Popmama.com/Ilham Syakur Fidina
Angga Yunanda yang merasakan empati pada setiap pekerjaan yang dijalankan, seperti menjadi seorang manusia silver, membuatnya ikut menceritakan bahwa perjalanan kariernya tidaklah mudah, terutama karena ia lahir dan besar di Lombok.
Menurutnya, berasal dari daerah membuat peluang untuk masuk ke industri hiburan menjadi lebih terbatas dibandingkan mereka yang tinggal di kota besar seperti Jakarta.
Ia juga menambahkan bahwa hingga kini masih sangat sedikit orang dari daerah asalnya yang berhasil menembus industri yang sama. Hal ini membuat perjuangannya terasa lebih menantang, sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam membentuk mental dan ketekunannya sebagai seorang aktor.
“Pertama kali usia 15 tahun (berkecimpung di dunia seni peran) dan itu pun cukup sulit karena aku kan memang lahir dan besar di Lombok. Jadi sebenarnya untuk bisa berada di industri seperti ini, entertainment tuh sangat sulit dan jarang banget. Bahkan sampai sekarang pun mungkin aku ngelihat mungkin baru satu atau dua orang yang berada di industri yang sama, berasal dari daerah yang sama,” cerita Angga Yunanda.
Namun, di balik perjuangannya itu, ada satu hal yang membuat dirinya berhasil menjadi aktor berbakat, yakni berkat support system dari keluarganya. Apalagi di usianya yang masih muda itu, ia harus meninggalkan orangtuanya demi mengejar karier di dunia hiburan, yang tentu bukanlah hal mudah.
“Tapi, ternyata di usia 15 tahun ini, nggak cuma dari aku yang ingin, tapi support system dari keluarga juga mendukung. Itu yang menurut aku salah satu yang penting juga dari perjalanan aktorku. Aku nggak ngerasa sendirian, ada yang membantu secara emosional juga,” lanjut Angga Yunanda.
Walau jauh dari keluarga, ia merasa kehadiran keluarganya tetap dekat secara emosional. Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor utama yang membuatnya tidak merasa sendirian dan mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan di awal kariernya.
Itulah informasi seputar jadi manusia silver, Angga Yunanda akui empati pada setiap pekerjaan. Siapa yang tidak sabar untuk melihat aksinya dalam film Para Perasuk nanti, nih?
Apa sinopsis dari film Para Perasuk? | Film Para Perasuk mengisahkan tentang Bayu (20 tahun), pemuda Desa Latas yang bercita-cita jadi Perasuk utama untuk pimpin pesta kerasukan besar-besaran. Tujuannya kumpulkan dana selamatkan mata air keramat dari penggusuran jadi hotel, tapi ia sadar ambisi tak cukup jadi Perasuk sejati demi desa. |
Siapa saja yang memerankan karakter di film Para Perasuk? | Angga Yunanda (Bayu), Maudy Ayunda (Laksmi), Anggun C. Sasmi (Guru Asri), Bryan Domani (Ananto), Chicco Kurniawan (Pawit), Indra Birowo (Bapak Bayu), Ganindra Bimo (Fahri). |
Kapan film Para Perasuk tayang di bioskop? | Film Para Perasuk akan segera tayang di bioskop tanggal 23 April 2026. |