4 Tips Perempuan Melindungi Diri dari Penipuan Berkedok Cinta

Jangan sampai terpedaya oleh penipu ya, Ma!

10 Maret 2022

4 Tips Perempuan Melindungi Diri dari Penipuan Berkedok Cinta
Pexels/Artem Podrez

Jika sudah menonton film dokumenter 'The Tinder Swindler' mungkin greget bahkan kesal dengan perlakuan Simon Leviv, nama yang ia sering gunakan untuk menipu para perempuan.

Simon menipu sejumlah perempuan di aplikasi Tinder dan meraup keuntungan bagi dirinya, serta memanipulasi para korban.

Untungnya, Mak Comblang dari sebuah biro jodoh bernama Lunch Actually, Violet Lim, membagikan tips aman melindungi diri dari para laki-laki penipu berkedok cinta.

Selalu hati-hati dalam kenalan di aplikasi kencan, dan kenali tanda penipu tersebut yang sudah Popmama.com rangkum ini. Semoga informasi ini bisa membantu, ya. 

1. Penipu biasanya mengaku tidak tinggal di kota yang sama dengan korban

1. Penipu biasa mengaku tidak tinggal kota sama korban
Pexels/Adrienn

Ketika terjebak atau sedang mulai berhubungan dengan penipu di aplikasi kencan, mereka akan selalu berbasis di luar negeri atau kota yang berbeda dengan korbannya.

Bisa juga dalam skenario yang umum dipakai untuk menipu korbannya. Pelaku biasanya selalu mengatakan kalau ia sedang banyak perjalanan bisnis atau sedang ditempatkan di luar negeri untuk sementara waktu.

Pada dasarnya, para penipu ini tidak akan bisa bertemu dengan korban karena sedang sibuk. Tentu perlu hati-hati dalam berinteraksi di dunia maya ya, Ma. 

Editors' Pick

2. Foto profil dan kehidupan terlalu indah untuk jadi kenyataan

2. Foto profil kehidupan terlalu indah jadi kenyataan
Freepik/Jcomp

Selanjutnya, para penipu akan memiliki profil dan foto yang sangat menarik. Foto-foto mereka biasanya akan memperlihatkan gaya hidup mewah.

Tips dalam menjalin hubungan di aplikasi kencan, yakni pilih seseorang dengan foto profil yang realistis dan tidak terlalu memperlihatkan kemewahan dan terlihat terlalu sempurna.

Perlu diketahui karena ada kemungkinan besar bahwa profil realistis itu ialah profil nyata, dibanding penipu yang tampaknya memiliki profil yang terlihat sempurna.

Selain itu, jika match dengan seseorang yang terlihat begitu sempurna seperti supermodel, maka pastikan terlebih dahulu dengan menggunakan Google Reverse Image Search. Ini bertujuan untuk memeriksa keaslian foto-foto tersebut.

Banyak penipu yang sering menggunakan foto model online, lalu berpura-pura seperti orang yang ada di foto tersebut. Seolah-olah itu memang mereka sendiri.

3. Kehidupan mereka seperti cerita di sinetron

3. Kehidupan mereka seperti cerita sinetron
Freepik/rawpixel.com

Setelah match dan berbincang dengan orang tersebut, biasanya mereka akan mulai memberitahu tentang masalah mereka untuk mendapatkan simpati dari korban.

Ada banyak taktik yang dimiliki penipu, seperti memiliki anggota keluarga yang sakit atau sekarat, bisnis tidak berjalan dengan baik atau mencoba berinvestasi dalam sebuah bisnis, namun mengalami masalah. Bisa juga menjadikan keluarga sebagai sebuah alasan.

Nah, ketika sudah mengeluarkan alasan tadi, mereka perlahan akan mulai meminta bantuan dalam masalah keuangan tersebut dengan meminjamkan uang kepadamu.

Jangan pernah meminjamkan uang kepada orang yang tidak dikenal dan tidak pernah ditemui di kehidupan nyata, ya.

Penipu tahu bagaimana mendapatkan kepercayaan dan simpati, tetapi jangan pernah mengungkapkan informasi pribadi atau detail informasi tentang bank kepada seseorang yang belum pernah ditemui sebelumnya.

4. Hati-hati jika dia mulai merayu dan menyanjung untuk mendapatkan simpati

4. Hati-hati jika dia mulai merayu menyanjung mendapatkan simpati
Unsplash/rawpixel.com

Kemungkinan besar jika sedang berhubungan dengan penipu dia akan bersikap sangat manis dan penuh kasih sayang meskipun belum benar-benar bertemu secara langsung.

Dia akan segera memberitahu bahwa dia cinta kepadamu atau menyanjung sebagai perempuan impiannya, dan masih banyak lagi.

Meskipun dia mengatakan seolah-olah kamu orang yang tepat, dia tidak akan pernah setuju untuk bertemu atau panggilan video.

Dia akan memberi seribu alasan untuk tidak menunjukkan wajahnya, tetapi banyak korban yang tidak menaruh curiga. Masih ada saja yang percaya dan bertahan karena mereka sudah terikat secara emosional.

Hati-hati juga ketika ia memberi hadiah yang cukup fantastis, lalu beralasan ditahan pihak bea cukai dan mesti ditebus atau membayar pajaknya.

Nah, itu tadi beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dicurigai ketika bertemu orang baru lewat aplikasi kencan. Tetap hati-hati ya, Ma!

Baca juga:

The Latest