Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Bukan Wajah, Ini 5 Kemiripan Lionel Messi dan Lamine Yamal

Bukan Wajah, Ini 5 Kemiripan Lionel Messi dan Lamine Yamal
Instagram.com/managingbarca
Intinya Sih
  • Lionel Messi dan Lamine Yamal sama-sama tumbuh di akademi La Masia, menembus tim utama Barcelona sejak muda, dan dikenal dengan kemampuan luar biasa menggunakan kaki kiri.

  • Keduanya sering bermain dari sisi kanan lapangan dengan gaya cut inside khas, memanfaatkan kreativitas serta akurasi tinggi untuk menciptakan peluang dan gol bagi tim.

  • Lionel Messi dan Lamine Yamal pernah mengenakan nomor 10 Barcelona serta meraih penghargaan Golden Boy di usia remaja, seolah menegaskan kualitas mereka sebagai talenta muda berpengaruh di sepak bola Eropa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Lionel Messi dan Lamine Yamal berasal dari generasi yang berbeda, tetapi nama keduanya kerap dikaitkan oleh para penggemar sepak bola. Meski wajah mereka tidak terlalu mirip, ada sejumlah kesamaan dalam perjalanan karier hingga gaya bermain yang membuat Yamal sering dibandingkan dengan sang legenda Argentina.

Perbandingan tersebut bukan tanpa alasan. Keduanya sama-sama tumbuh di akademi La Masia, menembus tim utama Barcelona di usia muda, dan dikenal memiliki kemampuan luar biasa dalam mengolah bola menggunakan kaki kiri.

Kesamaan-kesamaan tersebut membuat banyak orang melihat Yamal sebagai salah satu talenta muda yang memiliki jejak karier serupa dengan Messi. Meski begitu, Yamal tetap berusaha membangun identitasnya sendiri sebagai pemain, tanpa harus berada di bawah bayang-bayang sang legenda.

Dalam artikel ini, Popmama.com telah merangkum lima kemiripan Lionel Messi dan Lamine Yamal yang menarik untuk disimak. Yuk, disimak!

Deretan Kemiripan Lionel Messi dan Lamine Yamal

1. Kaki kiri yang dominan dan magis

Lamine Yamal dan Lionel Messi
Instagram.com/433/route1futbol

Salah satu kemiripan paling mencolok antara Lionel Messi dan Lamine Yamal, yakni sama-sama mengandalkan kaki kiri sebagai senjata utama di lapangan. Keduanya mampu memanfaatkan kaki dominan tersebut untuk menggiring bola, menciptakan peluang, hingga melepaskan umpan yang sulit diprediksi lawan.

Tak hanya piawai dalam membangun serangan, Messi dan Yamal juga dikenal memiliki akurasi tembakan yang tinggi menggunakan kaki kiri. Tendangan melengkung ke arah tiang jauh menjadi salah satu ciri khas mereka, yang kerap menghasilkan gol-gol indah di berbagai pertandingan penting.

Kemampuan itu membuat banyak penggemar melihat adanya kemiripan dalam cara keduanya bermain. Meski Yamal masih berada di awal kariernya, kualitas kaki kirinya telah menjadi salah satu alasan mengapa ia sering dibandingkan dengan Messi.

2. Sama-sama berawal dari posisi sayap kanan

Lamine Yamal dan Lionel Messi
Instagram.com/route1futbol/espn

Lionel Messi dan Lamine Yamal sama-sama dikenal sebagai pemain yang mengawali serangan dari sisi kanan lapangan. Posisi tersebut memberi keduanya keleluasaan untuk menerima bola, menghadapi bek lawan dalam situasi satu lawan satu, dan memanfaatkan kecepatan saat melakukan penetrasi.

Meski bermain sebagai penyerang sayap kanan, Messi dan Yamal tidak terpaku berada di dekat garis lapangan. Keduanya justru sering melakukan cut inside, yakni bergerak ke tengah menggunakan kaki kiri untuk mencari ruang sebelum melepaskan tembakan melengkung atau mengirim umpan terobosan kepada rekan setim.

Pola permainan ini menjadi salah satu ciri khas yang membuat Yamal kerap dibandingkan dengan Messi. Meski memiliki gaya bermain dan karakter yang berbeda, kemampuan mereka dalam membaca ruang serta menciptakan peluang dari sisi kanan menjadi senjata yang sangat efektif bagi tim masing-masing.

3. Lahir dari akademi La Masia

Lamine Yamal dan Lionel Messi
Instagram.com/fcbarcelona/lamineex10

Lionel Messi dan Lamine Yamal sama-sama tumbuh serta berkembang di akademi La Masia, tempat lahirnya banyak pemain hebat Barcelona. Sejak usia muda, keduanya ditempa dengan filosofi permainan khas klub yang mengutamakan penguasaan bola dan kerja sama tim

Lingkungan La Masia turut membentuk karakter permainan Messi dan Yamal. Mereka dikenal memiliki visi bermain yang luar biasa, mampu membaca ruang dengan baik, serta piawai menciptakan peluang melalui umpan maupun pergerakan tanpa bola.

Meski berasal dari generasi yang berbeda, keduanya menjadi bukti bahwa sistem pembinaan La Masia terus melahirkan talenta berkualitas.

4. Nomor 10 menjadi simbol perjalanan mereka di Barcelona

Lamine Yamal dan Lionel Messi
Instagram.com/actualfootballl/konradborzy

Nomor punggung 10 memiliki makna yang sangat istimewa di Barcelona, dan baik Lionel Messi maupun Lamine Yamal pernah dipercaya mengenakannya di usia muda.

Bagi Barcelona, nomor 10 bukan sekadar angka di punggung pemain. Nomor tersebut identik dengan kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan menjadi pembeda di lapangan, sehingga tidak sembarang pemain bisa mendapat kepercayaan untuk memakainya.

Meski kini mengenakan nomor yang sama, Yamal beberapa kali menegaskan bahwa dirinya tidak ingin dibandingkan dengan Messi. Ia memilih menjadikan sang legenda sebagai inspirasi, sambil berusaha membangun warisan dan identitasnya sendiri bersama Barcelona.

5. Memenangkan trofi Golden Boy saat masih remaja

Lamine Yamal dan Lionel Messi
Instagram.com/scespn/fcbarcelona

Lionel Messi dan Lamine Yamal sama-sama berhasil meraih penghargaan Golden Boy, yaitu penghargaan bergengsi yang diberikan kepada pemain terbaik di bawah usia 21 tahun yang bermain di Eropa. Messi memenangkannya pada 2005 saat berusia 18 tahun, sedangkan Yamal memenangkan pada 2024 saat berusia 17 tahun.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa keduanya telah menunjukkan kualitas luar biasa sejak usia remaja. Baik Messi maupun Yamal mampu mencuri perhatian berkat konsistensi performa, kreativitas, serta pengaruh besar yang mereka berikan untuk tim meski usianya masih sangat muda.

Itu dia beberapa kemiripan Lionel Messi dan Lamine Yamal yang membuat keduanya kerap dibandingkan oleh para pencinta sepak bola. Mulai dari kaki kiri yang dominan, perjalanan di La Masia, hingga mengenakan nomor 10 Barcelona, ada banyak kesamaan yang menghubungkan mereka.

Meski begitu, Yamal tetap memiliki perjalanan dan identitasnya sendiri untuk menorehkan sejarah di dunia sepak bola.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More