Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Ringgo Agus Rahman Ungkap Cara Hindari Bebani Anak dengan Ekspektasi

Ringgo Agus Rahman Ungkap Cara Hindari Bebani Anak dengan Ekspektasi
Popmama.com/Dariel Dwiky Aulia
Intinya Sih
  • Ringgo Agus Rahman menekankan pentingnya mengenal karakter dan kebutuhan anak tanpa memaksakan ekspektasi. Tujuannya agar hubungan papa-anak tetap hangat dan penuh komunikasi.

  • Baginya, menjadi orangtua juga merupakan proses memperbaiki diri; melalui pengalaman mendidik anak, ia belajar berefleksi dan tumbuh bersama mereka.

  • Ringgo menyadari bahwa membesarkan anak adalah kerja sama dengan pasangan, bukan tanggung jawab satu pihak, sehingga dukungan istri menjadi kekuatan utama dalam keluarga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menjadi orangtua bukan hanya tentang memberikan yang terbaik, tetapi juga belajar memahami anak tanpa kehilangan kedekatan emosional. Hal itulah yang disampaikan Ringgo Agus Rahman saat berbincang bersama Popmama dalam sesi interview film Netflix Aku Sebelum Aku di IDN HQ pada Sabtu (18/7/2026).

Sebagai papa dari dua anak laki-laki, Ringgo mengaku hingga kini masih terus mencari cara terbaik dalam membesarkan anak. Baginya, tidak ada rumus pasti dalam parenting karena setiap anak memiliki karakter yang berbeda. Namun, ia memiliki beberapa prinsip yang selalu dipegang agar hubungan dengan anak tetap hangat dan penuh komunikasi.

Dalam artikel ini Popmama.com telah merangkum mengenai Ringgo Agus Rahman ungkap cara hindari membebani anak dengan ekspektasi.

Yuk, disimak!

1. Mengenal anak lebih dalam lebih penting daripada memaksakan harapan

Foto Ringgo 2
Popmama.com/Dariel Dwiky Aulia

Ringgo mengaku belum memiliki jawaban pasti mengenai cara mendukung anak agar bisa berkembang tanpa merasa terbebani. Hingga saat ini, ia sebagai papa masih terus belajar sebagai orangtua.

Menurut Ringgo, bagian yang paling penting adalah mengenali anak setiap hari, memahami karakter, kebutuhan, dan cara berpikirnya. Ia juga tidak ingin hubungan papa dan anak menjadi rusak hanya karena mengejar ekspektasi tertentu.

"Gue pengin lebih mengenali anak gue, tetap jadi teman bicara dan komunikasi ke mereka nggak pernah putus sampai kapan pun," jelas Ringgo.

Ringgo bahkan mengatakan kini berusaha menghindari kata "harus" kepada anak-anaknya.

Baginya, cita-cita maupun pilihan hidup anak nantinya adalah keputusan yang bisa mereka tentukan sendiri, sementara tugas orangtua adalah mendampingi dan memahami proses tersebut.

2. Bagi Ringgo, menjadi seorang papa itu sekaligus kesempatan memperbaiki diri

Foto Ringgo 3
Popmama.com/Dariel Dwiky Aulia

Bagi Ringgo, kehadiran anak-anak justru menjadi kesempatan kedua dalam hidupnya. Ia merasa proses membesarkan anak ternyata juga mengajarkan dirinya untuk terus bertumbuh sebagai pribadi.

Menurutnya, ketika mendidik anak, ia juga sedang belajar memperbaiki diri sendiri. Pengalaman sebagai papa membuatnya lebih banyak berefleksi mengenai sikap, cara berkomunikasi, hingga nilai-nilai yang ingin diwariskan kepada anak-anaknya.

"Bagaimana cara memperbaiki hidupmu ternyata gue diberikan kesempatan kedua setelah gue memiliki anak-anak gue ini. Seperti mendidik mereka, seperti juga mendidik diri gue sendiri," ungkap Ringgo.

Bagi Ringgo, parenting bukan hanya tentang mengajarkan anak, tetapi juga proses belajar yang berlangsung dua arah. Orangtua dan anak sama-sama berkembang dalam perjalanan tersebut.

3. Membesarkan anak adalah kerja sama, bukan tugas satu orang

Foto Ringgo 4
Popmama.com/Dariel Dwiky Aulia

Selain terus belajar sebagai papa, Ringgo juga menyadari bahwa membesarkan anak bukanlah tanggung jawab yang bisa dijalani sendirian. Ia merasa sangat bersyukur memiliki istri yang selalu menjadi partner dalam mengasuh kedua anak mereka.

Menurutnya, setiap hari selalu ada tantangan baru dalam parenting. Oleh karena itu, kehadiran pasangan yang saling mendukung menjadi salah satu kekuatan terbesar dalam keluarga mereka.

"Gue merasa nggak bisa membesarkan mereka sendirian. Bersyukur gue punya istri yang sangat-sangat gue andalkan sekali," ungkap Ringgo.

Ringgo juga menyebut sang istri sebagai sosok mama yang tepat bagi anak-anak mereka. Baginya, kerja sama sebagai orangtua menjadi fondasi penting untuk membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang utuh dan penuh kasih.

Itulah rangkuman Ringgo Agus Rahman ungkap cara hindari membebani anak dengan ekspektasi. Lewat pengalamannya sebagai seorang papa, Ringgo Agus Rahman menunjukkan bahwa parenting bukan tentang menjadi orangtua yang sempurna.

Justru, keberanian untuk terus belajar, menjaga komunikasi, dan membangun hubungan yang sehat dengan anak menjadi bekal paling berharga dalam perjalanan membesarkan keluarga.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More