Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Makna dan Lirik Lagu 'Tu Hai Kahan' AUR feat Zayn Malik

Makna dan Lirik Lagu 'Tu Hai Kahan' AUR feat Zayn Malik
Youtube.com/AUR
Share Article

AUR, grup trio asal Pakistan baru saja merilis lagu 'Tu Hai Kahan' yang berkolaborasi dengan penyanyi asal Inggris Zayn Malik pada 12 Januari 2023. Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang sangat merindukan pujaan hatinya. 

Lagu ini sebetulnya telah dirilis pada 2023 lalu, namun dirilis ulang dengan berduet bersama Zayn. Pada awal perilisannya, 'Tu Hai Kahan' sempat berhasil menduduki posisi pertama di beberapa tangga lagu Asia Selatan termasuk Spotify India dan Pakistan. 

Nah, kali ini Popmama.com telah merangkum informasi makna dan lirik lagu 'Tu Hai Kahan' AUR feat Zayn Malik secara detail. 

  1. Lirik Lagu 'Tu Hai Kahan' AUR feat Zayn Malik Beserta Terjemahannya

    Youtube.com/AUR
    Youtube.com/AUR

    Ki jab main hadd se aage badh gaya tha aashiqui me
    Saat aku melangkah terlalu jauh dalam cinta

    Yaani Zindagi ko le raha mazak hi me
    Saya tidak menganggapi hidup ini dengan cukup serius

    Fir mazak hi me mil gaya sab khaak hi me
    Dan kurangnya keseriusanku menghancurkan segalanya

    Choo kar aaya manziley to tanha tha me vapasi me
    Ketika aku kembali setelah mencapai tujuanku, aku pun sendirian di perjalanan

    Jaise phool todey hongey tumne jholi bharkay
    Kau pasti sudah memetik banyak bunga

    Me wo phool jo ki reh gaya tha shaakh hi me
    Aku seperti bunga sial yang tidak dipetik dan tetap berada di dahannya

    Jaise khwaab hi me khwaab gaahein aankh hi me
    Seperti halnya mata kita bernyanyi ketika kita melihat mimpi

    Pal se pal me kya hua tum reh gaye bas yaad hi me
    Hanya butuh sekejap bagimu untuk menjadi bagian dari kenanganku

    Ek sawaal machalta hai mere dil me kabhi
    Sebuah pertanyaan menghantui pikiran ku


    Tujhe me bhul jaau yaa tujhe me yaad karu
    Haruskah aku melupakan atau terus memikirkanmu?

    Tujhi ko soch ke likhta hu jo bhi likhta hu
    Apa pun yang ku tulis, aku menulisnya sambil memikirkanmu

    Ab likh raha hu to fir kyu na ek sawal karu
    Bukankah seharusnya aku bertanya padamu sekarang karena aku sedang menulis tentangmu?

    Main is sawal se gham to badal du khusiyon me
    Jawaban atas pertanyaan ini mungkin mengubah kesengsaraanku menjadi kegembiraan

    Par inn bejaan si khushiyon se kya kamaal karu
    Tapi apa jadinya aku tanpamu, dengan kegembiraan yang tak bernyawa ini?

    Par ab sawal bhi kamal, tu sambhaal le filhaal
    Karena pertanyaan yang belum terjawab ini membuatku penasaran, aku ingin kau menjawabnya

    Ye zawaal bichaa jaal kya main chaal chalu
    Ketika pertanyaan ini menggangguku, bagaimana aku harus melanjutkannya?

    Chaal chal tu apni main tujhe pehchaan lunga
    Aku akan mengenal dirimu jika kau mengambil langkah selanjutnya

    Mai apni mehfilon me sirf tera hi naam lunga
    Aku akan menyebutkan namamu saat duduk di pertemuan

    Tujhe pasand hai dheema lehja or bas khamoshiyaan
    Jika kau lebih suka kedalamain dan ketenangan

    Me tere khaatir apni khudki saanse thaam lunga
    Aku akan menahan napasku

    Aisa hai to tere khaatir hum bhi ro sakte hai
    Jika itu mungkin, aku juga akan menangis untukmu

    Mere khaatir mere rone par ab tum bas hass dena
    Akan cukup bagiku jika kau hanya tersenyum sementara aku menangis untukmu


    Ekbaar teri muskurahat ke piche hum sab kuch kho sakte hai
    Aku siap menyerahkan segalanya demi senyumanmu

    Kya meri mohbbaton ka koi hisaab nahi hai
    Apakah cintaku padamu tidak mengenal batas?

    Kya teri aankhon me mere liye koi khwaab nahi hai
    Apakah matamu tidak menyimpan mimpi untukku?

