Menjadi orangtua baru adalah petualangan yang luar biasa ya, Ma? Fokus Mama mungkin saat ini sepenuhnya tertuju pada tumbuh kembang si Kecil. Namun, di tengah kesibukan mengurus bayi, terkadang muncul pertanyaan: "Mungkin nggak ya aku hamil lagi setelah melahirkan?". Jawabannya adalah mungkin sekali, Ma, bahkan jika Mama belum mendapatkan menstruasi pertama setelah persalinan.
Banyak Mama yang mengandalkan metode Lactational Amenorrhea Method (LAM) atau menyusui eksklusif sebagai kontrasepsi alami. Menurut data dari Women’s Health Center, metode ini cukup efektif (hanya 1–2 dari 100 perempuan yang hamil) selama Mama memenuhi syarat: bayi di bawah 6 bulan, belum haid kembali, menyusui eksklusif tanpa dot/formula, dan intensitas menyusui terjaga (minimal tiap 4 jam di siang hari dan 6 jam di malam hari).
Namun, perlu diingat bahwa hormon oksitosin dan prolaktin selama menyusui tidak menjamin 100% perlindungan. Tubuh setiap Mama unik, dan ovulasi (pelepasan sel telur) bisa terjadi secara tiba-tiba sebelum siklus haid pertama muncul kembali. Itulah mengapa sangat penting bagi Mama untuk tetap peka terhadap perubahan sekecil apa pun pada tubuh agar bisa memberikan perawatan terbaik bagi diri sendiri maupun janin jika kehamilan terjadi.
Berikut Popmama.com bagikan beberapa ciri-ciri hamil lagi setelah melahirkan yang perlu Mama waspadai.
