8 Tanda saat Sudah Tidak Mencintai Pasangan

Mama perlu memahami perbedaan antara rasa bosan atau sudah tidak mencintai pasangan lagi

27 Oktober 2021

8 Tanda saat Sudah Tidak Mencintai Pasangan
Pexels/Ron-lach

Menjalani sebuah hubungan percintaan memang tidak mudah. Ada kalanya Mama merasa bosan dengan pasangan dan ingin mengakhiri hubungan. Namun, ada perbedaan mencolok antara rasa bosan dan tidak ada lagi rasa cinta pada pasangan. 

Apabila Mama merasa bosan, maka mungkin membutuhkan waktu untuk menikmati hidup sendiri terlebih dahulu. Namun, Mama masih memiliki keinginan untuk kembali bersama. Sebaliknya, kehilangan rasa cinta menandakan Mama ingin mengakhiri hubungan dan tidak ingin bersamanya lagi. 

Apakah Mama merasakan tanda-tanda bosan atau justru sudah tidak mencintai pasangan lagi?

Untuk membantu Mama memahami perbedaannya, Popmama.com telah merangkum beberapa tanda yang menunjukkan Mama sudah tidak mencintai pasangan lagi. 

1. Tidak ingin mengenal pasangan lebih dalam

1. Tidak ingin mengenal pasangan lebih dalam
Pexels/Rodnae-prod

Saat menjalin hubungan, Mama akan meluangkan banyak waktu untuk pergi bersama pasangan atau saling bertukar kabar melalui pesan. Mama juga mengetahui pekerjaan serta berbagai kegiatan yang disukai pasangan. 

Di awal hubungan, Mama mungkin bisa saja antusias menggali kepribadian pasangan lebih dalam dan mencari tahu pandangannya terhadap suatu hal. Namun, seiring berjalannya waktu, Mama bisa bersikap acuh dan tidak ingin menggali lebih mendalam lagi mengenai siapa pasangan mama. 

Mama juga tidak ingin mengetahui keseharian pasangan dan kegiatan-kegiatan yang dia lakukan. Jika Mama mulai merasakan perasaan tersebut, maka itu menjadi tanda rasa cinta pada pasangan telah hilang. 

2. Tidak kangen saat jauh dari pasangan

2. Tidak kangen saat jauh dari pasangan
Pexels/Ekaterina-121008470

Saat baru menjalin hubungan, Mama tentu ingin menghabiskan waktu berdua dengan pasangan. Saat merasa nyaman dalam suatu hubungan, Mama hanya ingin bertemu pasangan atau sekadar menghabiskan waktu untuk menelepon. 

Tetapi, saat perasaan cinta telah hilang, Mama merasa tidak membutuhkan pasangan lagi. Tidak ada perasaan kangen ketika jauh dari pasangan. Mama bahkan mulai mencari-cari alasan untuk tidak menghabiskan waktu bersama pasangan. 

3. Berhenti berusaha

3. Berhenti berusaha
Pexels/Alex-green

Apabila ada masalah dalam hubungan, Mama cenderung pasrah dan tidak ingin mencari solusi atas masalah tersebut. Rasa cinta yang hilang membuat pasangan harus berjuang sendiri mempertahankan hubungan. 

Mama tidak ingin lagi menciptakan suasana romantis bersama pasangan. Mama sudah melupakan tanggal jadian dan menolak sentuhan-sentuhan fisik yang dilakukan pasangan. 

Pasangan pun mungkin berpikir masalah dalam hubungan bisa diatasi dengan menciptakan suasana romantis, namun sebaliknya, Mama justru menganggap suasana romantis hanya membuang-buang waktu. 

Editors' Picks

4. Kelanjutan hubungan terkesan dipaksakan

4. Kelanjutan hubungan terkesan dipaksakan
Pexels/Rodnae-prod

Pada beberapa kasus, hubungan percintaan sudah sulit untuk dipertahankan. Kondisi tersebut bisa disebabkan masalah kecil atau perbedaan karakter antara Mama dan pasangan. 

Apabila Mama merasa tidak peduli terhadap masalah yang sedang dihadapi, maka itulah tanda bahwa sudah kehilangan rasa cinta. Ketidakpedulian menandakan Mama sudah tidak tertarik menjalin hubungan dengan pasangan. 

5. Tidak menemukan kesamaan dengan pasangan

5. Tidak menemukan kesamaan pasangan
Pexels/Ekaterina-121008470

Di awal hubungan, Mama selalu mencari kesamaan dengan pasangan, mulai dari persamaan karakter, hobi, maupun barang-barang yang disukai. Namun, setelah menjalin hubungan dalam waktu lama, Mama mulai mengabaikan kebiasaan tersebut. 

Mama cenderung tidak ingin disamakan lagi dengan pasangan. Seolah ingin menjalani hidup sesuai prinsip hidup diri sendiri. Mama justru lebih menekankan perbedaan dibanding menonjolkan kesamaan dengan pasangan. 

6. Canggung ketika bertemu pasangan

6. Canggung ketika bertemu pasangan
Pexels/Kampus

Tanda yang paling mencolok dari hilangnya rasa cinta, yakni Mama merasa canggung bertemu dengan pasangan. Mama mulai tidak merasakan apa pun saat bersama pasangan.

Mama mulai sulit menjalin komunikasi atau menentukan topik pembicaraan. Pertemuan dengan pasangan justru menyebabkan stres, sehingga Mama selalu mencari alasan untuk bertemu pasangan. 

7. Mulai menyimpan rahasia satu sama lain

7. Mulai menyimpan rahasia satu sama lain
Pexels/Jonathanborba

Ketika Mama merasa nyaman dalam sebuah hubungan, maka segala hal akan diceritakan pada pasangan, mulai dari kegiatan sehari-hari hingga rahasia kehidupan. Namun, ketika perasaan cinta telah hilang, Mama akan bersikap lebih tertutup pada pasangan. 

Mama juga akan menyembunyikan hobi baru atau masalah yang sedang dihadapi. Hal ini seolah tidak ingin pasangan mengetahui lebih dalam tentang kehidupan yang sedang dijalani. Saat bertemu pasangan, Mama juga cenderung menyembunyikan sifat asli, sehingga sulit menjadi diri sendiri. 

8. Mulai membayangkan orang lain

8. Mulai membayangkan orang lain
Pexels/84330351

Menyukai orang lain ketika sudah memiliki pasangan tentu hal yang wajar. Menyukai orang lain belum tentu menandakan Mama ingin menjalin hubungan dengannya. Rasa suka hanya menunjukkan kekaguman pada karakter maupun fisik orang lain. 

Namun, saat Mama mulai membayangkan orang lain dalam hubungan percintaan, itu sudah tidak wajar. Sebab, hal tersebut menandakan kalau Mama ingin mengakhiri hubungan dengan pasangan, lalu menjalin hubungan dengan orang lain. 

Rasa bosan dalam hubungan percintaan memang hal wajar. Mama hanya perlu membedakan antara rasa bosan dan kehilangan cinta.

Perbedaan paling jelas antara bosan dan tidak mencintai pasangan, yakni Mama tidak melihat masa depan dengan pasangan dan selalu mencari alasan untuk mengakhiri hubungan. 

Semoga informasi ini bisa menjadi cara untuk lebih intropeksi diri dan melihat kembali kualitas hubungan bersama pasangan ya, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.