Terjun ke Industri Musik, Tompi Beri Nasihat Ini ke Cut Ayesha

Father and daugther goals banget nih mereka!

27 Juli 2020

Terjun ke Industri Musik, Tompi Beri Nasihat Ini ke Cut Ayesha
Instagram.com/cutayesha_official

Cut Malka Ayesha atau akrab dipanggil Ayesha adalah penyanyi cilik Indonesia yang baru terjun ke dunia musik.

Single yang pernah dinyanyikannya berjudul I Wanna Dance yang menjadi salah satu theme song pada ajang Asian Para Games 2018 lalu. Ayesha menyanyikan lagu tersebut dengan sang Papa yang merupakan penyanyi populer di Indonesia yaitu Tompi.

Dalam acara Instagram Live spesial Hari Anak Popmama.com pada Kamis (23/7/2020), Ayesha dan Tompi membagikan pengalaman dan hubungan mereka berdua di rumah.

Selain itu, Tompi sebagai Papa juga menitipkan sejumlah pesan kepada putrinya tersebut agar bisa terus berkarya di industri tarik suara di tanah air.

Bagaimana keseruan keduanya? Berikut Popmama.com rangkum informasi lengkapnya.

1. Tompi mengenali bakat Ayesha sejak umur 3 tahun

1. Tompi mengenali bakat Ayesha sejak umur 3 tahun
Instagram.com/cutayesha_official

Diungkapkan oleh Ayesha saat Live Instagram bahwa ia ingin terjun ke dunia musik bukan ingin menjadi terkenal seperti Papanya. Ayesha hanya ingin menyalurkan hobinya yang gemar menyanyi sejak kecil.

Hal tersebut juga diamini oleh Tompi, karena sudah melihat bakat Ayesha sejak umur 4 tahun. Memang saat itu Ayesha tidak langsung bisa menyanyi satu lagu penuh, bahkan awalnya hanya bersenandung.

“Dulu kalau lagi di mobil ya, lagi jalan gitu, saya suka memberi contoh misalnya ‘dadadaa~’ nanti mereka suka mengikuti dengan gaya anak-anaknya yang kadang-kadang benar, kadang-kadang salah. Tapi at least, mereka menunjukkan nggak tone deaf. Ayesha dari umur 3 tahun sudah nyanyi tapi nggak jelas nyanyi apaan,” tutur Tompi.

Ayesha mengungkapkan salah satu lagu anak-anak kesukaannya adalah Bintang Kecil.

2. Papa dan anak ini tak punya latihan khusus di rumah

2. Papa anak ini tak pu latihan khusus rumah
Instagram.com/cutayesha_official

Sebagai seorang anak yang memiliki Papa seorang penyanyi, Ayesha dan Tompi tidak punya ritual khusus latihan ketika di rumah.

“Iya biasanya kalau kita lagi di rumah lagi nonton, kan kita suka ngobrol di rumah kalau malam habis makan, yuk latihan nyanyi. Ya udah latihan nyanyi. Sebelum tidur kadang-kadang. Jadi nggak ada waktu khusus regular setiap waktu tertentu ya,” jelas Tompi.

“biasanya cuma part of a song dikit aja,” timbal Ayesha.

Editors' Picks

3. Tompi tak pernah memaksakan gaya bernyanyi khusus untuk Ayesha

3. Tompi tak pernah memaksakan gaya bernyanyi khusus Ayesha
Instagram.com/cutayesha_official

Meski Ayesha baru seumur jagung ke industri musik, Tompi tak ingin memaksakan gaya menyanyi yang harus khusus dimiliki putrinya itu. Tompi sebagai guru sekaligus Papa bagi Ayesha hanya melatih tone-nya.

“Saya tidak mengajarkan dia bernyanyi seperti cara saya. Karena setiap orang even anak dan orangtua, atau saudara sekandung pun tipikal bernyanyinya akan berbeda. Sangat banyak faktor yang memengaruhi cara seseorang bernyanyi. Tapi teknik dasar perlu dilatih. Seperti guidance, kalau lagunya begini, menghitung temponya bagaimana,” jelas Tompi.

Menurut Tompi, dalam teknik bernyanyi perlu ada hal-hal yang diajarkan tapi tidak harus mendikte untuk seperti dirinya atau orang lain.

“Saya memberi dia kebebasan. Makanya gaya Ayesha bernyanyi berbeda dari saya, Ayesha lebih effortless, lebih santai, lebih kalem, ya lebih anak sekarang lah. Kalau saya kan menggebu-gebu,” tutur Tompi.

