Memilukan! Minta Ditemani Tidur, Anak Meratapi Peti Mati Sang Mama

Hati siapa yang tak pilu melihat anak 5 tahun yang melakukan hal ini

15 Mei 2019

Memilukan Minta Ditemani Tidur, Anak Meratapi Peti Mati Sang Mama
en.goodyimes.my

Tidak mudah bagi anak kecil di bawah 7 tahun memahami bahwa hidup ini tidaklah kekal. Akan tiba waktunya bagi setiap manusia menghadapi ajal. 

Seperti yang dialami Khayne Kheian Naelgas Castro yang berusia 5 tahun saat kehilangan sang Mama yang telah meninggal dunia, Katherine Naelgas Castro, ketika ia melahirkan saudaranya yang diberi nama Cyril Khayzer, di rumah sakit setempat yang berlokasi di San Jose, Mindoro Occidental, Filipina, ternyata tidaklah mudah.

1. Hubungan Mama dan anak yang sangat erat

1. Hubungan Mama anak sangat erat
en.goodyimes.my

Khayne yang masih sangat kecil menunjukkan bahwa hubungan anak dan Mama memiliki keintiman yang sangat erat. Terlebih di usianya yang masih sangat kecil, ia belum memahami konsep manusia yang akhirnya akan pergi untuk selamanya pada suatu waktu.

Khayne kala itu mempertanyakan mengapa mamanya tidak tidur di sampingnya, tetapi "tidur" di dalam peti mati.

Seperti balita pada umumnya, ia masih ditemani sang Mama setiap kali waktu tidur malam tiba. 

Hari itu berbeda, pada awal bulan Mei 2019 telah viral fotonya yang sedang meratapi peti mati sang Mama.

Dilansir dari laman en.goodtimes.my, mama mertuanya, Marichu Gabriel, menyaksikan saat yang menyedihkan ketika Khayne mulai menyeret kursi sehingga dia bisa naik dan menatap mamanya di dalam peti mati. 

2. Kepiluan sang Nenek melihat cucunya berdiri di samping peti mati mamanya

2. Kepiluan sang Nenek melihat cucu berdiri samping peti mati mamanya
en.goodyimes.my

Sang nenek yang pilu hatinya melihat tingkah cucunya tersebut mengabadikan momen haru tersebut dan membagikannya di laman Facebook. Sejak itulah foto anak yang meratapi peti mati mamanya ini viral.

Sang nenek menuliskan, "Bagaimana Anda menjelaskan ketika anak kecil yang bertanya: mengapa Mama tidak tidur di sampingku?
Dia menyeret kursi sendiri dan naik untuk memeluk mamanya."

Si Kecil Khayne tidak mau beranjak sambil menagih ditemani sang Mama sebelum ia tidur, bahkan ia berniat ingin menemani mamanya yang tertidur di dalam peti mati berwarna putih tersebut.

"Hati saya bergetar ketika saya melihat ini."

Tentulah sang Nenek merasa sedih yang mendalam melihat apa yang tengah dilakukan cucunya.

Editors' Picks

3. Khayne rela menemani sang Mama sampai ia tertidur

3. Khayne rela menemani sang Mama sampai ia tertidur
en.goodyimes.my

Tidak ingin meninggalkan sang Mama sendiri, Khayne malah menarik kursi plastik ke dekat peti. Ia berdiam diri dan kemudian tertidur di kursi tersebut.

Entah apa yang ada dipikirannya. Si Kecil Khayne masih ingin lebih lama ada di dekat sang Mama. 

Ia merapikan beberapa kursi kemudian ia tertidur di dekat peti mati sang Mama.

Memilukan Minta Ditemani Tidur, Anak Meratapi Peti Mati Sang Mama
en.goodyimes.my

Tiga hari setelah kematian Katherine, Gabriel merekam video yang menunjukkan Khayne menyanyikan lagu yang didedikasikan untuk sang Mama tercinta. Semoga kesedihannya segera berlalu.

Itulah kisah pilu Khayne yang ditinggal sang Mama. Apa yang bisa kita lakukan ketika melihat anak yang masih sangat kecil ditinggalkan karena pada dasarnya kelekatan hubungan Mama dan anak tiada tandingannya.

Bacajuga7 Cara Meningkatkan Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!