“Terima kasih Aurelie dengan cerita hidupmu dan semoga bisa jadi pelajaran untuk orang lain. Masih banyak anak yang tidak sadar akibat sudah didoktrin dan di-grooming dan malang ujung-unjungnya orangtua serta keluarga yang disalahkan karena telah terdoktrin oleh MANIPULATOR," tulis Intan.
7 Fakta Drama Keluarga Ratu Sofya, Singgung Jadi Sandwich Generation

- Konflik keluarga Ratu Sofya mencuat setelah sang mama mengunggah InstaStory yang menyinggung kehidupan pribadi dan karier putrinya.
- Intan Masthura menuding bahwa karier Ratu Sofya terhambat akibat sang kekasih, Cornelio Sunny, yang melarangnya syuting dan promosi film.
- Ratu Sofya membantah tuduhan sang mama dalam siaran langsung di TikTok, sambil memberikan alasan memilih meninggalkan rumah.
Konflik keluarga Ratu Sofya belakangan ini menjadi sorotan publik lantaran perseteruan yang semakin memanas.
Terlebih, setelah Mama dari Ratu Sofya, Intan Masthura, mengunggah Instagram Story yang menyinggung kehidupan pribadi serta karier sang putri. Unggahan itu turut menyeret Cornelio Sunny selaku kekasih Ratu yang disebut-sebut sebagai sosok di balik renggangnya hubungan keluarga sang aktris.
Berikut Popmama.com siap membahas lebih lanjut terkait fakta drama keluarga Ratu Sofya.
Deretan Fakta Drama Keluarga Ratu Sofya
1. Ratu Sofya disindir oleh sang mama di Instagram

Konflik keluarga ini melibatkan Ratu Sofya dengan sang mama. Perseteruan kembali mencuat ke permukaan setelah Intan Masthura mengunggah InstaStory pada Selasa (13/1/2026).
Dalam unggahan tersebut, ia mengaitkan kisah hubungan Ratu dengan cerita yang dialami Aurelie Moeremans dalam buku Broken Strings.
Intan juga mengawali pesannya dengan mengucapkan terima kasih kepada Aurelie yang dinilainya berani bersuara.
Intan kemudian menyinggung tentang anak-anak yang dianggap tidak sadar telah didoktrin hingga akhirnya menyalahkan orangtua. Sindiran tersebut diyakini warganet ditujukan langsung kepada Ratu dan Cornelio Sunny.
2. Intan menyinggung karier Ratu Sofya yang disebut terhambat akibat sang kekasih

Tak hanya membahas soal hubungan pribadi, Intan juga menyinggung karier putrinya. Ia mengklaim bahwa Ratu Sofya tidak diperbolehkan syuting maupun melakukan promosi film oleh kekasihnya, Cornelio Sunny.
Menurut Intan, larangan tersebut dilakukan agar Ratu tidak dekat dengan orang lain dan tidak mendapatkan nasihat yang bisa membuatnya sadar akan situasi hubungannya.
Dalam unggahannya, Intan menyebut Sunny sebagai sosok berbahaya karena dianggap pandai memengaruhi putrinya lewat kata-kata.
“Nggak boleh shooting dan promo filmnya, tahu kalian kenapa??? Biar si perempuan nggak bisa dekat dengan orang lain takut cinlok, takut ada yang nasehatin dan membuat si perempuan tersadar,” katanya.
3. Ratu Sofya membantah keras tuduhan yang diberikan sang mama

Merespons unggahan sang mama yang viral, Ratu Sofya akhirnya melakukan siaran langsung di TikTok pada hari yang sama.
Dalam live tersebut, ia memberikan klarifikasi sambil menahan tangis dan membantah tudingan bahwa kekasihnya menghambat kariernya.
Ratu menegaskan bahwa ia tetap bebas mempromosikan film dan menjalani pekerjaannya seperti biasa.
Ia juga meminta publik untuk tidak langsung percaya pada satu sudut pandang saja. Menurutnya, pernyataan sang Mama tidak sepenuhnya sesuai dengan realita yang ia alami.
“Aku promosi film boleh-boleh aja kok. Baik-baik aja,” ucap Ratu dengan mata berkaca-kaca.
4. Ratu Sofya beberkan alasan memilih untuk meninggalkan rumah

