5 Fakta Bahasa Cinta Anak Tengah, Ekspresikan Cinta dengan Efektif

Yuk, mulai ekspresikan cinta yang efektif dengan memahami bahasa cinta yang unik dari anak tengah!

3 Juni 2024

5 Fakta Bahasa Cinta Anak Tengah, Ekspresikan Cinta Efektif
Freepik/cookie_studio

Love languages atau bahasa cinta adalah konsep yang dikembangkan oleh Dr. Gary Chapman dalam bukunya The Five Love Languages: How to Express Heartfelt Commitment to Your Mate. Menurut Dr. Chapman, setiap individu memiliki bahasa cinta yang berbeda-beda, di antaranya ada words of affirmation, quality time, receiving gifts, acts of service, dan physical touch.

Banyak orang yang berpendapat bahwa anak tengah dapat mengekspresikan dan merasakan cinta dengan cara yang berbeda dari anak-anak yang lebih muda atau lebih tua. Sementara itu, tidak ada kategori yang spesifik untuk bahasa cinta dari anak tengah.

Penting untuk diingat bahwa setiap orang unik dan memiliki bahasa cinta yang berbeda. Pada dasarnya, setiap orang memiliki semua bahasa cinta, tetapi porsinya berbeda pada masing-masing individu. Ada yang dominan pada salah satu bahasa cinta, namun ada juga yang lebih dominan pada beberapa bahasa cinta yang lainnya.

Kali ini Popmama.com telah merangkum beberapa fakta bahasa cinta anak tengah.

Yuk, disimak pembahasan mengenai bahasa cinta anak tengah!

1. Menginginkan lebih banyak kemandirian

1. Menginginkan lebih banyak kemandirian
Freepik/benzoix

Anak tengah secara umum dikenal sebagai orang-orang yang lebih matang. Mereka memiliki kemampuan untuk membuat pilihan dan keputusan sendiri. 

Oleh karena itu, jika pasangan kamu adalah anak tengah, memberikannya kesempatan untuk membuat pilihan dan keputusan dapat menjadi cara yang efektif untuk menunjukkan cinta serta dukungan.

Hal ini dapat membantu mereka merasa dihargai, diakui sebagai individu yang unik, bahkan memiliki pengaruh dalam hubungan. Tanpa disadari, ini juga akan membantu mereka membangun kepercayaan diri dan mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah.

Sebagai contoh, kamu memberikan kesempatan untuk membuat pilihan tentang jenis makanan yang akan dimakan, lalu kamu cukup memberikannya beberapa opsi yang layak. Kamu dapat memberikan dukungan secara verbal dan memberikannya kesempatan.

Editors' Pick

2. Merasa nyaman dengan sentuhan fisik

2. Merasa nyaman sentuhan fisik
Pexels/Dmitriy Ganin

Sentuhan fisik menjadi salah satu cara untuk mengekspresikan cinta dan dukungan pada anak tengah. Sentuhan fisik seperti pelukan atau ciuman dapat memberikan mereka perasaan nyaman dan aman.

Ketika kamu memberikan sentuhan fisik pada pasangan, kamu dapat memperkuat hubungan emosional dengan pasangan. Sentuhan fisik juga dapat membantu menurunkan stres serta meningkatkan perasaan positif yang dapat membantunya merasa lebih baik dan lebih tenang dalam situasi yang sulit.

Selain itu, anak tengah dapat mulai belajar untuk mengekspresikan perasaan mereka dan melalui sentuhan fisik. Oleh karena itu, kamu harus memberikan contoh dengan memberikannya ciuman atau pelukan sebagai cara untuk mengekspresikan cinta serta dukungan.

Jika pasangan kamu merasa nyaman dengan sentuhan fisik, maka kamu dapat memberikan pelukan atau ciuman saat berpisah atau bertemu. Sentuhan fisik juga bisa dilakukan ketika mereka merasa khawatir atau sedih.

Namun, tetap ingat untuk memperhatikan perasaannya. Ada seseorang yang mungkin merasa tidak nyaman dengan sentuhan fisik dan ada yang tak menyukainya. Jadi, jangan terpaku pada satu jenis bahasa cinta saja, cobalah terus berkomunikasi dengan pasangan untuk memastikan kebutuhannya.

3. Menyukai dukungan verbal

3. Menyukai dukungan verbal
Freepik.com/tirachardz
Pasangan sedang Mengobrol

Anak tengah menyukai dukungan verbal dari pasangan melalui kata-kata manis dan pujian. Dukungan verbal ini dapat memberikan mereka perasaan diakui dan dihargai. Kata-kata manis dan pujian dapat membuat mereka merasa lebih baik serta memberikan dorongan untuk melakukan sesuatu yang lebih baik.

Mendengar kata-kata manis dan pujian, dapat membantu anak tengah untuk membangun kepercayaan diri dan mengembangkan rasa positif tentang diri mereka sendiri. Contohnya, berikan kata-kata yang manis seblum ia memulai sesuatu dan berikanlah pujian yang tepat jika pasangan kamu dapat menyelesaikannya dengan baik.

Dukungan verbal yang diberikan pada pasangan juga dapat diberikan pada saat mereka mengalami kesulitan atau merasa tidak yakin tentang dirinya sendiri. Dukungan verbal dapat membantu pasangan untuk mempercayai diri mereka sendiri dan membuat keputusan yang baik.

 

4. Sulit untuk mendapatkan perhatian

4. Sulit mendapatkan perhatian
Pexels/Anna Pou

Terdapat stereotipe bahwa anak tengah kerap diabaikan dalam keluarga. Meskipun itu tidak sepenuhnya benar dan salah, sulit untuk mendapatkan perhatian ketika kamu atau pasangan memiliki dua saudara kandung lainnya di rumah.

Hal tersebut membuat anak tengah selalu menghargai saat menerima hadiah spesial yang kamu berikan hanya untuknya. Kemudian, saat memiliki pasangan, mereka senang menerima hadiah karena itu menunjukkan bahwa orang lain memahami kebutuhannya dan mengetahui apa yang ia inginkan.

5. Memberikan waktu yang cukup untuk berkomunikasi dan berinteraksi

5. Memberikan waktu cukup berkomunikasi berinteraksi
Freepik/Lifestylememory

Memberikan waktu yang cukup untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan pasanganmu yang merupakan anak tengah sangat penting karena dapat membantu membangun hubungan yang kuat dan mendalam dengan mereka.

Berkomunikasi dengan mereka juga dapat membantu untuk mengetahui perasaan, pikiran serta memberikan dukungan yang diperlukan. Terlebih ketika mereka sedang menghadapi kesulitan. Ini tentu dapat membantu membangun kepercayaan diri dan meningkatkan keterampilan komunikasi.

Nah, itu dia pembahasan tentang fakta bahasa cinta anak tengah. Kamu perlu menemukan bahasa cinta mana yang dominan yang terdapat pada pasanganmu.

Dengan memahami bahasa cinta yang unik dari anak tengah, kamu dapat mengekspresikan cinta kamu dengan cara yang efektif. Selain itu, secara perlahan dapat menjalin hubungan yang kuat dan menyenangkan dengan mereka.

Baca juga:

The Latest