Instagram.com/indahpermatas
Sepulang dari Sumba, Arie Kriting langsung menemui Indah Permatasari. Tanpa rencana besar, keduanya mulai sering menghabiskan waktu bersama, mulai dari makan, nongkrong, hingga menonton film.
Arie mengaku bahwa perubahan perasaannya terjadi begitu saja, seolah didorong oleh keyakinan yang tidak bisa dijelaskan.
“Entah malaikat apa yang merasukiku, kayaknya takdir sih, ya. Tiba-tiba saja saya jadi suka jalan sama dia.”
Setelah merasa yakin, Arie pun akhirnya mengungkapkan perasaannya secara jujur.
“Terus saya bilang lah kalau suka. Diterima sama dia.”
Dari keberanian sederhana itulah, perjalanan cinta Arie Kriting dan Indah Permatasari dimulai hingga akhirnya menikah dan kini merayakan lima tahun kebersamaan. Unggahan Arie ini memperlihatkan bahwa cinta tidak selalu hadir secara instan. Terkadang, ia tumbuh dari pertemanan, perhatian kecil, dan kejujuran terhadap perasaan sendiri.
Itulah perjalanan cinta Arie Kriting dan Indah Permatasari yang dibagikan lewat unggahan wedding anniversary. Menurut Mama, bagian mana dari kisah mereka yang paling terasa dekat dengan pengalaman relationship di kehidupan nyata?
Apa yang membuat hubungan Arie Kriting dan Indah Permatasari terlihat kuat hingga kini? | Hubungan pasangan ini kerap dipandang kuat karena dibangun dari proses saling mengenal, komunikasi yang terbuka, serta kesiapan untuk tumbuh bersama seiring waktu. |
Bagaimana perbedaan usia memengaruhi dinamika relationship mereka? | Perbedaan usia dapat menghadirkan sudut pandang yang berbeda dalam hubungan, namun dengan komunikasi yang sehat. Hal ini justru bisa menjadi ruang saling melengkapi. |
Apa peran dukungan emosional dalam hubungan pernikahan seperti Arie dan Indah? | Dukungan emosional membantu pasangan menghadapi tekanan pekerjaan, jarak, dan perubahan fase hidup tanpa kehilangan rasa aman satu sama lain. |