Masih dalam siaran yang sama, Ratu Sofya juga mengungkapkan cerita lebih dalam mengenai alasan ia memilih meninggalkan rumah.
Ia mengungkap bahwa sejak usia muda, dirinya sudah memikul banyak tanggung jawab, baik secara finansial maupun mental.
Ratu menyebut hasil kerja kerasnya digunakan untuk membiayai sekolah adik-adiknya, pengobatan pamannya, hingga kebutuhan orangtuanya yang sakit.
Beban itu membuatnya merasa sangat lelah secara fisik dan mental, sehingga ia akhirnya memutuskan untuk memilih kehidupan yang lebih mandiri jauh dari keluarga.
"Itu hasil gue kerja dari kecil, ya untuk memenuhi kebutuhan rumah juga. Gue sekolahin adik-adik gue, gue bayarin paman gue berobat, untuk obatnya dia setiap hari gue yang biayain, gue ngebiayaain emak gue, bokap gue sakit," cerita Ratu Sofya.
5. Bekerja sejak kecil namun tidak pernah memegang uang hasil kerja kerasnya

Pengakuan Ratu Sofya semakin mengejutkan publik ketika ia menyebut pernah dipaksa mengambil pekerjaan film yang memiliki adegan tidak pantas.
Keputusan itu bukan berasal dari keinginannya pribadi, melainkan demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
"Gue harus main film yang ada adegan nggak pantasnya demi keluarga gue bisa dapet duit ratusan juga,” jelasnya.
Hal yang lebih menyakitkan, Ratu mengaku tidak pernah memegang langsung hasil jerih payahnya. Selama ini, kontrak kerja ditandatangani oleh orangtuanya.
Ia tidak memiliki kendal atas penghasilan yang diperoleh dari kerja kerasnya. Barulah setelah ia keluar dari rumah, Ratu Sofya bisa mengambil alih penghasilan untuk langsung masuk ke kantongnya.
“Tapi selama ini gue syuting, duit nggak ada di gue. Yang tanda tangan kontrak orangtua gue. Nggak ada tuh duit di gue, nggak ada selama ini sebelum gue keluar dari rumah,” ucap Ratu.
6. Mengaku tidak pernah dicari oleh sang papa

Di tengah konflik dengan sang mama, perhatian publik juga tertuju pada sosok papa dari Ratu Sofya. Saat sesi tanya jawab bersama warganet, Ratu menjawab pertanyaan mengenai apakah papanya pernah berusaha mencarinya setelah ia pergi dari rumah.
Dengan ekspresi kecewa, Ratu mengungkap bahwa sang papa tidak pernah menghubungi atau mencarinya.
Ratu menganggap sikap papanya sebagai bentuk ketidakpedulian yang semakin menguatkan keputusannya untuk menjaga jarak dan menjalani hidup secara mandiri.
“Nggak. Emak gue nyariin, iya. Bapak gue nggak. Kalau bapak nggak nyariin, tandanya apa?” katanya.
7. Sang adik turut angkat bicara dan membela orangtua

Konflik keluarga ini semakin kompleks setelah adik Ratu, Nadia Bulan Sofya, ikut bersuara melalui InstaStory pada malam hari di tanggal yang sama.
Dalam unggahannya, Bulan secara tersirat membela kedua orangtua mereka.
Ia menuliskan bahwa meskipun satu anak perempuan mungkin memiliki pandangan berbeda, tiga anak perempuan lainnya tetap meyakini bahwa orangtua mereka adalah sosok terbaik.
Pernyataan ini menunjukkan adanya perbedaan sudut pandang di antara keluarga Ratu Sofya.
"Tidak apa-apa Ma, Pa. Waktu yang akan mengungkap kebenaran. Satu dari anak perempuanmu mungkin berpikir kalian orangtua yang buruk, tapi tiga anak perempuanmu yang lain tahu kalian adalah yang terbaik. Jadi, siapa yang harus dipercaya, satu orang atau tiga orang?" tulis Bulan.
Demikianlah beberapa fakta drama keluarga Ratu Sofya. Bagaimana menurut pendapat Mama?


















-VNGXGOzs9c9SzRy2LvKpuXja5mkDxbry.jpg)