    Tujhe kya hi karu ghamzada ab jaane de
    Aku akan berusaha agar tidak membuatmu sedih

    Ki tere paas mere pyaar ka jawaab nai hai
    Apakah kau punya tanggapan untuk cintaku?

    Kitni muddate hui hai, tumne khat kyu nahi bheja
    Sudah lama sekali sejak terakhir kau menulis surat untukku

    Gaa leta hu tere liye, mausiqi nahi hai pesha
    Meskipun bernyanyi bukanlah pekerjaanku, aku akan bernyanyi untukmu

    Aane ki khabar hi nahi tere ab
    Belum ada kabar apa pun tentang kepulanganmu

    Ab kya masuamo se puchu tere aane ka andesha
    Kapan kamu akan kembali? Haruskah aku bertanya pada angin?

    Ankhon me aansoon nahi hai kaha hai tu kaha tu nahi hai
    Aku tidak punya air mata di dalam mataku. Kau ada di mana, dan di mana tempat yang tak ada dirimu?

    Dil ko ye ab jaan'na hi nahi, bas tum chale aao
    Hatiku tidak tertarik untuk mencari tahu. Kembalilah saja.

     

    Tu hai kahan, khwabo ke iss sheher me mera dil tujhe dhund taa dhund taa
    Ke mana saja kau pergi? Hatiku terus mencarimu di kota impian ini

    Arsaa hua, tujhko dekha nahi tu na jaane kaha chup gaya chup gaya
    Aku sudah lama sekali tidak melihatmu. Di mana kah kau bersembunyi?

     

    Aao firse hum chale thaam lo ye haath, kardo kam yeh faasle
    Jangan ada lagi jarak di antara kita; genggam tanganku lagi


    Na pata ho manzilon ka, na ho Raste
    Kita tidak peduli dengan tujuan atau rutenya

    Tu ho, main hu, bethe dono firr hum taaron ke taley
    Aku ingin duduk di bawah bintang bersamamu

    Naa subah ho fir, naa hi din dhale
    Mungkin tidak akan ada siang atau malam

    Kuch na keh sake, kuch na sun sake
    Kita mungkin tidak bisa bicara atau mendengar apa-apa

    Batein sari wo, dil me hi rahein
    Semua sentimen itu tidak akan terucapkan di dalam hati

    Tumko kya pata hai kya ho tum mere liye
    Kau tidak tahu betapa berartinya dirimu bagiku

    Kehkasha ho tum kahaniyon ki pariyon ki tarah ho tum
    Kau adalah seorang bidadari dari kisah para bidadari

    Mujhme aasake naa koi iss tarah ho tum
    Tidak ada orang lain yang bisa menandingi kecantikanmu

    Ho yaaqeen tum mera, ya fir gumaan ho tum
    Apakah kau adalah kebanggaanku atau keyakinanku?

    Ashiyaan ho tum mai bhatka sa musafir aur makaan ho tum
    Kau adalah rumahku. Aku adalah seorang pengembara yang bepergian, dan kau adalah rumahku.

    Meri manzilon ka ek hi rasta ho tum
    Tidak ada cara lain untuk mencapai tujuanku selain melalui dirimu

    Dhund ta hai dil tujhe bata kahan ho tum
    Ke mana saja kau pergi? Hatiku sangat merindukanmu

    Ho jahan kahin bhi aao paas taake aansu mere tham sake
    Di mana pun kau berada, kemarilah, untuk menghentikan isak tangisku

    Yaad aa rahe ho tum mujhe ab har lamhe
    Aku semakin merindukanmu setiap menit berlalu

    Aisi zindagi ka kya jo tum zindagi me hoke
    Apa nilai hidupku jika kau ada di dalamnya…

    Meri zindagi na ban sake
    …tetapi tidak mampu menjadi seperti hidupku?

    Sochta rahu ya bhul jau ab tumhe
    Haruskah aku memikirkanmu atau melupakanmu?

    Tum mil hi na sakoge, to fir kaise chahun ab tumhe
    Bagaimana aku bisa terus mencintaimu jika kau tidak akan pernah bisa bertemu denganku lagi?

    Tere saare khwaab pal me jod denge
    Aku bisa merangkum semua impianku dalam satu kalimat

    Jisme tu hi na basega, fir wo dil hi tod denge
    Namun, jika kau tidak tinggal di dalam hatiku, aku akan menghancurkannya

    Chod denge wo sheher ke jisme tum na hoge
    Aku akan meninggalkan kota yang bukan tempatmu tinggal

    Tuut jaaenge makaan wo saare hasrato ke
    Semua keinginan akan hancur

    Guzre pal jo saath tere wo pal hai bas sukoon ke
    Satu-satunya waktu saat aku merasa nyaman adalah saat aku bersamamu

    Mil lo ab tum iss tarah se ke fir nahi miloge
    Ku mohon datanglah dan temui aku, seolah-olah ini adalah pertemuan terakhir kita

     

    Tu hi tha saath me mere, kaise me jiunga akele
    Kau selalu berada di sisiku. Bagaimana bisa aku bertahan hidup sendiri?

