Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Mama Harus Tahu! Ini Penyebab Infeksi Saluran Kemih setelah Melahirkan

3 min read
Mama Harus Tahu! Ini Penyebab Infeksi Saluran Kemih setelah Melahirkan
magnific.com
  • ISK setelah melahirkan terjadi saat bakteri masuk ke uretra dan kandung kemih, dengan risiko meningkat karena uretra perempuan pendek serta kerentanan selama kehamilan.

  • Cedera otot dasar panggul dan penurunan tonus kandung kemih dapat mengganggu kontrol berkemih, menyisakan urine yang menjadi tempat bakteri berkembang.

  • Menahan buang air kecil, termasuk melewati 6–8 jam pasca persalinan, serta penggunaan kateter saat fungsi kandung kemih belum pulih dapat meningkatkan risiko infeksi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Proses persalinan memang jadi momen yang mendebarkan, tetapi setelah melahirkan sering membawa berbagai tantangan kesehatan baru yang tak terduga. Salah satu keluhan yang dialami ialah Infeksi Saluran Kemih (ISK).

ISK merupakan kondisi peradangan di organ saluran kemih, khususnya area kandung kemih dan uretra yang disebabkan oleh masuknya bakteri jahat. Jika tidak ditangani dengan baik, bakteri ini bisa sampai menyebabkan infeksi pada ginjal.

Tapi Mama tidak perlu khawatir berlebihan karena ISK sebenarnya umum dialami, berikut Popmama.com telah rangkum penjelasan lengkap dari website Vinmec Healthcare System mengenai penyebab ISK setelah melahirkan. Disimak ya, Ma!

  1. 1. Anatomi uretra perempuan yang cenderung lebih pendek

    Penyebab infeksi saluran kemih setelah melahirkan (2)
    magnific.com

    Anatomi tubuh perempuan memiliki uretra yang berukuran pendek, yaitu sekitar 4 cm. Hal ini membuat bakteri dari luar jauh lebih mudah menjangkau kandung kemih maupun organ ginjal.

    Selain karena faktor struktur tubuh, kondisi kehamilan itu sendiri sudah meningkatkan kerentanan Mama terhadap risiko infeksi. Sehingga kombinasi inilah yang bisa membuat Ibu baru melahirkan lebih rentan terkena ISK.

    Masuknya bakteri jahat melalui uretra dapat memicu peradangan pada lapisan kandung kemih, jika dibiarkan bakteri bisa terus berkembang hingga naik ke area saluran ginjal.

  2. 2. Cedera pada otot dasar panggul

    Penyebab infeksi saluran kemih setelah melahirkan (3)
    magnific.com

    Selama proses persalinan berlangsung, otot dasar panggul, ligamen, saraf, dan otot perut bawah bekerja sangat keras. Kerja keras yang berlebihan ini berisiko menimbulkan cedera pada area panggul.

    Dampak dari cedera otot tersebut membuat Mama mengalami kesulitan dalam mengontrol buang air kecil, akibatnya saluran kemih akan semakin mempermudah masuk serta berkembangnya bakteri.

    Kondisi pasca melahirkan ini membuat kontrol buang air kecil tidak optimal seperti biasanya, sehingga proteksi tubuh terhadap bakteri di area intim menjadi ikut melemah.

  3. 3. Penurunan tonus otot kandung kemih

    Penyebab infeksi saluran kemih setelah melahirkan (4)
    magnific.com

    Masa kehamilan dan persalinan dapat menyebabkan tonus otot kandung kemih menurun, alhasil Mama sering merasa kesulitan untuk mengosongkan kandung kemih dengan sempurna.

    Sisa urine yang tidak terbuang tuntas berisiko mengalir kembali ke arah uretra dan kandung kemih, penumpukan sisa cairan tersebut akan menjadi tempat yang disukai bakteri untuk berkembang biak.

    Makin lama urine tertahan di dalam saluran kemih, semakin tinggi juga risiko terjadinya infeksi. Maka pengosongan kandung kemih secara berkala ternyata sangatlah penting.

  4. 4. Menahan buang air kecil terlalu lama

    Penyebab infeksi saluran kemih setelah melahirkan (5)
    magnific.com

    Setelah berjuang melahirkan, rasa nyeri sering membuat Mama enggan atau menunda untuk pergi ke kamar mandi. Padahal, menahan buang air kecil dalam waktu lama bisa berbahaya bagi kesehatan saluran kemih.

    Disarankan agar Mama segera buang air kecil dalam waktu 6-8 jam pasca persalinan, anjuran ini berlaku baik untuk persalinan normal maupun melalui tindakan operasi caesar.

    Menyegerakan buang air kecil membantu mencegah kandung kemih terlalu penuh serta meminimalkan risiko infeksi.

  5. 5. Penggunaan kateter dan kurangnya pemantauan

    Penyebab infeksi saluran kemih setelah melahirkan (6)
    magnific.com

    Pada kondisi tertentu di mana fungsi kandung kemih belum kembali normal, dokter mungkin akan memasang kateter urine. 

    Biasanya dokter akan mengukur volume urine serta memeriksa terjadinya pembengkakan pada kandung kemih, karena kesulitan buang air kecil yang berlanjut hingga beberapa hari bisa menjadi awal infeksi saluran kemih.

    Nah, itulah penyebab infeksi saluran kemih yang harus Mama ketahui agar bisa segera mendapat penanganan yang tepat, semoga informasi ini dapat membantu ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More