4. Sekolah selalu jadi poin utama bagi Ayesha

4. Sekolah selalu jadi poin utama bagi Ayesha
Instagram.com/cutayesha_official

Meski Ayesha kini sudah mulai menjadi penyanyi cilik, sekolah tetap menjadi hal penting. Satu hal yang selalu Ayesha ingat dari Papa dan Mamanya adalah jangan sampai sekolah menjadi nomor dua setelah ia menekuni karirnya sebagai penyanyi.

“Ayah selalu bilang sekolah duluan, always school first, dan sebelum perform kalau Ayesha nervous atau takut, ayah selalu bilang kayak nggak perlu takut,” jelas Ayesha.

Hal ini karena Ayesha memandang kalau dirinya yang terjun ke dunia musik saat ini bukan sebagai pekerja. Namun, karena dirinya suka dengan hal itu.

I feel like nggak terlalu suka ngomongin itunya (menyanyi) as a job karena it’s just something that I like to do. It’s not really something that I’m forced,” ujar putri Tompi berusia 11 tahun ini.

5. Lirik dalam 'It Starts from Home' ditulis sendiri oleh Ayesha

5. Lirik dalam 'It Starts from Home' ditulis sendiri oleh Ayesha
Instagram.com/cutayesha_official

Selain lagu yang Ayesha nyanyikan dengan sang Papa saat Asian Para Games 2018, penyanyi cilik ini juga baru saja meluncurkan lagu It Starts from Home. Lagu yang ternyata ditulis sendiri oleh Ayesha ini bercerita tentang kehangatan keluarga.

“Lagu It Starts from Home seperti no matter where end up and life the place or people that shape you to the person you are today is home, which is your family,” jelas Ayesha.

Ayesha diketahui juga sangat mengagumi penyanyi hollywood, Billie Eilish. Mengenai artis atau lagu kesukaan Ayesha sebagai Papa, Tompi tak pernah membatasi harus spesifik lagu apa saja yang boleh dan tidak boleh didengarkan.

“Nggak terlalu bilang spesifik, cuma bilang nggak boleh listen yang buat older people, sama listen for your age tapi nggak pernah bilang to specific song,” jelas Ayesha.

Tompi pun membebaskan Ayesha mendapatkan inpirasi lagu dari mana saja. Ia sebagai Papa dan mentor di rumah hanya mengarahkan seperlunya saja.

“Hanya mengerahkan dan memberikan di referensi beberapa penyanyi untuk denger sih. Jadi biasanya saya menemukan penyanyi dan suaranya bagus atau dengan teknik yang oke saya suka forward ke Ayesha,” tutur Tompi.

6. Momen ‘Hari Anak Nasional 2020’ Tompi titipkan pesan ini ke anak Indonesia

6. Momen ‘Hari Anak Nasional 2020’ Tompi titipkan pesan ini ke anak Indonesia
Instagram.com/cutayesha_official

Memfasilitasi Ayesha untuk mengejar mimpinya menjadi hal yang penting bagi diri Tompi dan Mama Ayesha. Meski begitu, Tompi tak mau terlalu memaksa Ayesha untuk punya mimpi atau tujuan tertentu.

“Saya hanya berharap mudah-mudahan apa yang dia (Ayesha) cita-citakan bisa terjadi. Saya dan Ibunya sadar betul hanya memfasilitasi. Jadi kami berdua tidak berhak memaksakan menjadi sesuatu yang mungkin dia tidak sukai itu kenapa pendidikan yang kami kasih berupa keterampilan dasar yang mereka butuhkan,” tutur Tompi.

Ketika wawancara eksklusif Hari Anak Nasional 2020, Tompi dan Ayesha tampak sekali hangat di depan kamera. Hal ini banyak yang mengomentari mereka adalah father and daughter goals. Untuk menyambut Hari Anak Nasional 2020 lalu, sebagai seorang Papa dan musisi musik tanah air, Tompi menitipkan pesan agar anak Indonesia bisa tumbuh dengan baik.

“Kalau dari saya, saya cuma berharap anak-anak Indonesia dapat tempat tumbuh yang baik lah. Kita sebagai orang tua mulai harus bisa mengubah kebiasaan-kebiasaan lama yang kadang-kadang kita suka paksa (ke anak),” tutur Papa tiga anak ini.

Itulah tadi bagaimana kedekatan Tompi dan Ayesha sebagai seorang Papa dan anak sekaligus sebagai mentor dan murid untuk karir Ayesha sebagai penyanyi cilik di Indonesia. Ada yang ngiri nggak nih sama pasangan Papa dan anak ini?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.