ketika tim mulai mengeluarkan peralatan canggih untuk mendeteksi keberadaan energi tak kasat mata di ruangan tersebut.
Nah, berikut Popmama.com akan menampilkan beberapa foto kamar tempat Suzzanna meninggal dunia yang bikin merinding.
Yuk, dilihat foto-fotonya!
Deretan Foto Kamar Tempat Suzzanna Meninggal Dunia
1. Posisi kasur dan detik-detik terakhir

Di kamar inilah, Clift Sangra sebagai sang suami, seolah menunjukkan posisi persis di mana istrinya meninggal dunia. Ia menceritakan bahwa sesaat sebelum wafat, Suzzanna sempat mengubah posisi tidurnya dan meminta dua permintaan terakhir kepada sang suami.
Setelah Clift menyanggupi permintaan tersebut, Suzzanna menarik napas panjang sebanyak dua kali sebelum akhirnya berpulang. Clift masih rutin mengganti seprai dan membersihkan kasur tersebut setiap bulan untuk menjaga kenangan sang istri tetap hidup.
2. Permintaan make up sebelum wafat

Kamar ini juga menjadi saksi bisu permintaan unik Suzzanna yang ingin dimandikan dengan air teh sebelum meninggal. Clift Sangra sendiri yang memandikan dan merias jenazah istrinya di kamar tersebut, mulai dari memakaikan lipstik hingga pensil alis.
Hingga kini, nuansa di dalam kamar tersebut dibiarkan apa adanya agar tetap autentik. Clift menceritakan detail prosesi tersebut dengan tenang, seolah menggambarkan betapa besarnya rasa cinta dan pengabdiannya kepada mendiang hingga akhir hayat.
3. Jejak bercak di kasur yang misterius

Saat melakukan observasi visual, Luna Maya sempat menyoroti adanya bercak-bercak samar yang tertinggal di kasur dan dinding kamar. Luna menduga jika dilihat menggunakan sinar UV, jejak-jejak aktivitas masa lalu di ruangan itu mungkin akan terlihat lebih jelas.
Clift Sangra membenarkan bahwa kondisi kamar, termasuk jendela yang terbuka, memang dipertahankan seperti saat Suzzanna masih hidup. Hal ini membuat atmosfer di dalam ruangan terasa sangat hidup dan menyimpan banyak memori visual yang belum terhapus waktu.
4. Deteksi entitas dengan alat elektromagnetik

Ketegangan mulai memuncak saat tim Ghost Ranger Indonesia menyalakan alat pendeteksi medan elektromagnetik (electromagnetic field tester). Alat yang mereka gunakan langsung bereaksi dengan lampu indikator yang menyala-nyala saat diarahkan ke sudut tertentu.
Energi tersebut terdeteksi berpindah-pindah, mulai dari area lemari baju hingga ke sudut ruangan, seolah ada sosok yang sedang berjalan menghindari mereka. Luna bahkan sempat kaget ketika alatnya mendeteksi lonjakan energi yang signifikan di dekatnya.
5. Jawaban mengejutkan lewat portal suara

Investigasi berlanjut menggunakan alat "Portal" untuk menangkap suara entitas, di mana indikator sempat berubah hijau yang menandakan kehadiran sosok perempuan. Suasana semakin mencekam ketika tim bertanya siapa sosok yang mengirim santet ke rumah tersebut di masa lalu.
Secara mengejutkan, alat tersebut menangkap respons suara yang yang misterius tepat saat azan berkumandang. Jawaban misterius ini membuat Clift dan seluruh tim terdiam, seolah mengonfirmasi bahwa pelaku santet adalah orang yang sebenarnya sudah mereka duga.
Itulah beberapa foto kamar tempat Suzzanna meninggal dunia yang bikin merinding.
FAQ Suzzanna
| Suzzanna terkenal karena apa? | Suzzanna terkenal karena ia adalah ikon film horor Indonesia paling legendaris yang dijuluki "Ratu Horor Indonesia". Popularitasnya meledak berkat aktingnya yang sangat kuat dalam film-film klasik seperti Sundel Bolong (1982) dan Ratu Ilmu Hitam (1981). |
| Mengapa Suzzanna disebut "The Queen of Indonesian Horror"? | Julukan ini melekat karena konsistensinya membintangi puluhan film horor ikonik sejak tahun 1970-an hingga 2000-an. Kesuksesan film-filmnya seperti Sundel Bolong menciptakan standar baru bagi genre horor di industri film Indonesia. |
| Apa pesan terakhir Suzzanna mengenai prosesi pemakamannya? | Ia berpesan agar pemakamannya berlangsung sangat tertutup dan tidak ingin jenazahnya diperlihatkan kepada publik. Suzzanna ingin orang-orang hanya mengenang wajah cantiknya saat ia masih hidup melalui karya-karyanya. |

















