Dianjurkan Rasulullah, Pasangan Suami Istri Punya Panggilan Sayang

Jadi, apa panggilan sayang yang diberikan ke pasangan?

23 Oktober 2021

Dianjurkan Rasulullah, Pasangan Suami Istri Pu Panggilan Sayang
Unsplash/Hannah Cook

Setelah sudah sah menjadi suami istri, mungkin ada yang mempunyai panggilan sayang tersendiri untuk pasangannya.

Panggilan sayang yang penuh cinta tersebut bisa beraneka ragam, tergantung kesepakatan bersama pasangan. Tak jarang, suami memanggil istrinya dengan sebutan sayang, beb, baby, honey atau lain sebagainya.

Namun, apakah sudah tahu bahwa memiliki panggilan sayang ternyata sunnah Rasulullah? 

Jika ingin mengetahui penjelasan dan ulasannya, kali ini Popmama.com telah merangkum informasinya.

Editors' Picks

1. Memiliki panggilan sayang sangat dianjurkan Rasulullah

1. Memiliki panggilan sayang sangat dianjurkan Rasulullah
Pexels/Elly Fairytale

Dilansir dari Bincang Muslimah, memiliki panggilan sayang kepada pasangan sah-sah saja dalam ajaran agama Islam. Perlu diketahui bahkan hal ini dianjurkan oleh Rasulullah untuk keharmonisan rumah tangga.

Rasulullah pun memiliki panggilan sayang kepada Aisyah, yaitu Humaira. Panggilan tersebut pernah disebutkan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan An-Nasa’i.

Dari Aisyah RA, ia berkata, “Orang-orang Habasyah masuk masjid dan menunjukkan atraksi permainan. Lalu Rasulullah SAW bersabda kepadaku, “Wahai Humaira’, apakah engkau mau melihat mereka?” Aisyah menjawab, “Iya.”

Maka Nabi SAW berdiri di depan pintu, lalu aku datang dan aku letakkan daguku pada pundak Rasulullah SAW dan aku tempelkan wajahku pada pipi beliau.”

2. Alasan mengapa Aisyah dipanggil Humaira

2. Alasan mengapa Aisyah dipanggil Humaira
Pexels/Shiny Diamond

Panggilan itu memang sangat populer didengar oleh kita, namun sebenarnya apa artinya Humaira ya, Ma? Humaira tergolong dengan nama yang indah dalam bahasa Arab.

Humairamemiliki makna kemerahaan, putih campur merah atau yang berpipi merah. Bahkan, Imam Adz-Dzahabi menyebut Aisyah mendapat panggilan tersebut karena ia memiliki kulit putih dan pipinya akan memerah ketika sedang malu.

Menilik hadis di atas, Rasulullah sengaja memanggil Aisyah dengan panggilan tersebut dengan tujuan memuji dan menunjukkan rasa cintanya.

3. Mempunyai panggilan istimewa juga merupakan nafkah batin suami ke istri

3. Mempunyai panggilan istimewa juga merupakan nafkah batin suami ke istri
Freepik/pressfoto

Ada yang harus dipenuhi seorang suami ketika sudah berumah tangga, yaitu nafkah lahiriyah berupa makanan, pakaian dan tempat tinggal untuk istrinya

Kedua ada nafkah batiniyah, yaitu nafkah untuk menyenangkan istri seperti berhubungan intim dan menyenangkan istri.

Nyatanya, memiliki panggilan sayang juga termasuk dalam nafkah batiniyah karena wujud perlakuan baik suami kepada istrinya.

Syekh Wahbah Zuhaili dalam Fiqh al-Islam wa Adillatuhu menyebutkan memiliki panggilan sayang juga merupakan bagian dari nafkah batin, termasuk memperlakukan istri dengan baik dan adil.

Wah, ternyata memiliki panggilan sayang penting dalam menjaga keharmonisan keluarga nih, Ma. Jadi sekarang sudah tidak malu dong menyebut pasangan dengan panggilan khusus, karena ini memang anjuran dari Rasulullah.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.