    Taare gin gin ke hogayi hai subha
    Menghitung bintang sudah membuat fajar menyingsing

     

    Tu hai kaha, khwabo ke iss sheher me mera dil tujhe dhund taa dhund ta
    Ke mana saja kau pergi? Hatiku mencarimu di kota impian ini

    Arsaa hua, tujhko dekha nahi tu na jaane kaha chup gaya chup gaya
    Aku sudah lama sekali tidak melihatmu. Di mana kah kau bersembunyi?

     

    You'll always stay with me
    Kau akan selalu tinggal bersamaku

  2. 1. Lagu ini menceritakan kalau cinta itu seperti candu

    Youtube.com/AUR
    Youtube.com/AUR

    Ek sawaal machalta hai mere dil me kabhi

    Sebuah pertanyaan menghantui pikiran ku

    Tujhe me bhul jaau yaa tujhe me yaad karu

    Haruskah aku melupakan atau terus memikirkanmu?

    Tujhi ko soch ke likhta hu jo bhi likhta hu

    Apa pun yang ku tulis, aku menulisnya sambil memikirkanmu

    Ungkapan cinta itu membutakan tidaklah salah sepenuhnya. Sebab, hal itu memang kerap dirasakan oleh seseorang yang sedang jatuh cinta. Memang ketika sedang kasmaran, cinta menjelma layaknya candu yang mampu memengaruhi pikiran seseorang hingga bisa selalu tertuju kepada pasangannya saja. 

    Melalui lagu ini, AUR seolah ingin menyampaikan bahwa cinta memiliki pengaruh yang kuat dalam kehidupan, bahkan cinta mampu menghantui pikiran serta menghentikan segala pergerakkan jika cinta tersebut belum ditunaikan. 

  3. 2. Seseorang akan selalu berusaha membahagiakan pasangannya

    Youtube.com/AUR
    Youtube.com/AUR

    Ekbaar teri muskurahat ke piche hum sab kuch kho sakte hai
    Aku siap menyerahkan segalanya demi senyumanmu

    Kya meri mohbbaton ka koi hisaab nahi hai
    Apakah cintaku padamu tidak mengenal batas?

    Kya teri aankhon me mere liye koi khwaab nahi hai
    Apakah matamu tidak menyimpan mimpi untukku?

    Sudah sewajarnya bagi seorang untuk memberikan yang terbaik kepada pasangannya, termasuk memberikan rasa kebahagiaan selama bersama dengan dirinya.

    Untuk memperoleh kebahagiaan itu tidak perlu harus diciptakan dengan mengeluarkan uang. Ada banyak hal lain yang dapat menghadirkan perasaan bahagia dengan melakukan hal-hal sederhana, seperti sering menghabiskan waktu bersama-sama. 

    Beberapa frasa yang tertera dalam lirik lagu 'Tu Hai Kahan' juga menjelaskan bahwa seorang kekasih akan selalu siap menyerahkan segalanya demi senyuman yang merekah dari sang pujaan hati. Hal ini wajar karena untuk mendapatkan cinta memang perlu pengorbanan. 

  4. 3. Lirik lagunya mengingatkan bahwa rindu itu berat

    Youtube.com/AUR
    Youtube.com/AUR

    Aane ki khabar hi nahi tere ab
    Belum ada kabar apa pun tentang kepulanganmu

    Ab kya masuamo se puchu tere aane ka andesha
    Kapan kamu akan kembali? Haruskah aku bertanya pada angin?

    Siapa bilang bahwa rindu itu ringan? Pada kenyataanya tidak semua orang mampu menahan beratnya rasa rindu. Apalagi ketika perasaan cinta itu baru saja bersemi, rasanya tak ingin berpisah sebentar pun dengan sang pujaan hati. Jadi, wajar jika banyak yang mengungkapkan bahwa rindu itu memang berat. 

    Lagu 'Tu Hai Kahan' memang bercerita tentang seseorang yang sangat merindukan sosok pasangannya yang telah lama pergi. Bahkan beberapa liriknya pun mengungkapkan bahwa rindu itu sungguh tidak enak, bahkan kerap menghantui pikiran dengan sosok wajahnya. 

    Itulah rangkuman makna dan lirik lagu 'Tu Hai Kahan' AUR feat Zayn Malik. Ada banyak hal yang bisa dilihat dari lirik lagu ini, ya. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More