Popmama.com/Fx Dimas Prasetyo
"Ketika kamu mencintai seseorang secara besar, secara dalam, itu datang bersamaan dengan pengorbanan juga. Cinta itu datang bersamaan dengan rasa takut ditinggalin dan itu perasaan yang wajar banget, dan itu aku rasain pada saat aku memiliki anak aku," ucap Angel Pieters.
Menjadi mama juga memperkenalkan Angel pada sisi lain cinta yang penuh pengorbanan. Ia menyadari bahwa cinta yang besar selalu datang bersamaan dengan kekhawatiran dan ketakutan akan kehilangan.
"Gue punya banyak ketakutan, gue tau suatu hari dia juga pasti akan meninggalkan gue (anaknya, Caspar). Tapi sebegitu besar energi cinta ini untuk gue tetap menjalaninya, gue punya sebuah keinginan untuk menjadi lebih baik, untuk 'Oke gue harus menjaga cinta ini walau ada konsekuensi yang datang karena mencintai orang itu'," jelas Angel.
Walau ia dihadapkan pada rasa takut suatu saat harus berpisah dengan sang anak, namun perasaan itu justru memperkuat keinginannya untuk terus menjaga dan melindungi buah hatinya.
"Aku rasa mungkin nggak cuman relate di aku yang punya anak, tapi orang yang mencintai seseorang juga pasti akan merasakan ini," ucap Angel.
Rasa cinta yang mendalam ini mendorong Angel untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Ia ingin memberikan yang terbaik bagi sang anak, meski harus menghadapi berbagai tantangan dan konsekuensi. Pengorbanan yang dilakukan bukan lagi beban, melainkan bentuk kasih sayang yang tulus dan tanpa syarat.
Angel pun menyadari bahwa pengalaman ini sangat universal. Setiap orang yang benar-benar mencintai pasti pernah merasakan kekhawatiran dan pengorbanan yang sama. Namun, justru dari sinilah muncul kekuatan untuk terus menjalani hidup dengan penuh semangat dan harapan, demi orang yang paling dicintai.