Cegah Kanker Payudara saat Menyusui, Coba Lakukan Tahap-Tahap SADARI

SADARI membantu ibu menyusui mengenali perubahan payudara yang perlu diperhatikan, karena perubahan selama menyusui kadang sulit dibedakan antara kondisi normal dan tidak biasa.
Pemeriksaan meliputi pengamatan di depan cermin dengan beberapa posisi tangan, pemeriksaan puting, serta perabaan payudara, ketiak, dan area tulang selangka saat berdiri maupun berbaring.
SADARI dianjurkan rutin setiap bulan; benjolan, perubahan bentuk atau kulit, cairan puting, atau keluhan menetap perlu segera diperiksakan ke dokter.
Menyusui membuat payudara mengalami berbagai perubahan, ya, Ma? Kondisi ini kadang sulit dibedakan antara yang normal dengan yang seharusnya perlu diperhatikan.
Salah satu cara untuk lebih mengenali kondisi payudara adalah dengan melakukan SADARI atau 'pemeriksaan payudara sendiri'. Pemeriksaan ini membantu mengenali perubahan pada payudara dan mencegah risiko kanker payudara.
Nah, bagaimana cara melakukan SADARI saat menyusui? Berikut Popmama.com rangkum tahapan SADARI yang bisa dilakukan secara rutin. Yuk, disimak!
Table of Content
1. Berdiri di depan cermin dan amati payudara

Popmama.com/Bernika Nathania/AI Tahapan pertama yaitu berdiri tegak di depan cermin. Setelah itu, coba mulai perhatikan kondisi payudara dari bentuk hingga permukaan kulit.
Nah, amati juga jika ada pembengkakan atau perubahan pada puting yang berbeda dari biasanya. Hal-hal seperti inilah yang perlu untuk diperhatikan.
2. Perhatikan payudara dengan meletakkan kedua tangan di belakang kepala

Popmama.com/Bernika Nathania/AI Tahap kedua bisa dilakukan dengan tetap melihat ke cermin dan tujuannya hampir sama dengan tahap pertama. Coba letakkan kedua tangan di belakang kepala, lalu gerakkan siku ke depan dan belakang.
Di tahap ini, perhatikan kembali bentuk dan ukuran payudara untuk melihat apakah ada perubahan yang tidak biasa. Tahap ini juga bisa untuk melihat apakah ada kemerah-merahan di sekitar area payudara yang tidak terjangkau.
3. Perhatikan payudara dengan posisi tangan di pinggang

Popmama.com/Bernika Nathania/AI Tahapan yang satu ini dilakukan dengan cara meletakkan kedua tangan di pinggang. Setelah itu, dorong bahu dan siku ke depan serta belakang.
Perhatikan bentuk payudara dan permukaan kulit saat melakukan gerakan tersebut. Apakah ada hal yang tidak normal, contohnya kemerahan atau ada yang membuat tidak nyaman.
4. Periksa kondisi puting

Popmama.com/Bernika Nathania/AI Tahapan keempat bisa dilakukan dengan cara mencubit kedua puting secara perlahan untuk melihat apakah ada cairan yang keluar. Cubit pelan saja, jangan terlalu kasar.
Jika terdapat cairan yang tidak biasa, segera konsultasikan dengan dokter, ya. Hal ini untuk mencegah risiko yang sebenarnya perlu penanganan sejak dini.
5. Raba payudara sambil berdiri

Popmama.com/Bernika Nathania/AI Selanjutnya, angkat salah satu tangan, lalu gunakan tangan lainnya untuk meraba payudara. Area yang diraba seperti area ketiak, hingga sekitar tulang selangka.
Lakukan dengan gerakan melingkar, kemudian lurus dari atas ke bawah, serta dari luar menuju puting dan sebaliknya. Tahapan ini bisa dilakukan berkali-kali.
6. Raba payudara sambil berbaring

Popmama.com/Bernika Nathania/AI Tahapan terakhir ini juga hampir sama dengan tahapan sebelumnya, tetapi yang satu ini dilakukan dengan berbaring.
Coba berbaring dengan meletakkan bantal di bawah salah satu pundak, lalu angkat tangan pada sisi payudara yang diperiksa. Raba seluruh bagian payudara dengan tiga pola gerakan seperti pada tahapan sebelumnya.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, SADARI ini bisa jadi cara untuk lebih mengenali kondisi payudara, termasuk saat sedang menyusui.
Tahapan-tahapan ini sebaiknya dilakukan secara rutin setiap bulan agar Mama lebih mudah menyadari jika ada perubahan yang berbeda dari biasanya.
Jika menemukan benjolan, perubahan bentuk atau kulit, cairan dari puting, maupun keluhan lain yang menetap, sebaiknya segera periksakan ke dokter, ya.





















